Penjual Online Wajib Tahu, Ini Tren Instagram Marketing yang Hits di 2022

Tanpa terasa tahun 2022 akan meninggalkan bulan kelima dan menyambut bulan keenam. Dengan pandemi Covid-19 yang sudah makin teratasi, tentu sukacita harus dirayakan dengan bahagia termasuk Anda para pejuang bisnis online. Apalagi jika dibandingkan tahun sebelumnya, dunia usaha tampaknya memang benar-benar mulai pulih yang artinya Anda harus mulai belajar tren Instagram marketing.

Tunggu, kenapa harus marketing di Instagram?

Apakah memang berjualan di Instagram benar-benar semenjanjikan itu?

Jawabannya adalah iya.

Anda harus tahu bahwa Instagram hingga saat ini meskipun ada banyak media sosial bermunculan, tetap ada di jajaran posisi teratas sebagai platform yang dipilih pengguna internet Tanah Air. Bahkan melalui data Napoleon Cat yang dilansir Katadata, pengguna Instagram di Indonesia bahkan bertambah 4,37% pada kuartal IV-2021 dari angka sebelumnya di kuartal III-2021.

Tercatat pada kuartal IV-2021, ada 92,53 juta pengguna Instagram padahal di kuartal sebelumnya ‘hanya’ 88,65 juta orang saja. Bahkan jika dibandingkan periode yang sama yakni kuartal IV-2020, laporan tahun lalu juga lebih sedikit yakni 83,77 juta pengguna. Fakta-fakta ini seolah makin membuktikan kalau pertumbuhan Instagram bisa dibilang cukup stabil.

Baca juga: Mau Pelanggan Loyal? Lakukan Hal-Hal Ini Saat Jualan di Instagram

Berterima kasih pula kepada pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, membuat Instagram menjelma tak hanya sekadar jadi media sosial hiburan, tapi berjualan. Anda mungkin bisa menyebut nama e-commerce atau media sosial lain seperti Facebook, TikTok, hingga Twitter, tapi Instagram akan tetap ada posisi-posisi tertinggi. Apalagi jika Anda tahu seperti apa tren Instagram marketing yang tepat, bisnis jelas makin cuan.

6 Tren Instagram Marketing yang Makin Hits di 2022

tren jualan hits di Instagram
© Jakob Owens/UNSPLASH

Berbekal semangat baru dalam jualan online di Instagram selepas Lebaran dan pandemi yang makin teratasi ini, memang akan menjadi ‘bahan bakar’ untuk memaksimalkan penjualan. Nah, supaya tidak salah arah dan mampu mencapai target bisnis serta mampu jadi pilihan dalam persaingan penjual online di media sosial, beberapa tren Instagram marketing berikut ini layak untuk Anda ketahui:

1. Jawab DM Otomatis

Tren instagram marketing pertama yang wajib diketahui oleh marketer adalah otomatisasi percakap di dalam DM. Dikarenakan basis pengguna Instagram terus berkembang, permintaan akan komunikasi yang hebat dari bisnis juga ikut meningkat.

Hal ini terbukti dari riset Many Chat, di mana pengguna Instagram mengirim lebih dari 400 juta pesan kepada akun bisnis setiap harinya. Pertanyaan terkait produk dan permintaan layanan pelanggan adalah alasan utama mengapa orang mengirim pesan kepada akun bisnis di Instagram.

Mengingat hal ini, tidak heran jika perusahaan beralih ke otomatisasi DM untuk mengelola beban kerja komunikasi mereka. Strategi ini efektif, hemat biaya, dan takkan membuang waktu para petugas CS untuk menjawab setiap DM yang masuk.

2. Fitur Marketplace

Tren bahwa instagram akan menjadi shopping perlu diantisipasi oleh tim marketing perusahaan di 2022. Menurut Mobile Monkey, mode ini telah berkembang selama beberapa waktu tahun terakhir. Pasalnya, Instagram telah menciptakan marketplace, dan bahkan sekarang pengguna dapat berbelanja langsung di melalui fitur Stories.

Maka dari itu, sebagai langkah persiapan, marketer perlu menyediakan strategi promosi bila perusahaan mereka ingin berjualan di Instagram. Mereka juga dapat mempelajari tren bisnis Instagram yang sekiranya cocok dengan kebutuhan pelanggan.

3. Selebgram

Pemasaran berbasis influencer juga digadang-gadang akan menjadi tren besar dalam dunia Instagram marketing di 2022. Pasalnya, selama tahun 2021, strategi ini dinilai sebagai cara paling efektif untuk tingkatkan minat pelanggan.

Maka dari itu, jika ingin memiliki upaya pemasaran yang sukses di IG, kesepakatan bersama influencer akan menjadi bagian besar dari strategimu. Bila belum pernah bekerja dengan influencer sebelumnya, sekarang adalah waktu yang tepat untuk memulai.

Dengan lebih dari 900 juta pengguna di instagram, perusahaan dapat dengan mudah menemukan influencer di niche mereka. Ingat, menggunakan influencer sebagai promotor produk bisa meningkatkan kepercayaan pelanggan dengan sangat cepat.

Baca juga: 10 Tren Ruang Pemasaran Digital di 2022

4. IG Live

Mengembangkan konten-konten untuk Instagram Live juga diprediksi akan menjadi tren instagram marketing yang besar di tahun 2022. Bagi kamu yang belum tahu, Instagram kini telah menyediakan fitur baru agar bisnis kecil bisa tumbuh di platform mereka, Fitur ini adalah Instagram Live, yang dapat digunakan untuk menyiarkan live streaming.

Tak hanya itu, dengan Live, perusahaan juga bisa dengan mudah mempromosikan video dan produk mereka secara langsung. Dengan cara seperti ini, badan usaha bisa mendapatkan perhatian dari jumlah audiens yang lebih besar dari sebelumnya. Cukup menarik bukan?

5. IG Polling

Menurut laman Many Chat, Polls diperkirakan akan menjadi tren di dunia instagram marketing pada tahun 2022 mendatang. Mengapa demikian? Sebab, ia menjadi jalan pintas bagi badan usaha untuk menerima engagement dan feedback dari customer.

Maka dari itu, jika belum pernah menggunakan Polls, sekaranglah saatnya untuk mulai memanfaatkan fitur canggih satu ini. Cara memanfaatkannya juga cukup mudah. Marketer tinggal mengunggah foto dengan opsi yang berbeda di Stories dan bertanya kepada audiens mana yang lebih mereka.

6. Reel Kreatif

Tren instagram marketing terakhir yang diperkirakan akan booming di 2022 adalah konten video pendek. Jenis video dengan durasi singkat ini mulai berkembang setelah munculnya Reels dan fitur-fitur lain seperti Stories.

Video pendek pun populer karena dianggap mudah untuk diakses dan dikonsumsi oleh audiens. Proses pembuatannya pun tidak sulit dan hemat biaya karena menggunakan kamera smartphone saja sudah cukup.

Namun, supaya lebih efektif, marketer sebaiknya persiapkan beberapa ide dan konten Instagram Reels. Pasalnya, fitur tersebutlah yang menjadi tempat terbaik untuk meletakkan konten video pendek perusahaan.

Memahami Cara Kerja Algoritma Instagram

algoritma Instagram
© Alex Bracken/UNSPLASH

Setelah cukup paham seperti apa tren pemasaran di Instagram pada tahun 2022 ini, supaya Anda lebih dapat memaksimal omzet bisnis, tak ada salahnya untuk mempelajari sedikit cara kerja algoritma media sosial milik Meta ini. Seperti dilansir Redcomm, penting bagi pebisnis online yang berjualan di Instagram untuk mengetahui algoritma karena teknologi ini akan jadi parameter sebuah konten untuk banyak dilihat orang.

Jika boleh disimpulkan, setidaknya ada tiga hal utama yang mempengaruhi kinerja algoritma Instagram yakni hubungan (relationship), minat (interest) dan ketepatan waktu (timeliness). Untuk poin hubungan, algoritma Instagram akan mencari akun-akun yang pernah berinteraksi dengan akun bisnis Anda dalam kurun waktu tertentu.

Interaksi ini dilihat dari akun-akun yang tertarik dengan unggahan Anda entah memberikan komentar, likes, mention, tagging, atau membalas DM. Selama akun Instagram bisnis Anda cukup interaktif dan menarik sehingga timbul hubungan positif dengan konsumen, unggahan promosi akan lebih sering muncul di feed mereka.

Baca juga: 9 Langkah Analisis Kompetitif Untuk Kembangkan Bisnis Anda!

Algoritma kedua adalah Instagram memperlihatkan konten-konten dengan unggahan serupa yang sama dalam satu sesi. Misalkan saja target konsumen Anda menyukai konten fashion K-Pop, maka usahakan mengunggah konten demikian jika memang sesuai dengan bisnis yang Anda geluti supaya peluang muncul di feed makin besar. Terakhir untuk urusan timeliness, konten yang diunggah terbaru akan sering muncul.

Bagaimana? Apakah masih terasa sulit untuk mendulang untung maksimal di Instagram? Tentu saja tidak dan Anda semua masih berpeluang untuk menerapkan sejumlah strategi pemasaran di atas, supaya mampu memaksimalkan omzet. Meskipun tahun 2022 ini sudah berjalan empat bulan, tidak ada kata terlambat untuk menentukan rencana pemasaran yang tepat.

Asalkan Anda memahami betul tren Instagram marketing sebelumnya, bisnis terlepas sudah berjalan belasan tahun atau baru hitungan bulan, akan bisa memaksimalkan penghasilan. Hanya saja yang perlu diingat, tetaplah konsisten dalam menghasilkan produk-produk yang berkualitas supaya konsumen yang baru saja melakukan transaksi pertama, berpeluang jadi pelanggan setia. Semangat, jualan di Instagram!

Tinggalkan komentar