Yuk, Kenalan dengan Para CEO Termuda di Dunia!

Siapa yang tidak ingin menjadi kaya dan sukses di usia muda? Hampir semua orang pasti menginginkannya. Tapi apakah itu mungkin terjadi? Jika Anda masih mempertanyakan hal ini, mungkin Anda belum berkenalan dengan para CEO termuda ini.

Memang ada benarnya bahwa sukses bukanlah tentang usia. Sebab nyatanya beberapa orang di dunia ini mampu membangun bisnis mereka hingga menjadi seorang milyader di usia yang relatif sangat muda. Bahkan Cory Nieves, founder dari perusahaan Mr. Cory’s Cookies memulai bisnisnya di usia 10 tahun!

Sebaiknya jangan berpikiran sempit dan terpatok pada satu bidang saja untuk bisa menjadi sukses. Karena para CEO muda ini pun berasal dari berbagai bidang bisnis yang berbeda loh! Siapa saja mereka? Yuk berkenalan dengan para CEO termuda dan ambil pelajaran berharga dari mereka!

1. Evan Spiegel

Evan Spiegel Snapchat
Sumber gambar : Instagram/ evan spiegel

Pernah tahu aplikasi Snapchat? Snapchat adalah salah satu aplikasi medsos pioneer berbasis teks dan image/video. Bahkan bisa di bilang, instagram juga di sebutkan mengadopsi fitur stories dari Snapchat.

Di balik besarnya aplikasi ini, 10 tahun yang lalu Evan Spiegel dkk-lah yang mengembangkannya. Tepatnya pada 16 September 2011. Saat itu Evan masih berusia 20 tahun.

Evan melanjutkan studi di bidang desain produk di Stanford University. Disinilah ia bertemu dengan pendiri Snapchat yang lainnya, yakni Reggie Brown dan Bobby Murphy. Ia keluar dari universitas demi mengembangkan aplikasi Snapchat.

Sambil mengembangkan aplikasi, Evan tinggal di rumah ayahnya sebab harga sewanya murah. Hingga pada tahun 2014 ia mampu membeli rumahnya sendiri dan pindah dari rumah ayahnya.

Seiring berkembangnya basis pengguna Snapchat, Evan mulai kedatangan calon pengakuisisi. Pada tahun 2013 pendiri Facebook, Mark Zukerberg pernah menawar aplikasi ini seharga USD3 miliar atau setara Rp 43 triliun, namun ditolak.

Hingga akhirnya aplikasi ini booming dan pria yang lahir pada Juni 1990 ini sukses menjadi milyader pada usia 25 tahun dengan pendapatan USD 2,1 miliar atau setara dengan Rp 29 triliun. Terakhir forbes mencatat kekayaan Evan pada tahun 2021 ini mencapai 3,8 miliar USD.

Yang khas, Evan di sebut-sebut sangat menjaga kerahasiaan bisnis dan urusan pribadinya. Kabarnya karyawan yang tidak punya urusan langsung dalam pengembangan produk bahkan sering tidak tahu apa produk yang sedang di kerjakan perusahaan, sampai hal itu di publikasikan secara resmi. Walaupun sempat keluar dari Stanford, akhirnya setelah 6 tahun lamanya Evan melanjutkan kuliah dan lulus pada tahun 2018 kemarin.

2. David Karp

CEO termuda lainnya adalah David Karp. Ia adalah seorang pengembang web sekaligus CEO dari website Tumblr yang kemudian di akuisi oleh Yahoo pada tahun 2013. Waktu itu ia berusia 20 tahun. Menurut Forbes, David memiliki kekayaan hingga $200 juta dan kapitalisasi Tumblr di taksir sebesar $800 juta.

Tumblr sendiri adalah sebuah platform mikroblog yang memungkinkan penggunanya membuat konten multimedia apapun dalam bentuk blog pendek. Website ini di kembangkan pada tahun 2007. Hingga tahun 2013 ia menjualnya kepada Yahoo seharga USD 1,1 miliar atau Rp 15 triliun.

3. Pete Cashmore

Ceo Termuda Pete Cashmore
Sumber gambar : Instagram.com/ artbees

Masih di dunia blog, kini kita berkenalan dengan Pete Cashmore yakni seorang mantan CEO perusahaan media, hiburan dan platform digital yang bernama Mashable. Pete mulai merintis blog yang bertema teknologi dan entertainment ini sejak usia 19 tahun di Aberdeenshire, Skotlandia.

Kemudian pada tahun 2015 ia memutuskan untuk berhenti dari sekolah dan fokus menggeluti dunia blogging. Ia menuliskan berbagai artikel di blognya secara konsisten. Pete Cahsmore bahkan butuh waktu sampai dengan 20 jam dalam sehari untuk menulis berbagai artikel di situsnya tersebut. Di tahun pertamanya, ini adalah masa yang berat karena seringkali ia tidak dapat mengakses internet belum lagi membayar hosting WordPress yang waktu itu tidaklah murah.

Baca yuk, Bisnis Startup sedang Krisis, Ini Caranya Bertahan!

Namun semua itu ia lakukan secara konsisten dan akhirnya mendapatkan titik terang. Pada bulan ke 9, Mashable akhirnya bisa mendapatkan USD 3.000 dalam sebulan dari iklan.

Kemudian, Userplane menjadi sponsor situs ini dimana Mashable memasang iklannya. Tiap bulannya Pete mendapatkan sekitar USD 3.000 dari Userplane. Dari berbagai penghasilan tersebut, Pete akhirnya mampu membayar penulis untuk menuliskan artikel di situsnya. Dengan begitu jam kerjanya bisa lebih flexible dan seimbang.

Bisa dibilang kalau kesuksesan Pete dengan Mashable-nya memang hasil kerja kerasnya selama ini. Saat berhasil mengembangkan Mashabale ia akhirnya menjadi salah satu CEO sukses dengan pendapatan USD 95 juta atau Rp 1,3 triliun.

4. Ben Rattray

Pernah mendengar situs Change.org? Inilah orang di baliknya, Ben Rattray!

Situs petisi online ini di dirikan pada tahun 2007 saat Ben berusia 27 tahun. Change.org merupakan situs yang berfokus untuk menciptakan perubahan sosial melalui petisi. Sebenarnya situs ini berawal dari gerakan kemanusiaan yang di suarakan lewat medsos.

Salah satu alumni Stanford ini melihat bahwa mengutakan pemikiran saja tidaklah cukup untuk menghasilkan sebuah perubahan. Seringkari isu akan berakhir dan mati saat meredanya kontroversi. Nah inilah alasan mendasar mengapa Ben Rattray membuat Change.org, dan situs ini pun lahir sebagai blog aktivis.

Baca yuk, 7 Mindset CEO Sukses yang Membuat Bisnis Berkembang Pesat

Sedikit bidacar tentang latarbelakang sang CEO, bisa di bilang kalau Ben Rettray berasal dari keluarga yang konservatif. Impian awalnya adalah menggunakan setelas jas dan menghasilkan uang sebanyak mungkin. Untuk mendukung mimpinya tersebut iapun melanjutkan kuliah dengan jurusan ilmu politik dan ekonomi di Stanford. Namun suatu hal merubah pandangannya hingga terpikir membuat situs gerakan sosial bernama Change.org.

Dulu, Ben Rettray hanya memiliki 10 orang karyawan saja. Ketika situs ini memiliki jutaan anggota, jumlah karyawannya pun ikut berkembang menjadi ratusan karyawan yang bersal dari berbagai negara.

Change.org memungkinkan siapapun bisa membuat petisi untuk apapun yang mereka pedulikan. Dan tentunya Change .org juga memungkinkan adanya konvergensi sehingga pihak yang merasa dirugikan bisa mengambil tindakan untuk mendapat keadilan.

Pencapaian Ben Rettray ini berhasil mendapatkan apresiasi di tingkat internasional. Ia di nobatkan sebagai ‘World’s Most Influential People versi majalah Time dan juga ’40 Under 40 Rising Young Business Leaders’ versi majalah Fortune.

5. Marissa Mayer

Marissa Mayer
Sumber gambar : instagram.com/ Marissa Mayer

Bagi Anda yang sudah masuk dalam dunia internet sejak tahun 90-an pasti tahu apa itu Yahoo!

Ternyata sosok di balik Yahoo adalah seorang perempuan bernama Marissa Mayer. Yahee Inc adalah sebuah perusahaan berbasis internet yang berpusat di Sunnyvale, California, Amerika Serikat. Didirikan oleh CEO muda Marissa Mayer pad atahun 1994.

Lagi-lagi, alumni Stanford berhasil meraih prestasi yang gemilang. Setelah lulus dari Stanford University mengambil jurusan komunikasi, Marissa pernah menjadi eksekutif sekaligus juru bicara di Google. Prestasinya yang luar biasa sebagai seorang CEO, mampu membuat ia memiliki pendapatan sebesar USD 300 juta atau Rp 4,2 triliun.

Walaupun kini sudah tidak menjabat lagi di Yahoo, Marissa membangun startup bernama Sunshine dengan aplikasi pertamanya Sunchine Contacts. Perusahaan ini didirikan bersama koleganya di Yahoo yakni Enrique Munoz Torrez.

Baca yuk, Cara Membangun Startup Dari Nol, Bedanya dengan UKM?

6. Mark Zuckerberg

Anda sudah tidak asing lagi dengan Mark Zukerberg bukan?

CEO Facebook ini juga termasuk dalam daftar CEO termuda loh! Bagaimana tidak, pria dengan nama lengkap Mark Elliot Zuckerberg ini mulai menjadi CEO sejak berusia 20 tahun.

Semasa kuliah di Harvard, Mark membuat suatu sistem jejaring sosial untuk kelasnya. Namun justru dari situlah ide untuk mengembangkan situs yang kini di kenal dengan nama Facebook itu lahir. Hingga akhirnya pada tanggal 4 Februari 2004, Mark meluncurkan Facebook di kamar asrama Harvard pertama kalinya.

Lalu ia mengembangkannya ke universitas lain. Ia menyewa sebuah ruangan kecil yang di jadikannya sebagai kantor bersama beberapa temannya. Sebuah perusahaan besar pernah menawar Facebook, namun Mark dkk menolaknya. Alasannya, karena baginya dan team Facebook bukanlah soal uang, tapi tentang menciptakan aliran informasi yang terbuka untuk banyak orang.

Menurut forbes, kekayaan Mark Zuckerberg mencapai 116,2 miliar USD di tahun 2021 ini. Hingga saat ini facebook memperlihatkan kebesaran perusahaannya dengan tampil di bursa efek Amerika dan harga sahamnya yang lumayan. Harga saham facebook di Nasdaq adalah sekitar US$323,65 (Rp 4,6 jutaan) perlembar sahamnya.

7. Zico

Penggemar Kpop pasti tahu Zico. Bukan hanya sekedar penyanyi rap dan producer sukses, aIa adalah seorang CEO dari KOZ Entertainment di saat ia berusia 26 tahun.

Pria kelahiran 14 September 1992 ini mendirikan KOZ Entertainment pada tahun 2018 lalu. Walaupun pada tahun 2020 lalu, KOZ akhirnya di akuisisI oleh Big Hit. Tentang hal ini, menurut Zico, KOZ dan Big Hit memiliki filosofi yang sama.

8. Cory Nieves

Ceo Termuda Cory Nieves
Sumber gambar : instagram.com/ Cory Nieves

Terakhir, ada CEO Mr. Cory’s cookies yakni Cory Nievers yang waktu itu berusia 10 tahun bersama ibunya. Ia membuka toko kue di New Jersey pada tahun 2009 dan menjadikannya CEO termuda pada saat itu.

Awalnya ia hanya berjualan coklat panas di depan rumah. Lalu coklat panasnya di sukai oleh pelanggan, ia pun memperluas produknya dengan membuat limun dan cookies. Dengan berbagai varian, Cory menjual cookiesnya waktu itu seharga $10/ lusin. Lalu Cory juga menerima pesenanan cookies untuk acara-acara.

Tujuan awal Cory berjualan adalah untuk membelikan mobil untuk ibunya. Dari wawancara ABC News, Cory sedang mempelajari bagaimana menjalankan bisnis. Ia membaca email sendiri, belajar matematika bahkan belakar public speaking. Sat kuliah nanti ia juga ingin mengambil jurusan bisnis.

Dengan kesuksesannya saat ini bukan hanya mobil yang bisa di belikan Cory untuk ibunya. Menurutnya salah satu kunci kesuksesan dari bisnisnya adalah, presentasi dan juga membuat orang bahagia.

Penutup

Dari berbagai kisah CEO muda di atas, Anda bisa melihat bahwa peluang kesuksesan itu bisa muncul dari berbagai bidang. Disini Anda juga tahu bahwa teknologi pun mampu menjadi alat perubahan sosial. Jadi jika Anda punya passion di bidang sosial, Anda mungkin bisa mengembangkan diri atau bermitra dengan seorang web developer untuk mewujudkan ide Anda.

Hal ini juga berlaku dengan lintas bidang lainnya. Jika Anda memiliki visi, tekad dan juga menemukan partner yang tepat bukan tidak mungkin Andalah yang menjadi the next CEO yang sukses di bidang yang Anda tekuni. Mungkin itu saja ulasan tentang CEO termuda kali ini, semoga bisa menginspirasi!

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar