Bisa Dicoba! Ini Rahasia Bisnis Saat Ramadan Meski Modal Minim

Jika sesuai dengan prediksi pemerintah, maka hari pertama Ramadan di Indonesia bakal terjadi pada Sabtu (2/4) besok. Tentu saja momen ini sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh Tanah Air, karena akhirnya Ramadan tiba dan banyak harapan untuk jadi lebih baik didengungkan. Salah satu yang kerap muncul setia kali Bulan Suci adalah banyak orang mencoba berbisnis saat Ramadan.

Tidak ada yang menyalahkan hal itu, karena sudah jadi rahasia umum jika bisnis saat Ramadan merupakan hal yang menggiurkan.

Bahkan sebagai rangkaian dari Hari Raya Idul Fitri, Ramadan sendiri sudah dianggap sebagai bulan perayaan bersama sahabat dan keluarga tersayang. Tak heran kalau hal ini akhirnya mendukung gaya hidup belanja ketika Bulan Suci tiba, sehingga menjadikannya sebagai peluang bisnis menjanjikan.

Apalagi untuk Ramadan tahun 2022 ini diprediksi bakal mengalami perubahan jika dibandingkan dengan dua tahun sebelumnya.

Karena seperti yang Anda tahu, bulan puasa pada tahun 2020 dan 2021 haruslah dijalani dengan cukup sendu mengingat pandemi Covid-19 begitu sulit terkendali. Kendati saat ini wabah corona belum benar-benar hilang, harapan untuk menyambut Ramadan lebih baik daripada sebelumnya makin tinggi.

Pemerintah pun mulai melonggarkan kebijakan mudik tidak seperti dua tahun sebelumnya, berkat program vaksinasi di Tanah Air yang terus meningkat.

Tentu saja dengan pembatasan sosial yang tidak semakin ketat, tingkat transaksi selama Ramadan tahun ini diprediksi bakal melambung. Bukan hanya belanja online, para pelaku bisnis offline saat Ramadan pun juga akan memperoleh dampak positif.

Tertarik untuk mulai berbisnis saat Ramadan? Tenang saja, Anda bisa melakukannya asalkan memiliki niat dan modal. Lantas bagaimana kalau modalnya pas-pasan alias cukup kecil? Tak perlu cemas, karena kami akan membahasnya secara lengkap untuk Anda.

Baca juga: 10 Kunci Membangun Website Bisnis Lebih Efektif

6 Rahasia Bisnis Saat Ramadan Walau Modal Pas-Pasan

Bagi banyak orang, menjadi pengusaha memang sebuah impian. Berhasil memperoleh pundi-pundi Rupiah berkat usaha sendiri, tentu bakal sangat memuaskan.

Keinginan inilah yang membuat banyak orang tertarik jadi pengusaha, tapi kadang mundur lantaran modal sangat minim. Apalagi dunia sejak dilanda wabah corona pada tahun 2020, seolah membuat hidup makin berat lantaran banyak harga bahan pokok meningkat.

Apakah ini artinya mereka yang bermodal pas-pasan tidak layak bisnis saat Ramadan?

Tentu saja tidak!

Anda yang meskipun punya modal minim, masih bisa kok bisnis saat Ramadan dan memaksimalkan cuan. Seperti apa? Berikut rahasianya yang bisa Anda coba:

1. Pakai e-Commerce

Bisnis Saat Ramadan
© Today Onlline

Hal mendasar yang bikin banyak orang susah memulai usaha adalah tidak memiliki tempat untuk berjualan.

Ya, menyewa sebuah outlet di pinggir jalan atau pusat perbelanjaan, maupun membangun toko kecil-kecilan di depan rumah jelas butuh biaya tidak sedikit. Namun Anda harus tahu, bahwa pemikiran berbisnis wajib memiliki bangunan fisik itu tidaklah sepenuhnya berlaku untuk saat ini.

Seperti yang sudah diketahui, pandemi Covid-19 mendorong masyarakat di seluruh dunia untuk terbiasa menggunakan internet. Jalur online bahkan jadi pilihan terbaik untuk tetap melakukan pekerjaan lewat WFH (Work From Home) maupun PJJ (Pembelajarn Jarak Jauh).

Dan ketika pandemi saat ini mulai bisa terkontrol, gaya hidup serba online sepertinya bakal akan terus dilakukan. Hal ini justru menjadi sebuah peluang bisnis karena Anda bisa memakai marketplace.

Yap, ada banyak sekali platform e-commerce di Tanah Air dengan total transaksi yang begitu gila-gilaan sepanjang bulan puasa. Untuk itulah kalau Anda memang terhadang oleh modal yang kecil, e-commerce menjadi pilihan tepat untuk ber bisnis saat Ramadan.

Anda tinggal mendaftar di marketplace yang dimau, mengunggah foto produk, mempromosikannya di media sosial, menerima pembayaran dan melakukan pengiriman. Semua bisa dilakukan dengan modal minim.

2. Jual Produk Bekas

Rahasia ber bisnis saat Ramadan berikutnya bagi pemilik modal pas-pasan adalah mempertimbangkan menjual produk bekas. Produk bekas di sini bisa berarti produk yang pernah Anda pakai, tapi sudah pasti masih harus layak digunakan.

Misalkan saja, Anda yang dulu adalah pekerja kantoran dan sekarang sudah resign akibat imbas pandemi, bisa menjual sepatu, tas hingga aneka koleksi busana layak pakai saat masih kerja kantoran.

Nanti lambat laun, saat modal jualan barang bekas ini sudah meningkat, Anda bisa menambah barang jualan lewat brand fashion yang baru saja merilis produk.

Namun kalau memang tetap mau menggunakan produk bekas, ada banyak sekali paket usaha thrift yang menawarkan aneka item fashion bekas impor yang sudah pasti masih dapat digunakan. Tak cuma item fashion, barang-barang bekas yang sudah kuno bahkan diburu kolektor dengan harga fantastis.

Di bulan suci Ramadan, busana dan berbagai pernak-pernik fashion ini termasuk salah satu yang sangat dibutuhkan. Sehingga Anda tetap bisa ‘kecipratan’ cuan saat Ramadan meskipun  bisnis yang Anda jalankan masih baru.

Baca juga: UMKM Makin Cuan Dengan Strategi Public Relation, Ini Alasan dan Rahasianya

3. Tawarkan Jasa

Coba Barter Bisnis Saat Ramadan
© Rizek Abdeljawad/Xinhua via Getty Images

Pertimbangan lain ber bisnis saat Ramadan juga datang dari layanan jasa. Ya, bagi Anda yang tidak tertarik berjualan barang fisik, Anda bisa mulai menawarkan jasa. Misalkan saja Anda punya kemampuan menulis, mendesain gambar, fotografi atau aneka jasa yang lain, maka Anda bisa menawarkannya kepada calon konsumen. Supaya promosi ini maksimal, lakukan di media sosial dengan mengunggah konten menarik.

Berbagai pilihan layanan jasa ini justru memiliki permintaan yang cukup tinggi di kalangan masyarakat saat Ramadan tiba. Mulai dari jasa pesan-antar makanan, jasa titip pembelian barang, hingga jasa bersih-bersih rumah jelang Lebaran. Dibandingkan harus memperoduksi barang, layanan jasa jelas memakai modal relatif lebih kecil.

4. Jangan Malu Barter

Lantaran ekonomi terus berkembang, kegiatan barter yang bermakna melakukan transaksi dengan barang ini bisa tetap Anda gunakan dalam berbisnis. Hanya saja dalam hal ini, Anda setidaknya harus memiliki kemampuan yang diminati calon konsumen. Misalkan saja Anda sangat ingin membeli laptop bekas tapi modal tak ada, maka Anda yang jago membuat website bisa menawarkan jasa di bidang digital marketing.

Lantaran kedua pihak sama-sama diuntungkan atas transaksi barter ini, maka Anda bisa melakukannya secara perlahan. Hingga akhirnya layanan jasa dgital marketing yang Anda tawarkan bakal dikenal banyak pihak, Anda pun bisa mulai mengumpulkan modal untuk memperluas bisnis.

5. Pertimbangkan Kredit

Rahasia ber bisnis saat Ramadan berikut ini memang butuh pertimbangan matang untuk melakukannya. Karena bagaimanapun juga, memulai bisnis lewat kredit seperti misalnya pinjaman bank, Anda harus berani dan mendisiplinkan diri dalam membayar tagihan. Tidak ada yang salah dengan pengajuan pinjaman untuk berbisnis, tetapi pastikan omzet bisnis mampu membayar tagihan, menyimpan dada darurat dan investasi, serta biaya operasional berbinsis.

Baca juga: Bagaimana Menentukan Target Pasar Sebuah Bisnis? Ini Jawabannya!

6. Jadi Dropshipper

Dan inilah rahasia ber bisnis saat Ramadan bagi pemilik modal kecil berikutnya. Yap, menjadi dropshipper adalah salah satu tren jualan online saat ini. Anda tak perlu modal besar karena tinggal menjalin hubungan dengan distributor dan konsumen saja. Para dropshipper biasanya menawarkan barang lewat katalog, menerima transaksi lalu menghubungi pihak distributor untuk mengirimkan produk ke konsumen.

Bagaimana? Sangat menarik kan mempelajari sejumlah rahasia ber bisnis saat Ramadan? Untuk itulah bagi Anda yang ingin memaksimalkan cuan saat bulan puasa tiba beberapa hari lagi, tapi terhalang modal, bisa mencoba hal-hal di atas. Ingat, berbisnis boleh dilakukan dengan sangat fokus tapi janga lupa hakikat Ramadha yakni memperbanyak ibadah.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar