Tabel KUR Bank Jateng 100 Juta, Syarat Pinjam Terbaru

Bisnis361 Dilihat

FOLDERBISNIS.com – Bagi yang sedang mencari KUR, mungkin bertanya-tanya adakah tabel KUR Bank Jateng 100 juta.

Bank Jateng bank-nya ‘orang Jawa Tengah’ ini juga menyalurkan KUR pada tahun 2023. Kredit Usaha Rakyat ini memang program yang disalurkan pemerintah untuk para pelaku usaha yaitu UMKM.

Plafon pinjaman untuk KUR 2023 termasuk bank Jateng, pada tahun ini bisa mencapai Rp 500 juta tergantung jenis usahanya. Adapun suku bunga KUR Bank Jateng 2023 ini mulai dari 6 persen per tahun untuk KUR Mikro, KUR Kecil maupun KUR TKI.

Baca juga : Panduan Lengkap Cara Membuka Rekening Saham di Ajaib

Sebagian nasabah bank Jateng yang ingin mengajukan pinjaman KUR tentunya mencari Tabel angsuran KUR Bank Jateng.

Tabel KUR Bank Jateng 100 Juta

Berikut ini simulasi tabel angsuran KUR Bank Jateng 100 juta dan 250 juta

Simulasi Tabel KUR Bank Jateng 100 Juta

  • angsuran satu tahun : Rp 8.604.900 per bulan
  • angsuran dua tahun : Rp 4.427.200 per bulan
  • angsuran tiga tahun : Rp 3.035.000 per bulan
  • angsuran empat tahun : Rp 2.338.500 per bulan
  • angsuran lima tahun : Rp 2.338.500 per bulan

Simulasi Angsuran KUR Bank Jateng 2023 Pinjaman 250 Juta

  • Cicilan satu tahun : Rp 21.512.100
  • Cicilan dua tahun : Rp 11.067.800
  • Cicilan tiga tahun : Rp 7.587.000
  • Cicilan empat tahun : Rp 5.846.000
  • Cicilan lima tahun : Rp 4.801.900

Itulah tabel KUR Bank Jateng 100 juta dan 250 juta untuk jangka waktu angsuran dari satu tahun hingga 5 tahun. Selanjutnya adalah apa saja persyaratan mengajukan KUR Bank Jateng 2023.

Syarat KUR Bank Jateng 2023

Bagi pelaku UMKM ataupun nasabah yang akan mengajukan Kredit Usaha Rakyat Rp 100 juta ke atas berikut ini syarat KUR Bank Jateng sebagaimana melansir instagram Bank Jateng.

  1. Syarat administrasi berupa foto copy (FC) KTP suami – istri, KK, surat nikah, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Pas Foto ukuran 4×6 berwarna.
  2. Surat keterangan usaha dan surat keterangan taksiran harga tanah dari desa atau kelurahan.
  3. Foto Copy jaminan sertifikat atau PBB (untuk pinjaman di atas Rp 100 juta).
  4. Foto Copy nota atau pembukuan usaha.
  5. Usaha telah berjalan sekurang-kurangnya 6 bulan.
  6. Tak punya riwayat kredit modal kerja maupun kredit investasi di bank.
  7. Ikut serta BPJS Ketenagakerjaan.

Terdapat tiga variasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang diselenggarakan oleh pemerintah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. KUR memiliki kategorinya sendiri, yakni mikro, retail, dan TKI.

KUR Mikro

KUR mikro adalah bentuk pinjaman yang ditujukan kepada para pengusaha kecil dalam skala mikro. Pinjaman ini memiliki batas maksimum sebesar Rp25 juta, tetapi besarnya bisa bervariasi bergantung pada kebijakan dari bank penyedia KUR.

Modal diberikan kepada usaha kecil yang dianggap berpotensi menghasilkan keuntungan. Bank penyedia KUR perlu mempertimbangkan kemampuan peminjam untuk memenuhi kewajibannya.

Sebelum mengajukan program KUR, peminjam atau debitur harus memenuhi beberapa syarat. Ini melibatkan tingkat komitmen yang tinggi dalam menjalankan usaha, terutama dalam tiga bulan terakhir, serta partisipasi dalam pelatihan kewirausahaan yang dibuktikan dengan sertifikat.

Selain itu, usaha yang dijalankan harus masuk ke dalam kategori yang dianggap produktif. Ada pula dua pilihan jangka waktu pelunasan pinjaman KUR Mikro, yakni 3 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi.

KUR Retail

KUR retail adalah varian KUR yang ditujukan untuk pengusaha kalangan menengah yang memiliki kemampuan untuk membayar cicilan dengan bunga flat atau anuitas setara.

Batas maksimum pinjaman untuk KUR retail adalah Rp500 juta. Selain batasan jumlah pinjaman, KUR retail juga menawarkan jangka waktu pengembalian yang lebih panjang, yakni 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk investasi.

Dalam hal syarat pengajuan, persyaratan untuk KUR retail dan mikro sebagian besar serupa. Namun, bagi yang ingin mengajukan KUR retail, perlu menyiapkan jaminan atau agunan.

KUR TKI

Selain untuk pengusaha, KUR juga berlaku untuk individu yang membutuhkan modal awal, termasuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI).

KUR TKI adalah bantuan permodalan untuk TKI yang ingin bekerja di luar negeri tetapi tidak memiliki modal awal. Batas maksimum pinjaman untuk KUR ini adalah Rp25 juta. Jangka waktu pengembalian pinjaman paling lama adalah 3 tahun setelah dana disalurkan.

Adanya jenis pinjaman ini, masyarakat yang ingin bekerja di luar negeri tidak perlu khawatir jika mereka tidak memiliki modal awal.

Dokumen yang perlu dipersiapkan untuk mengajukan KUR TKI mencakup KTP, KK, surat keterangan domisili, surat keterangan sehat dari dokter, dan juga surat perjanjian kontrak kerja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *