Rahasia Sukses Trading Kripto Harian Bagi Pemula

Saat ini rasa-rasanya cryptocurrency memang menjadi idaman banyak orang. Tidak hanya bitcoin (BTC) yang didapuk sebagai mata uang kripto terbesar dan termahal, kini berbagai cryptocurrency lainnya juga mengikuti jejak bitcoin dan diburu entah investor atau trader. Dalam kondisi ini, semakin banyak orang yang penasaran bagaimana sih cara yang tepat untuk melakukan trading kripto harian.

Tingginya minat masyarakat umum untuk mempelajari trading kripto harian memang tak lepas dari nilai tukar uang-uang virtual tersebut. Sekadar informasi, berdasarkan data Indodax pada perdagangan hari Selasa (9/11) kemarin, dua cryptocurrency terpopuler yakni bitcoin dan ethereum (ETH) mencata rekor tertinggi. Di mana ethereum mencapai Rp68,3 juta dan bitcoin menyentuh Rp968,3 juta!

Dengan harga mendekati satu miliar Rupiah per ‘keping’ itu, bisa dianggap jika Anda sudah punya dua BTC sejak tahun 2012 dan terus disimpan, maka saat ini sudah memiliki sebuah rumah mewah. Kenapa? Sekadar informasi, pada sembilan tahun lalu bitcoin dibanderol dengan harga Rp45 ribu – Rp63 ribu per ‘keping’. Bisa dibayangkan berapa besar profit yang Anda miliki dalam satu dekade ini bukan?

Baca juga: Rekor, Harga Bitcoin Tembus Rp944 Juta Per Keping!

Hal inilah yang akhirnya membuat banyak orang kini berburu mengalokasikan dana mereka ke cryptocurrency. Pandangan kalau mata uang kripto yang terdesentralisasi ini bakal jadi masa depan finansial manusia modern, menjadikan cara trading kripto harian begitu dibutuhkan. Meskipun memang profit terbaik adalah jangka panjang, begitu fluktuatifnya harga kripto membuat trading harian sangat menarik.

Kenapa Harus Trading Kripto Harian?

© iStock

Seperti yang sudah Anda tahu, ada dua jenis perdagangan alias trading di lantai bursa entah apakah itu saham, forex (foreign exchange alias valas/valuta asing) hingga cryptocurrenct. Kedua jenis itu adalah secara jangka panjang yang kerap disebut investasi, dan jangka pendek atau trading. Jika investasi, Anda membeli sebuah aset lalu dibiarkan selama minimal tiga tahun lamanya.

Yuk baca juga, 9 Broker Forex Terpercaya

Keuntungan investasi jelas lebih besar karena jika aset yang dipilih memang berkualitas dan punya fundamental baik, harga jualnya dalam waktu beberapa tahun kemudian bakal melambung. Namun sebaliknya dalam hal trading harian, keuntungan didapat tanpa perlu menanti lama-lama lantaran bisa diperoleh setiap hari dalam hitungan menit atau jam.

Lantas untuk cryptocurrency, perdagangan jenis apakah yang paling menguntungkan dan layak dicoba oleh pemula?

Jawabannya adalah trading kripto harian.

Kenapa? Berikut beberapa alasan singkatnya:

  • Mata uang kripto seperti halnya bitcoin, ethereum bahkan hingga dogecoin yang beberapa bulan alu bikin gempar, memiliki sifat volatilitas yang sangat tinggi. Sifat ini membuat pergerakan harga cryptocurrency dapat berubah dengan begitu cepat sehingga trading harian cukup disarankan
  • Berbeda dengan mata uang fiat, cryptocurrency diedarkan dalam jumlah terbatas seperti misalnya bitcoin yakni cuma 21 juta keping sepanjang sejarah. Hal ini yang membuat mata uang kripto tidak bisa dicetak kembali demi keperluan stimulus ekonomi yang artinya, harga terus melambung bahkan dalam hitungan hari
  • Dengan sifatnya yang terdesentralisasi, mata uang kripto tak mudah terpengaruh isu-isu politik, kinerja fundamental dan ekonomi. Sehingga untuk trading harian jelas lebih stabil
  • Penggerak utama dari harga aset kripto ini adalah ketersediaan verus permintaan global. Hal ini membuat harga cryptocurrency bisa melambung dan anjlok dalam waktu singkat berkat pernyataan seseorang, terutama yang punya pengaruh besar ke perekonomian. Contohnya? Bitcoin dan dogecoin yang mampu mencapai harga tertinggi berkat celotehan Elon Musk
  • Sifat manusiawi ketakutan dan keserakahan membuat banyak pihak memburu cryptocurrency dengan cara apapun. Sehingga lewat trading kripto harian, Anda bisa melakukan penjualan secara cepat dan cuan dalam bentuk uang tunai segera diperoleh asallkan punya aset kripto yang hendak dijual

Baca juga: Mengenal Solana, Mata Uang Kripto Calon ‘Pembunuh’ Ethereum

Jika melihat ulasan di atas, terungkap bahwa sebetulnya ada banyak keunggulan dari trading kripto harian. Hanya saja supaya bisa meraih cuan yang diharapkan, ada beberapa hal yang memang harus Anda perhatikan.

Baca juga, 10 Broker Crypto Terbaik Indonesia dan Luar Negeri

6 Trik Untung Besar Lewat Trading Kripto Harian

via Pintu

Saat Anda memilih untuk melakukan trading kripto harian, tak perlu malu mengakui jika tujuan utamanya adalah memperoleh uang tunai secara cepat. Biasanya ada dua strategi dasar yang bakal dipakai yakni spekulasi dan analisis grafik.

Kedua strategi dasar itu jelas bermuara pada satu hal yang keuntungan besar dalam waktu singkat. Hanya saja ada satu hal yang wajib Anda ketahui bahwa jika sebuah aset punya volatilitas tinggi, maka artinya risiko pun ikut meningkat yang sudah pasti ada dalam cryptocurrency. Namun tenang saja tak perlu cemas, berikut beberapa rahasia tetap aman dan sukses saat trading kripto harian untuk pemula:

1. Pilih Mata Uang Kripto

Hal pertama yang dapat dilakukan pemula jika ingin sukses dalam trading kripto harian adalah dengan menentukan cryptocurrency secara tepat. Kita semua tentu tahu bahwa saat ini ada banyak sekali mata uang kripto. Entah yang punya valuasi besar atau instrumen-instrumen baru, pergerakan harganya jelas sangat fluktuatis. Lantas mana yang layak dipilih pemula untuk trading harian?

Jawabannya adalah pilih mata uang kripto dengan kapitalisasi besar.

Forbes Advisor pada awal bulan November 2021 ini sempat merilis sepuluh cryptocurrency dengan kapitalisasi terbesar. Mata uang-mata uang kripto itu adalah dogecoin (DOGE), shiba inu (SHIB), polkadot (DOT), XRP (XRP), solana (SOL), cardano (ADA), tether (USDT), binance coin (BNB), ethereum (ETH) dan tentunya sang pemimpin bitcoin (BTC).

Menurut Trading Strategy Guides, penting bagi pemula yang menerapkan trading harian memilih koin-koin dengan tingkat volatilitas dan likuiditas tinggi. Kenapa? Meskipun memang risiko harganya untuk anjlok sangat cepat, tapi mereka akan bisa cepat naik pula.

2. Siapkan Portofolio

Jika sudah memiliki pilihan mata uang kripto, hal berikutnya yang bisa dilakukan trader pemula adalah dengan mempersiapkan portofolio secara tepat. Trik ini diungkapkan oleh Tyler Coates sebagai salah satu trader kripto populer lewat live YoutTube, Cointelegraph. Menurut Coates, porotofolio trading kripto harian yang ideal adalah 1% dari aset cryptocurrency yang dimiliki.

Di mana dari besar portofolio satu persen itu, trader harus memasang target profit hingga berlipat ganda sebanyak 2% sampai 10%. Jika Anda berhasil melakukannya, maka akan cukup mudah untuk melakukan trading harian berikutnya dan meningkatkan cuan.

3. Mulai dengan Paper Trading

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, kripto memang merupakan salah satu aset digital yang paling tinggi risikonya. Bagi Anda yang masih pemula, kecemasan kehilangan uang karena trading tentu bikin ragu. Nah, satu trik yang bisa dilakukan untuk mengatasi hal ini adalah dengan melakukan paper trading. Metode ini merupakan trading yang dilakukan lewat akun virtual atau demo.

Sehingga saat Anda bertransaksi secara paper trading, artinya memakai media lain alih-alih akun sekuritas betulan. Beberapa platform sekuritas sudah menyediakan paper trading untuk para trader pemula agar belajar bagaimana melakukan analisa instrumen hingga keputusan eksekusi transaksi kripto secara tepat. Dengan begitu Anda dapat memperkirakan untung rugi yang bakal didapat.

Baca juga: Review ADA (Cardano), Mata Uang Kripto Pesaing Bitcoin dan Ethereum

4. Pakai Time Frame

Jika memang ingin sukses dalam trading kripto harian, Anda harus tahu kalau biasanya strategi ini punya time frame yang relatif kecil yakni lima menit. Kenapa begitu? Karena dalam trading harian, metode yang dipakai biasanya adalah scalping.

Scalping sendiri merupakan sebuah teknik membuka dan menutup beberapa posisi trading dalam waktu singkat. Para penganut metode scalping biasanya melakukan tindakan spontan, di mana saat sebuah cryptocurrency tampak menguntungkan, transaksi langsung dilakukan tanpa pikir panjang. Jika Anda sudah menerapkan time frame lima menit, maka itulah kurun waktu untuk membuat keputusan.

5. Pasang Indikator dengan Tepat

Jika Anda sudah menetapkan time frame, maka agar sinyal trading bisa dibaca dengan tepat, coba pasang MFI (Money Flow Index) yang menggunakan periode 3. Menurut Didi seperti dilansir Seputar Forex, Anda juga bisa menentukan default level oscillator dari 80 dan 20 menjadi 100 dan 0.

Dibandingkan dengan indikator RSI (Relative Strength Index) yang punya dua level jenuh, MFI dianggap banyak trader senior lebih berhasil dalam memperhitungkan besar kecilnya volume. Dengan begitu para trader harian terutama mereka yang masih pemula, bisa mengetahui dinamika pergerakan pasar tak hanya besaran harga semata.

6. Lakukan Exit Trading

Dan trik terakhir dalam trading kripto harian yang bisa Anda coba adalah melakukan exit trading. Untuk strateginya sendiri tak perlu cemas, karena dapat dilakukan secara fleksibel. Hanya satu yang perlu Anda ingat dan diperhatikan adalah usahakan untuk meraih keuntungan pada satu jam pertama.

Jangan lupa juga tetap memasang Stop Loss di level terendah harian. Untuk apa? Sebagai perlindungan jikalau reversal terjadi. Nah, jika Anda sudah menerapkan sejumlah trik di atas, tentu melakukan trading harian jelas bukan masalah lagi. Apalagi kalau intensitas trading memang sangat cepat dan sering, scalping layak dipertimbangkan oleh para trader pemula.

Kesalahan yang Sering Dialami Pelaku Trading Kripto Harian

© Reuters

Melihat trik yang sudah diulas sebelumnya, tak bisa ditolak bahwa trading kripto harian memang tidak semudah yang dibayangkan.Tentu dibutuhkan pembelajaran terus-menerus termasuk pemahaman akan seluk beluk cryptocurrency, hingga perubahan harga dan berita global, supaya Anda mampu menyesuaikan diri dengan pasar kripto.

Tak perlu cemas jika gagal dalam percobaan awal saat melakukan trading harian. Karena menurut Scott Melker, 95% trader pernah gagal dan merugi ketika menerapkan trading kripto harian. Apa saja kesalahan yang sering dilakukan? Dilansir Tradeciety, beberapa hal berikut ini bisa Anda pelajari:

Baca juga: Review Ethereum dan Prediksi Harga Lima Tahun ke Depan

  • Menurut Scott Melker selaku trader senior, kunci sukses trading harian ternyata terletak pada keberadaan jurnal rencana dagang. Di mana dalam jurnal itu, ada catatan trading secara detail mulai dari hasil perdagangan sampai kondisi emosional trader sebagai bahan pembelajaran ke depannya
  • Banyak trader pemula melakukan overtrade, padahal menurut Melker idealnya hanyalah tiga perdagangan aktif saja kendati peluang di pasar ada sangat banyak. Karena semakin banyak perdagangan di buka, potensi merugi makin besar juga
  • Banyak trader melakukan pembelian cryptocurrency setelah mencapai stop loss, dan itu merupakan kekeliruan. Trader harian yang memiliki time frame singkat harus tahu kapan waktunya berpindah aset
  • Kerugian terbesar dalam trading kripto harian lainnya adalah trader nekat melakukan perdagangan tanpa menerapkan stop loss dan di akhir pekan, waktu di mana pasar kripto tidak stabil

Bagaimana? Sebetulnya tidak sulit jika ingin meraih untung dalam trading kripto harian, bukan? Asalkan Anda menghindari berbagai kesalahan di atas dan mau mencoba belajar beberapa trik yang sudah diulas, kemenangan dan cuan besar dalam trading cryptocurrency jelas bukan impian lagi bagi para pemula. Semangat!

Bagikan ;

Tinggalkan komentar