Tips Mengelola E-wallet Agar Pengeluaran Bisa Terkontrol

Saat ini tips mengelola e-wallet sangat dibutuhkan agar Anda tidak mengalami pemborosan. Sebab dengan menggunakan e-wallet atau dompet digital, Anda bisa dengan mudah belanja sesuatu.

Kehadiran e-wallet memang memiliki banyak kelebihan. Salah satu kelebihan dari e-wallet yang disenangi banyak orang memberikan kemudahan untuk membeli berbagai kebutuhan tanpa harus menyediakan uang cash.

Hanya saja di sisi lain hal ini membuat beberapa orang cenderung tidak mampu mengontrol pengeluaran. Sebab dengan menggunakan e-wallet, tanpa disadari seseorang bisa mengeluarkan pengeluaran sangat besar.

Oleh karena itu kami ingin menyediakan tips yang mampu membuat seseorang mengontrol pengeluaran walau menggunakan e-wallet. Jika Anda juga merasa sulit mengontrol pengeluaran karena e-wallet, silahkan simak tips berikut.

Mengapa E-wallet Berpotensi Membuat Pengeluaran Tidak Terkontrol

Tips Mengelola E-Wallet Agar Pengeluaran Bisa Terkontrol
Tips Mengelola E-wallet Agar Pengeluaran Bisa Terkontrol/Unsplash

Sebelum kami membahas tips mengelola e-wallet, kami akan membahas potensi penyebab pengeluaran menjadi tidak terkontrol akibat e-wallet. Karena sayangnya hal ini tidak banyak disadari oleh banyak orang.

Sehingga kebanyakan orang tidak merasa perlu untuk mengelola dompet digital mereka. Padahal ada banyak hal dari e-wallet yang berpotensi membuat pengeluaran tidak terkontrol seperti berikut ini.

  • Tidak Terasa Mengeluarkan Uang

Hal pertama yang membuat penggunaan e-wallet berpotensi menjadikan pengeluaran tidak terkontrol adalah karena tidak terasa ketika membelanjakan sesuatu. Hal ini berbeda jika Anda berbelanja menggunakan uang cash.

Ketika menggunakan uang cash, Anda merasakan besaran uang yang dikeluarkan ketika belanja. Sehingga hal ini akan mempengaruhi psikologis Anda untuk bisa menahan diri ketika berbelanja di kemudian hari.

Sementara perasaan ini cenderung tidak dirasakan ketika menggunakan e-wallet karena Anda tidak memegang langsung uang yang dikeluarkan. Hal inilah yang membuat tips mengelola e-walletsangat diperlukan.

  • Keberadaan Promosi Mendorong Untuk Belanja

Banyak e-wallet yang memberikan promosi berupa kupon, diskon, cashback dan beragam promosi lainnya untuk mendorong pengguna berbelanja. Sehingga dampaknya adalah banyak pengguna e-wallet yang berbelanja meski tidak membutuhkannya.

Perilaku belanja ini lebih mudah dilakukan karena ada perasaan untung saat mendapatkan promosi. Padahal jika dilihat secara keseluruhan, Anda menjadi harus mengeluarkan uang lebih banyak untuk hal yang tidak dibutuhkan.

  • Kemudahan Belanja

Dengan kemudahan yang diberikan akibat adanya dompet digital, akan membuat Anda lebih sering berbelanja. Berbeda ketika Anda masih mengandalkan uang cashsebagai metode pembayaran utama.

Ketika menggunakan uang cashaktivitas belanja Anda akan terbatas pada jumlah uang yang dibawa. Sehingga ketika uang cashhabis, Anda perlu pergi ke ATM untuk menarik uang terlebih dahulu.

Baca yuk, Daftar Aplikasi Untuk Investasi Yang Mudah Digunakan Pemula

Sehingga untuk berbelanja banyak dibutuhkan usaha ekstra. Berbeda dengan penggunaan dompet digital yang batas penggunaannya adalah seluruh uang Anda di dalamnya. Selain itu pengisian dompet digital juga lebih mudah dilakukan.

Alasan E-wallet Masih Perlu Digunakan

Alasan E-Wallet Masih Perlu Digunakan
Alasan E-wallet Masih Perlu Digunakan/Unsplash

Penggunaan e-wallet memang berpotensi membuat pengeluaran menjadi tidak terkontrol. Namun yang Anda butuhkan adalah tips mengelola e-wallet, bukan justru meninggalkan penggunaannya. Sebab e-wallet masih memiliki alasan untuk digunakan.

Ada beragam alasan yang membuat e-wallet lebih baik dibandingkan dompet konvensional atau uang cash. Berikut ini adalah beberapa kelebihan yang membuat e-wallet masih perlu Anda gunakan.

  • Keamanan

Alasan pertama yang membuat Anda masih perlu menggunakan e-wallet adalah keamanan. Karena e-wallet memiliki tingkat keamanan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan penggunaan dompet konvensional.

Salah satu contohnya adalah e-wallet lebih aman dari pencurian. Karena setiap platform e-wallet telah dilengkapi dengan keamanan canggih yang membuatnya tidak bisa diakses oleh orang asing.

Sementara pencuri bisa menggunakan uang di dalam konvensional dengan mudah. Selain itu dompet konvensional juga rentan hilang seperti tertinggal di tempat umum ketika Anda tidak fokus.

  • Efisien

Bayangkan jika Anda harus membawa uang jutaan rupiah dalam dompet konvensional. Tentu saja hal ini sangat tidak efisien. Penggunaan e-wallet membuat Anda bisa membawa uang banyak secara efisien.

Meski begitu Anda tetap harus perhatikan tips mengelola e-walletagar bisa mengatur pengeluaran dengan tepat. Karena ketika membawa uang dalam jumlah banyak akan membuat Anda lebih mudah berbelanja.

  • Transaksi Dimana Saja & Kapan Saja

E-wallet akan mempermudah Anda untuk melakukan berbagai macam transaksi secara cepat. Sehingga meski Anda sedang berada di tempat yang tidak ada ATM-nya, Anda tetap bisa berbelanja.

Baca juga, Jangan Salah, Ini Lho Beda Investasi dan Trading Saham

Jika digunakan dengan tepat, e-wallet akan menjadi penolong Anda. Contohnya jika Anda berada di daerah terpencil dan kehabisan uang cash untuk membeli bensin, Anda bisa membayar menggunakan e-wallet.

Tips Mengelola E-wallet Agar Tidak Boros

Bisa Anda lihat bahwa e-wallet tetap memilki beberapa kelebihan jika dibandingkan dompet konvensional. Hal yang perlu Anda perhatikan adalah cara mengelola dompet digital agar tidak mengalami pemborosan.

Dengan pengelolaan yang tepat, e-wallet bisa memberikan kemudahan Anda dalam persoalan keuangan tanpa merusak arus pengeluaran. Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa diterapkan untuk mengelola e-wallet.

  • Tetapkan Budget

Salah satu penyebab pengeluaran tidak terkontrol akibat penggunaan e-wallet karena perasaan memiliki uang yang tidak terbatas. Oleh karena itu Anda perlu menetapkan batas budget agar hal ini tidak terjadi.

Hitunglah kebutuhan rata-rata bulanan Anda untuk menjadi budget dalam e-wallet. Setelah itu pastikan Anda tidak akan melakukan top upe-walletketika budget yang ditetapkan sudah habis.

Memang pada akhirnya hal ini akan kembali pada kedisiplinan diri Anda sendiri. Namun setidaknya keberadaan budget akan menjadi acuan dalam menjaga pengeluaran Anda tetap terkontrol.

  • Buat Waktu Top up

Tips mengelola e-walletselanjutnya adalah membuat waktu khusus untuk top up. Sehingga Anda tidak akan seenaknya melakukan top upketika saldo di dalam e-wallet sudah habis.

Anda bisa menetapkan waktu top upselama satu minggu sekali atau satu bulan sekali. Jadikan waktu top upini seperti waktu gajian sehingga Anda akan lebih disiplin untuk tidak melanggarnya.

Dengan adanya waktu tersebut, potensi Anda mengeluarkan uang terlalu besar melalui e-wallet akan semakin kecil. Karena ketika saldo e-wallet habis, Anda bisa menahan diri hingga waktu top up selanjutnya.

  • Jangan Terlalu Banyak Menggunakan E-wallet

Perlu diakui bahwa saat ini tersedia banyak layanan e-wallet. Meski begitu bukan berarti Anda harus menggunakan seluruh layanan tersebut. Justru menggunakan sedikit e-wallet akan lebih baik.

Sebab semakin banyak e-wallet yang digunakan, akan membuat Anda top uplebih banyak. Hal ini pada akhirnya akan menjadi pemborosan karena merasa sayang saldo di e-wallet tidak digunakan.

  • Pilih E-wallet Yang Sesuai

Agar membuat Anda lebih mudah dalam mengatur keuangan, Anda perlu memilih e-wallet yang paling sesuai dengan diri Anda. Sehingga pastikan Anda tidak asal-asalan dalam memilih e-wallet.

Pemilihan e-wallet yang sesuai juga memberikan banyak keuntungan pada diri Anda. Beberapa keuntungan tersebut seperti pemanfaatan promosi yang diberikan dengan lebih optimal hingga kemudahan dalam menggunakannya.

  • Manfaatkan Promo
Manfaatkan Promo
Manfaatkan Promo/Unsplash

Promo memang bisa membuat Anda membeli beragam produk yang tidak sesuai kebutuhan. Namun jika digunakan dengan tepat, promo bisa memberikan Anda keuntungan bahkan menjadi lebih hemat.

Tips mengelola e-wallet terkait promo dari kami adalah pastikan Anda memanfaatkan promo sesuai kebutuhan. Jangan sampai Anda tergiur promo pada produk-produk yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

  • Perhatikan Riwayat Transaksi

Memang penggunaan e-wallet akan membuat Anda lebih ringan untuk berbelanja. Oleh karena itu Anda harus rutin memperhatikan riwayat transaksi agar menyadari besaran uang yang telah dikeluarkan.

Untungnya saat ini hampir semua e-wallet telah menyediakan fitur riwayat transaksi. Sehingga Anda bisa melihat dengan mudah berapa besaran uang yang telah digunakan selama satu hari.

Selain memberikan kesadaran mengenai besaran uang yang telah dibelanjakan, melihat riwayat transaksi juga memiliki manfaat lainnya. Yaitu Anda jadi bisa melihat besaran pengeluaran setiap pos belanja Anda.

  • Gunakan Ketika Anda Butuh

Cara termudah agar pengeluaran Anda bisa terkontrol adalah menggunakan e-wallet hanya saat dibutuhkan saja. Sehingga Anda tidak akan berbelanja secara impulsif yang membuat pengeluaran menjadi membengkak.

Tentunya Anda sendiri yang memahami kapan e-wallet dibutuhkan. Namun setidaknya jika Anda masih memiliki uang cash, bisa mendahulukan penggunaan uang cash tersebut dibanding membayar dengan e-wallet.

Cara Memilih E-wallet Yang Sesuai

Seperti kami sebutkan sebelumnya bahwa salah satu tips mengelola e-wallet adalah menggunakan yang paling sesuai dengan diri Anda. Namun banyak orang yang kebingungan dalam memilih e-wallet yang sesuai tersebut.

Oleh karena itu kami juga akan memberikan cara yang bisa Anda gunakan dalam memilih e-wallet. Pastikan Anda mempertimbangkan hal berikut ini ketika hendak memilih e-wallet.

  • Jaringan Merchant Yang Bekerja Sama

Salah satu kekurangan dari e-wallet adalah hanya bisa melakukan pembayaran pada merchant yang telah bekerja sama. Oleh karena itu e-wallet tidak akan berguna jika merchant tersebut tidak menerimanya.

Sehingga Anda perlu memilih e-wallet yang bisa digunakan di banyak merchant. Setidaknya, Anda harus memastikan bahwa tempat Anda biasa belanja menerima pembayaran menggunakan e-wallet tersebut.

  • User Interface & User Experience

Salah satu tips mengelola e-walletadalah rutin memperhatikan riwayat pengeluaran. Oleh karena itu tampilan user interface dan user experience dari e-wallet menjadi sangat penting untuk diperhatikan.

Sebab UI/UX ini akan mempermudah Anda dalam memahami segala informasi yang disediakan e-wallet termasuk riwayat pengeluaran. Pastikan Anda memilih e-wallet dengan UI/UX yang paling mudah bagi Anda.

  • Mitra Promosi

Seperti yang Anda pahami bahwa e-wallet memiliki banyak promosi untuk para penggunanya. Sama seperti merchant, mitra promosi antara satu e-wallet dengan e-wallet lainnya tidak sama.

Pastikan e-wallet yang Anda gunakan melakukan kerja sama dengan brand atau produk langganan Anda. Sehingga dengan begitu promosi yang diberikan e-wallet tersebut bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.

Contohnya adalah jika Anda memiliki tempat favorit untuk melakukan belanja bulanan. Maka pastikan tempat belanja tersebut memberikan promo tambahan jika menggunakan e-wallet yang Anda pilih.

Kesimpulan

Kesimpulan
Kesimpulan/Unsplash

E-wallet adalah sebuah teknologi yang memberikan kemudahan pada banyak orang untuk berbelanja. Namun penggunaan e-wallet yang tidak dikelola justru bisa membuat pengeluaran menjadi tidak terkontrol.

Namun bukan berarti penggunaan e-wallet adalah hal buruk. Karena ada banyak manfaat yang bisa diberikan dari e-wallet seperti kemudahan, keamanan, efisiensi hingga beragam promosi menarik.

Baca yuk, Review Aplikasi Blu BCA Digital, Lengkap!

Hal terpenting adalah cara Anda mengelola e-wallet tersebut agar bisa memberikan keuntungan pada diri Anda. Karena pada dasarnya e-wallet hanyalah teknologi yang dibuat untuk dimanfaatkan oleh manusia.

Sehingga akibat dari penggunaan e-wallet akan kembali pada bagaimana cara para penggunanya dalam memanfaatkan e-wallet. Dengan menggunakan tips mengelola e-wallet, Anda bisa terhindar dari risiko pemborosan akibat e-wallet.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar