UMP Naik 10%, Emiten Saham Restoran Kena Dampak Positif?

Investasi52 Dilihat

Upah Minimum Provinsi UMP naik 10%. Semenjak pandemi melanda dunia, perekonomian global memang tidak baik-baik saja. Hampir seluruh sektor ekonomi terkena hantaman wabah corona dan harus sama-sama berjuang.

Apalagi dengan berbagai ancaman resesi 2023, banyak perusahaan mulai melakukan efisiensi karyawan dan investor menerapkan sejumlah strategi investasi mereka.

Dari berbagai aset investasi, saham mungkin bisa dibilang yang akan cukup bergejolak jika resesi global tahun depan benar-benar terjadi.

Apalagi dengan banyaknya informasi negara maju dan negara berkembang yang tergelincir ke jurang resesi, membuat pergerakan saham makin fluktuatif. Kendati begitu tidak mengurangi fakta jika saham masih menjadi instrumen investasi paling menguntungkan.

Masih ada banyak sekali emiten saham yang layak dilirik apalagi seiring dengan berbagai kebijakan ekonomi Tanah Air.

Salah satunya adalah keputusan UMP resmi naik yang diumumkn pemerintah melalui Kemnaker. Dilansir IDX Channel, Kemnaker menetapkan kenaikan UMP (Upah Minimum Provinsi) maksimal 10%.

Tentu saja kenaikan UMP ini diharapkan bisa memperbaiki daya beli masyarakat yang anjlok seiring dengan terus meningkatnya angka inflasi, terutama setelah harga BBM bersubsidi diputuskan naik.

Yang menarik, imbas UMP resmi naik ini konon membuat kinerja sejumlah emiten di bisnis jasa konsumen F&B (Food and Beverage) ikut positif. Seperti apa? Simak ulasannya:

UMP Naik 10%, Bikin Positif Emiten Restoran?

UMP Naik 10%
UMP Naik 10%

Ketika wabah corona melanda negeri, perusahaan yang bergerak di bidang F&B terutama restoran cepat saji memang mengalami hantaman cukup berat.

Berbagai kebijakan pembatasan sosial membuat banyak gerai fast food kehilangan pengunjung.

Namun pada kuartal III-2022, sejumlah emiten F&B justru boleh bahagia karena penjualan yang mulai terdongkrak sehingga kerugian berubah jadi laba.

Dilansir Kontan, emiten MABP (PT MAP Boga Adiperkasa) bahkan meraih penjualan Rp2,45 triliun hingga akhir September 2022 alias melambung 48,48% secara YoY.

Hal positif juga dilaporkan oleh emiten ENAK (PT Champ Resto Indonesia) yang meraih kenaikan 85,82% pada penjualan bersih mereka di kuartal III-2022 yakni sebesar Rp932,2 miliar.

Baca juga : Ini Lho 5 Saham Naik Kelas ke Papan Utama Bursa Efek Indonesia Jelang 2023

Menurut Lukman Hakim selalu research analyst dari Reliance Sekuritas, kinerja positif emiten restoran ini adalah bukti pulihnya konsumsi masyarakat dan berbagai kegiatan ekonomi.

Berbagai strategi ekspansi bisnis selama pandemi membuat emiten-emiten itu mampu beradaptasi dengan baik dan kini memanfaatkan peluang pelonggaran kegiatan sosial publik.

Lukman menegaskan kalau prospek emiten restoran berpeluang makin cemerlang apalagi sejak kabar UMP resmi naik, dibarengan dengan momen libur Natal dan Tahun Baru.

Dengan potensi kenaikan daya beli masyarakat, emiten fast food memang bisa jadi pertimbangan terbaik untuk koleksi portofolio efek Anda.

Hal inilah yang diungkapkan Achmad Yaki selaku analis BCA Sekuritas. Menurut Yaki, kabar UMP resmi naik sebesar maksimal 10% oleh Kemnaker akan ampuh menjaga daya beli masyarakat.

Sehingga melahirkan sentimen positif pada sejumlah saham emiten restoran serta consumer goods. Kendati demikian Yaki tetap meminta investor waspada karena meskipun penjualan dan laba sudah mencapai kinerja menggembirakan, pergerakan saham emiten ini masih belum terlalu memuaskan.

5 Saham Emiten F&B yang Layak Dikoleksi Saat UMP Naik 10%

Dengan harapan positif agar daya beli masyarakat membaik saat UMP resmi naik, emiten restoran tentu bisa jadi pilihan diversifikasi saham yang tak bisa dipandang sebelah mata.

Namun tetap, investor haruslah selektif pada likuiditas dan volatilitas saham emiten-emiten itu.

Cheryl Tanuwijaya selaku head of research Jasa Utama Capital Sekuritas, menjelaskan jika pergerakan saham di sub-sektor F&B yakni emiten restoran belumlah mendapat sentuhan positif yang cukup signifikan.

Baca juga : 5 Emiten Akan Bagikan Dividen Sebelum Akhir Tahun

Belum lagi keputusan investor untuk memilih menanti pergerakan makro ekonomi, efek inflasi hingga lonjakan kasus Covid-19, menjadikan investor tak boleh sembrono.

Sebagai pertimbangan, berikut adalah lima emiten saham restoran yang bisa dikoleksi seiring kabar UMP resmi naik:

situasi di BEI
© ANTARA/Aditya Pradana Putra( UMP Naik 10%)

1. MAPB (PT MAP Boga Adiperkasa)

Bisa dibilang MAPB merupakan ‘pemain’ F&B paling populer di Tanah Air. Ada sejumlah merek ikonik yang dipegang oleh anak perusahaan MAPI (PT Mitra Adiperkasa) ini yakni Starbucks, Subway, Genki Sushi, Pizza Express, Krispy Kreme, Cold Stone Creamery dan Godiva.

Sepanjang kuartal III-2022, MAPB dilaporkan meraih laba bersih sebesar Rp106,81 miliar padahal di periode sebelumnya mencatat rugi Rp74,03 miliar.

Selama setahun terakhir, saham MAPB juga nyaman di zona hijau dengan posisi terendahnya terjadi pada level 1.500 pada pekan ketiga Januari, pertengahan Maret dan awal April.

Namun sejak akhir Juni, MAPB terus perkasa meskipun dibuka melemah 0,82% pada Kamis (24/11) pagi di level 1.805.

2. ENAK (PT Champ Resto Indonesia)

Berdiri pada tahun 2010, ENAK adalah emiten yang bergerak di industri makanan dan minuman.

Setidaknya ada enam merek restoran yang lisensinya dipegang oleh ENAK yakni Raa Cha (suki dan bbq), Gokana (makanan Jepang), Bakso Malang Karapitan (BMK), Platinum dan Platinum Grill (makanan barat dan fusion), Chopstix (makanan Asia) serta Monsieur Spoon (cafe dan toko roti).

Perusahaan yang sudah punya 276 gerai di Jawa, Bali, Sumatera dan Sulawesi ini mencatat laba periode berjalan sebesar Rp46,59 miliar di kuartal III-2022, padahal di periode sama tahun lalu masih merugi Rp39,55 miliar.

Selama 12 bulan ke belakang, ENAK ada di zona hijau dan mencatat kenaikan rata-rata 109,7%. Posisi terbaik ENAK terjadi pada 16 Juni di level 1.755. Sedangkan di Kamis (24/11) pagi, ENAK bertengger di level 1.735…

3. PTSP (PT Pioneerindo Gourmet International)

Berdiri sejak tahun 1983, PTSP yang mengelola gerai CFC di Indonesia juga tercatat menanjak. Di mana pendapatan PTSP melambung hingga 41,95% jadi Rp416,68 miliar. Setelah merugi Rp22,97 miliar pada September 2021, PTSP justru meraih laba bersih Rp5,27 miliar.

Kendati begitu, kinerja saham PTSP memang tak cukup menggembirakan di tahun 2022 ini. Bertahan di zona merah, PTSP pernah anjlok ke level 2.970 pada akhir Juni kemarin. Namun saat pembukaan hari Kamis (24/11) siang, PTSP dilaporkan berada di posisi 3.550.

4. PZZA (PT Sarimelati Kencana)

Emiten saham lain yang bisa dipertimbangkan dibeli saat UMP resmi naik adalah PZZA. Sebagai pengelola gerai Pizza Hut di Indonesia, PZZA mungkin tak mencapai kinerja positif di lantai bursa.

Tercatat di zona merah, PZZA dilaporkan menguat 2,86% pada Kamis (24/11) siang ke level 540.

Namun dalam setahun terakhir, emiten dengan kapitalisasi pasar Rp1,63 triliun ini ada di zona merah. Di mana sejak Juni, PZZA terus merosot dalam.

5. FAST (PT Fast Food Indonesia)

Bernasib sama dengan PZZA, FAST juga mencatat performa kurang menggembirakan di lantai bursa.

Emiten milik keluarga Gelael yang menjalankan KFC di Indonesia sejak tahun 1979 ini mendarat di level 870 pada Kamis (24/11) siang.

Baca juga, Ingin Bebas Finansial? Coba Praktikan Fire Movement!

Sepanjang 2022, FAST belum mampu lepas dari zona merah dan justru makin anjlok sejak bulan Mei. Satu-satunya pencapaian terbaik FAST tahun ini adalah pada bulan Januari di level 1.025.

Kesimpulan

Bagaimana? Apakah Anda termasuk yang tertarik mengoleksi saham-saham dari emiten restoran?

Ingat untuk tetap melakukan pertimbangan pada fundamental perusahaan dan mengecek kinerja di lantai bursa. Karena bagaimanapun juga, saham-saham emiten restoran belumlah seperkasa perusahaan blue chip, meskipun harapan ke arah positif makin bisa ditampilkan.

Untuk itulah ketika UMP Naik 10% dan berlaku di tahun 2023 nanti, ada baiknya Anda tetap berlaku bijaksana dalam mengelola finansial. Pilihlah aset investasi yang menguntungkan sehingga bisa melewati resesi global dengan tenang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *