Tak Banyak yang Tahu, Ini 8 Manfaat Kartu Kredit Untuk Bisnis

Diperbarui pada April 6th, 2022 at 06:08 am

Jika bicara soal kartu kredit, pasti banyak di antara kita yang memandangnya dengan negatif. Hal ini muncul karena banyak sekali orang yang justru menjadi sangat konsumtif dan akhirnya mengacaukan finansial, hanya karena kartu kredit. Padahal tahukah Anda, ternyata ada banyak juga lho manfaat kartu kredit terutama jika digunakan dalam urusan bisnis.

Yap, bisnis yang dikelola dengan menggunakan kartu kredit secara tepat justru bakal memberikan keuntungan yang tak banyak diketahui orang-orang. Hanya saja untuk bisa mewujudkan hal ini, Anda harus mampu membedakan terlebih dulu penggunaannya. Yap. kartu kredit bisnis sesuai dengan namanya hanya boleh dipakai dalam transaksi yang memang berkaitan dengan bisnis, alih-alih pribadi.

Karena jika Anda sudah tak mampu membedakan keuangan pribadi dan bisnis lalu semuanya dilakukan lewat kartu kredit bisnis, tetap saja finansial kedua hal itu akan sangat kacau. Kalau sudah seperti itu, Anda akan menjadi sekelompok dengan orang-orang yang mengalami masalah keuangan karena penggunaan kartu kredit yang terlalu konsumtif, dan lagi-lagi menilai produk perbankan ini merugikan.

Nah, supaya Anda percaya dengan berbagai manfaat kartu kredit dalam urusan bisnis, beberapa hal berikut ini bisa dipertimbangkan:

Baca juga: Mau Bisnis Kedai Kopi? Ini Rahasianya Agar Digandrungi Pasar

1. Transaksi Lintas Negara

Manfaat kartu kredit untuk bisnis yang pertama adalah mempermudah Anda dalam transaksi lintas negara. Seperti yang sudah diketahui, ada banyak bisnis yang menggunakan bahan baku impor. Tentu karena material itu berasal dari luar negeri, Anda tidak mungkin membayarnya dengan cara transfer antar bank lokal. Nah, kartu kredit akan membantu proses ini karena mampu mengatasi transaksi lintas negara.

Bahkan bukan hanya untuk urusan membeli bahan baku impor, kebutuhan transaksi lintas negara juga akan sangat membantu jika Anda menjalani bisnis online. Dalam hal ini berkaitan dengan pembayaran domain dan hosting website yang mungkin memakai server di luar negeri, sehingga membutuhkan transaksi lewat kartu kredit yang akan mempermudah seluruh prosesnya.

2. Pengeluaran Terkontrol

Seluruh transaksi yang dilakukan menggunakan kartu kredit bisa langsung Anda pantau bahkan sebelum tagihan datang. Ini memudahkan Anda mengevaluasi keuangan bisnis.

Apabila terdapat karyawan atau rekan kerja lain yang dipercayakan memegang kartu kredit bisnis buat transaksi harian, Anda pun jadi lebih mudah mengawasi pengeluaran yang dilakukan. Ini pun dapat mempersempit celah penyalahgunaan dana bisnis oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

3. Alternatif Sumber Dana

Kartu kredit juga dapat Anda manfaatkan sebagai sumber dana perusahaan ketika ada kebutuhan mendesak dan posisi kas perusahaan sedang tipis. Misalnya ketika Anda masih menunggu pembayaran dari pihak klien, dan tiba-tiba ada kebutuhan untuk membeli mesin printer baru. Di saat seperti ini, kartu kredit dapat menjadi penyelamat.

Dengan adanya kartu kredit, kegiatan operasional perusahaan tetap bisa berjalan lancar meskipun kondisi kas terbatas. Terlebih lagi jika perusahaan Anda banyak melakukan penjualan dengan metode kredit, yang otomatis arus kas masuk akan sangat bergantung kepada pembayaran piutang dari klien.

4. Pembayaran Iklan Online

Dalam berbisnis, Anda tentu perlu memasarkan produk yang Anda punya. Anda bisa saja mengandalkan pemasaran organik alias iklan tak berbayar. Misalnya, dengan membuat konten iklan yang menarik lalu menyebarkannya melalui media sosial.

Baca juga: Modal Menjadi Sub Agen Gas Elpiji 3 Kg, Menguntungkan Lho

Tapi, jika ingin menjangkau pasar yang lebih luas, diperlukan pemasangan iklan berbayar. Selain itu, pemasangan ads berbayar juga lebih efektif karena Anda bisa menentukan segmentasi iklan, serta platformnya sesuai target bisnis.

5. Jaga Aset Lancar

Uang tunai merupakan salah satu aset lancar yang nilainya harus dijaga oleh perusahaan. Dalam laporan keuangan, uang tunai yang dimiliki oleh suatu perusahaan dicatat sebagai kas dan berada di dalam laporan neraca.

Jumlah uang tunai akan menentukan tingkat likuiditas perusahaan yang ditunjukkan oleh rasio likuiditas. Rasio ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban lancar atau utang jangka pendek yang jatuh tempo kurang dari satu tahun. Jenis rasio likuiditas ada tiga, yakni rasio lancar (current ratio), rasio cepat (quick ratio), dan rasio kas (cash ratio).

Penghitungan ketiga rasio ini akan sangat ditentukan oleh nilai kas dan aset lancar lain yang dimiliki oleh perusahaan. Semakin besar kas, berarti semakin besar pula rasio likuiditasnya. Dan rasio likuiditas yang tinggi menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kemampuan yang baik dalam memenuhi kewajiban-kewajiban jangka pendek.

Itu mengapa dalam transaksi bisnis, pembayaran secara kredit lebih direkomendasikan ketimbang pembayaran tunai. Dengan metode ini, maka perusahaan dapat menjaga tingkat likuiditasnya agar tetap stabil dan tidak rentan oleh ancaman krisis keuangan. Kartu kredit merupakan salah satu alat pembayaran yang bisa memberikan manfaat ini untuk bisnis Anda.

6. Bonus Poin Kartu Kredit

Bagi pengguna kartu kredit, poin dan reward kartu kredit adalah bonus yang sayang bila dilewatkan. Ini juga berlaku bagi pemilik bisnis. Semakin rutin transaksi yang dilakukan, semakin besar poin dapat terkumpul. Dengan begitu, reward yang bisa didapatkan pun bisa semakin banyak dan beragam.

Mulai dari voucher belanja, potongan harga, dan reward lain yang bisa dimanfaatkan untuk memangkas pengeluaran bisnis. Selama kartu kredit digunakan untuk pemenuhan kebutuhan bisnis alias pengeluaran produktif, manfaat kartu kredit bisa didapatkan secara maksimal.

Pada dasarnya, kartu kredit adalah alat pembayaran layaknya kartu debit. Namun, kartu ini punya berbagai fitur yang tak dimiliki oleh kartu kredit. Misalnya, fasilitas cicilan bunga nol persen, pemberian poin atas transaksi yang dilakukan, serta fitur lain yang bisa menunjang pengaturan keuangan personal maupun bisnis.

7. Pengajuan KTA

Kredit tanpa agunan (KTA) dapat menjadi alternatif tambahan modal untuk mengembangkan usaha online yang Anda punya. Seperti namanya, pinjaman satu ini tak memerlukan agunan atau jaminan sehingga lebih praktis dan terjangkau.

Namun, meski tanpa jaminan, mayoritas pinjaman KTA yang ditawarkan bank mewajibkan kepemilikan kartu kredit. Ini sebagai salah satu cara bank dalam mengevaluasi kelayakan calon debitur.

Nah, Anda bisa mengajukan fasilitas KTA dari bank penerbit kartu kredit yang Anda punya. Jika kartu kredit sudah di tangan, pembayaran tak pernah bermasalah, pengajuan KTA bank pasti bakal berjalan mulus.

8. Perbanyak Materi Konten

Dan manfaat terakhir yang dapat Anda peroleh jika menggunakan kartu kredit secara tepat untuk urusan bisnis adalah memperkaya konten pemasaran dari produk Anda. Seperti yang sudah diketahui, saat ini digital marketing adalah strategi pemasaran yang paling tepat. Di mana untuk mewujudkan hal itu, visual adalah kunci utama yang berkaitan dengan kualitas konten di media sosial atau website.

Baca juga: Tips Ampuh Agar Bisnis Makin Populer di Masyarakat

Nah, kebanyakan materi-materi untuk menciptakan visual konten promosi yang menarik itu disediakan oleh platform-platform asing yang membuat Anda mau tak mau, harus menggunakan kartu kredit bisnis dalam seluruh transaksinya. Namun sisi positif yang didapat adalah bisnis Anda akan memiliki banyak sekali materi konten yang berkualitas.

Melihat ulasan di atas, terungkap bahwa memang ada banyak manfaat kartu kredit untuk kebutuhan bisnis jika memang digunakan secara tepat. Karena bagaimanapun juga, sebagai produk keuangan yang cukup premium, kartu kredit haruslah digunakan secara bijaksana supaya kita bisa memperoleh manfaatnya secara benar.

Bukan tak mungkin jika bisnis yang Anda kelola akhirnya mampu meraih omzet sesuai yang diidam-idamkan lewat penggunaan kartu kredit secara bertanggung jawab. Untuk itulah jika Anda memang sudah paham seberapa besar manfaat kartu kredit dalam urusan bisnis, maka jangan pernah lagi terjebak pada godaan gaya hidup konsumtif yang justru bisa mengacaukan usaha selama ini.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar