Cara Menghindari Perang Harga yang Wajib Dipahami oleh Pebisnis

Sebagai pebisnis, Anda wajib memahami cara menghindari perang harga agar tidak mengalami kerugian. Sebab meski terlihat bisa mendatangkan banyak pengunjung, strategi perang harga hanya memberi kerugian bagi pebisnis.

Harga memang merupakan salah satu faktor penting yang bisa mendatangkan banyak pembeli. Semakin murah suatu produk, memang akan semakin menarik perhatian banyak orang untuk membelinya

Namun Anda tidak bisa terus mengandalkan perang harga sebagai strategi untuk memenangkan hati pembeli. Karena pada suatu titik harga jual produk akan menyentuh batas modal yang digunakan.

Sehingga jika Anda terus menurunkan harga produk, Anda justru akan mengalami kerugian. Jika Anda tidak ingin menghindari persaingan perang harga, simak penjelasan kami berikut dengan seksama.

Memahami Alasan Penggunaan Strategi Perang Harga

Cara Menghindari Perang Harga yang Wajib Dipahami oleh Pebisnis/Unsplash

Sebelum kami membahas mengenai cara menghindari perang harga, kami akan menjelaskan alasan strategi ini banyak dipakai oleh pebisnis. Sehingga Anda bisa berhati-hati jika beberapa alasan tersebut mulai muncul dalam bisnis.

Strategi perang harga biasanya digunakan oleh pebisnis yang kebingungan mendatangkan banyak pembeli. Secara rinci, penggunaan strategi perang harga digunakan oleh pebisnis karena beberapa hal berikut ini.

  • Anggapan semakin Murah semakin Banyak Pembeli

Memang benar bahwa semakin terjangkau suatu produk maka kemungkinan untuk mendapatkan pembeli akan semakin besar. Sebab semakin murah suatu produk membuat banyak orang lebih mampu membelinya.

Berbeda dengan produk yang ditetapkan memiliki harga tinggi pasti hanya menyasar target pasar tertentu.  Sehingga target pasar untuk produk dengan nilai jual tinggi akan lebih sedikit dibanding produk murah.

  • Tidak Memahami Nilai Jual Produk

Pengguaan strategi perang harga biasanya dilakukan karena tidak ada yang bisa digunakan untuk meningkatkan nilai jual produk. Oleh karena itu memahami nilai jual produk akan menjadi salah satu cara menghindari perang harga.

Ketidakpahaman terhadap nilai jual produk biasanya terjadi pada pelaku usaha baru. Khususnya pada pelaku usaha yang hanya mengikuti tren bisnis tanpa benar-benar melakukan riset mendalam.

Akibatnya pelaku usaha tersebut mengetahui produk yang ingin dijual tapi tidak tahu cara memasarkannya. Akibatnya cara yang dipilih untuk bisa mendapatkan pelanggan adalah menetapkan harga terlampau murah.

  • Keinginan Menghancurkan Kompetitor

Penggunaan strategi perang harga biasanya juga dilakukan oleh pebisnis yang ingin menghancurkan kompetitor. Yaitu dengan harapan para pelanggan beralih pada produk miliknya dan meninggalkan kompetitor.

Hal ini biasanya dilakukan oleh bisnis yang memiliki modal besar. Sebab dengan modal besar tersebut dapat menutupi jumlah kerugian yang dihasilkan dari diberlakukannya strategi perang harga.

  • Ketidakmampuan Membuat Strategi Pemasaran yang Efektif

Cara menghindari perang harga memang menuntut pelaku usaha untuk mampu membuat strategi yang efektif. Karena salah satu penyebab terjadinya hal ini adalah karena ketidakmampuan dalam membuat strategi pemasaran yang baik.

Karena memang perlu diakui bahwa memasarkan sebuah produk bukanlah hal mudah. Selain harus bisa mendapatkan perhatian dari target pasar, Anda harus bisa menggerakan mereka untuk membeli produk yang ditawarkan.

Sementara ada banyak brand yang juga menawarkan produk sejenis. Oleh karena itu diperlukan strategi efektif yang mampu membuat calon pelanggan memilih produk Anda dibanding produk kompetitor.

Baca juga, 10 Kesalahan Pebisnis UMKM yang Wajib Dihindari

Cara paling cepat untuk melakukan hal ini adalah dengan menurunkan harga serendah mungkin. Sebab strategi ini tidak memerlukan usaha ekstra untuk bisa mendatangkan banyak pelanggan.

Kerugian Menerapkan Strategi Perang Harga dalam Bisnis

Kerugian Menerapkan Strategi Perang Harga dalam Bisnis/Unsplash

Cara menghindari perang harga harus dipahami oleh para pebisnis sebab kondisi ini menimbulkan banyak kerugian. Berikut adalah beberapa kerugian yang bisa ditimbulkan akibat terjadinya kondisi perang harga.

  • Keuntungan Semu

Kerugian pertama yang diakibatkan oleh kondisi ini adalah terjadinya keuntungan semu. Mungkin memang benar akan ada banyak pelanggan yang membeli produk, namun hasil penjualan tidak memberikan keuntungan.

Sebab untuk membuat suatu produk sudah tentu membutuhkan modal. Bukan hanya modal pembuatan produk yang harus dipikirkan namun juga terdapat modal lain seperti modal operasional.

Produk dengan harga yang terlampau murah berkemungkinan tidak mampu menutupi seluruh beban modal tersebut. Akibatnya meski terjadi banyak penjualan, tidak ada keuntungan yang didapatkan perusahaan.

  • Penurunan Citra Produk di Mata Masyarakat

Pebisnis juga harus memahami cara menghindari perang harga jika ingin mendapatkan brand image yang baik di mata masyarakat. Sebab saat ini sudah banyak masyarakat yang melihat kualitas produk dari harga.

Produk-produk dengan harga yang terlampau rendah justru akan dianggap sebagai produk yang jelek. Bahkan terdapat kelompok orang yang enggan untuk membeli produk murah karena dianggap tidak berkualitas.

Selain itu, penetapan harga yang terlampau rendah akan menyulitkan Anda untuk melakukan perubahan strategi branding di masa mendatang. Orang-orang akan langsung enggan membeli produk Anda saat terjadi kenaikan harga.

Baca juga, Mau Pengajuan KTA? Hindari Hal-Hal Berikut Ini!

Akibatnya bisnis Anda akan terjebak pada penyediaan produk terlampau murah yang tidak memberikan keuntungan. Tentunya hal ini akan membahayakan untuk bisnis di masa depan bahkan bisa membuat bangkrut.

  • Potensi Penurunan Kualitas Produk

Strategi perang harga sekilas memberikan keuntungan pada pelanggan karena bisa mendapatkan produk dengan harga murah. Padahal pelanggan juga bisa dirugikan jika para pebisnis tidak memahami cara menghindari perang harga.

Sebab pebisnis sudah pasti mencari keuntungan dari produk yang dijual. Terkadang kualitas produk harus dikorbankan untuk tetap mengupayakan mendapatkan keuntungan dari produk yang memiliki harga murah.

Bahkan strategi perang harga bisa memunculkan oknum nakal yang mencoba menggunakan bahan baku tidak layak untuk membuat produk. Sehingga produk yang sampai ke tangan konsumen memiliki kualitas yang sangat rendah.

Cara Menghindari Perang Harga

Cara Menghindari Perang Harga/Unsplash

Melihat kerugian yang dihasilkan, para pebisnis harus mulai meninggalkan penggunaan strategi perang harga dalam bersaing. Namun kami menyadari bahwa hal ini tidak mudah dilakukan oleh sebagian pebisnis.

Oleh karena itu kami akan memberikan beberapa cara yang bisa dilakukan agar kondisi perang harga tidak terjadi. Pastikan Anda memahami penjelasan berikut ini agar mampu menghindari terjadinya perang harga.

  • Pahami Kelebihan Produk

Seorang pebisnis tidak boleh sembarangan dalam menentukan produk yang hendak dijual. Setidaknya Anda perlu memahami alasan yang membuat Anda memilih suatu produk untuk ditawarkan kepada masyarakat.

Tentunya alasan tersebut merupakan kelebihan yang dimiliki produk tersebut. Dengan memahami kelebihan produk, akan memudahkan Anda dalam membuat berbagai strategi pemasaran tanpa harus mengurangi harga jual.

  • Jual Produk yang Unik

Cara menghindari perang harga yang selanjutnya adalah dengan menjual produk yang unik. Anda bisa menjual suatu produk yang belum ada di pasaran atau sudah ada namun Anda modifikasi.

Dengan keunikan produk yang Anda jual, Anda tidak perlu bersaing dalam hal harga. Karena orang-orang tetap mau membeli produk yang unik tersebut meski harganya tidak bisa dibilang murah.

  • Inovasi

Kompetisi dalam dunia bisnis memang akan selalu terjadi setiap saat. Oleh karena itu seorang pebisnis memang dituntut untuk mampu melakukan inovasi setiap saat agar bisa memenangkan kompetisi.

Inovasi ini bisa diterapkan pada banyak aspek di dalam bisnis. Mulai dari pemilihan produk yang akan dijual, penerapan strategi pemasaran, pembuatan campaign dan berbagai hal lainnya.

  • Pahami Segmentasi Pasar Bisnis Anda

Memahami segmentasi pasar secara tepat juga merupakan salah satu cara menghindari perang harga. Sebab dengan fokus terhadap target pasar tertentu, Anda tidak akan sembarangan dalam menetapkan harga.

Sebagai contoh jika Anda memang menjadikan segmentasi menengah ke atas sebagai target pasar, maka penurunan harga produk tidaklah relevan. Sebaliknya hal ini justru bisa berdampak kontraproduktif terhadap bisnis.

Sebab seperti yang kami sebutkan sebelumnya penurunan harga justru bisa merusak citra produk. Hal ini akan membuat segmentasi menengah ke atas justru enggan untuk membeli produk Anda.

  • Menjaga Kualitas Produk

Saat ini masyarakat sudah lebih cerdas dalam berbelanja. Mereka bisa memahami perbandingan harga sebuah produk dengan kualitas yang diberikan. Sehingga mereka tidak masalah dengan harga tinggi jika produk berkualitas tinggi.

Oleh karena itu cara menghindari perang harga yang harus Anda lakukan adalah menjaga kualitas produk. Selama produk Anda memiliki kualitas premium, penetapan harga yang lebih tinggi bukanlah sebuah masalah.

Oleh karena itu kegiatan quality control sangat penting di dalam sebuah bisnis. Jangan sampai ada produk yang berada di bawah kualitas namun terjual ke pelanggan.

Tips Membuat Pembeli Loyal meski Produk Memiliki Harga Premium

Tips Membuat Pembeli Loyal meski Produk Memiliki Harga Premium/Unsplash

Kekhawatiran bahwa produk akan sepi pembeli jika memiliki harga tinggi merupakan hal yang wajar. Namun menetapkan harga produk yang terlampau murah bukanlah solusi terhadap hal ini.

Anda tetap bisa membuat pelanggan loyal terhadap produk meski memiliki harga tinggi. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda manfaatkan untuk mendapatkan loyalitas pelanggan tersebut.

  • Libatkan Pelanggan

Kehadiran sosial media telah mengubah pola komunikasi brand terhadap pelanggan. Saat ini Anda tidak bisa melakukan komunikasi satu arah dan memaksa pelanggan menerima promosi begitu saja.

Seperti yang kami sebutkan di atas bahwa salah satu cara menghindari perang harga adalah dengan berinovasi dalam pembuatan strategi pemasaran. Salah satu caranya adalah dengan melibatkan pelanggan secara intens.

Pelanggan yang terlibat dengan sebuah brand akan memiliki perasaan memiliki kuat. Sehingga mereka akan tetap loyal terhadap produk Anda meski harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk membelinya.

  • Bangun Komunitas

Membangun komunitas adalah salah satu cara ampuh untuk melibatkan pelanggan dengan produk Anda. Sebab ketika berada di komunitas tersebut, pelanggan akan merasa memiliki brand Anda secara utuh.

Baca yuk, Tetap Happy! Yuk Ikuti Tips Keuangan Untuk Single Mom

Tidak terlalu sulit untuk membangun komunitas di zaman digital seperti sekarang. Anda bisa memanfaatkan beragam platform seperti grup Facebook, channel Discord atau beragam platform lainnya.

  • Branding

Melakukan branding adalah sebuah keharusan sebagai salah satu cara menghindari perang harga. Sebab dengan branding, Anda bisa mengarahkan persepsi pelanggan terhadap produk. Sehingga produk akan mudah diterima meski harganya mahal.

Proses melakukan branding memang tidak mudah dan cukup lama. Namun jika Anda berhasil melakukannya, maka Anda akan memiliki pelanggan yang sangat loyal terhadap brand Anda.

Bahkan proses branding yang baik mampu menghasilkan brand evangelist. Hal ini akan semakin meningkatkan potensi penjualan di masa mendatang dan memunculkan banyak pelanggan loyal lainnya.

Hingga saat ini masih banyak pebisnis yang mengandalkan strategi perang harga untuk mendapatkan pelanggan. Sebab masih banyak pebisnis yang berpikir bahwa semakin murah suatu produk maka akan semakin banyak pembelian.

Mungkin memang pembelian terhadap produk bisa meningkat dengan dilakukannya penurunan harga. Namun strategi perang harga justru memiliki banyak kerugian terhadap pihak pemilik bisnis maupun pelanggan.

Oleh karena itu para pebisnis harus meninggalkan penggunaan strategi perang harga. Anda bisa menggunakan cara menghindari perang harga yang telah kami sampaikan di atas agar tidak mengalami kerugian tersebut.

Bagikan ;

Tinggalkan komentar