Tips Membeli Rumah Bekas Untuk Keluarga Baru Agar Tidak Salah Pilih

Photo of author
Written By Anggraini Munanda Effani

Penulis di Folderbisnis.com, Selamat menikmati artikel artikel terbaik kami. 

Baca di Google News

Untuk keluarga baru yang ingin memiliki hunian nyaman, jangan lewatkan tips membeli rumah bekas yang satu ini. Tips dan trik yang ada bisa dijadikan referensi agar tidak salah pilih. Mengingat ini adalah pengalaman pertama maka ada banyak hal yang harus dipersiapkan.

Tidak kalah dnegan membangun rumah baru atau KPR rumah baru di perumahan, membeli rumah bekas tinggal pun harus jeli. Jika anda pintar memilihnya, bisa jadi akan mendapatkan rumah dengan kualitas yang lebih bagus dengan harga yang lebih murah.

Untuk membeli rumah bekas tinggal yang berkualitas anda bisa mengikuti tips membeli rumah bekas berikut:

Survei Secara Langsung Maupun Online

Tips Membeli Rumah Bekas Untuk Keluarga Baru Agar Tidak Salah Pilih
Tips Membeli Rumah Bekas Untuk Keluarga Baru Agar Tidak Salah Pilih

Tips membeli rumah bekas yang harus anda lakukan pertama kali adalah melakukan survei. Survei secara langsung di lapangan maupun online lewat smartphone atau gadget.

Survei secara langsung di lapangan misalnya datang langsung ke daerah yang diinginkan. Melihat-lihat atau bertanya kepada penduduk setempat apakah ada rumah yang akan dijual. Atau bertanya langsung kepada teman, sanak saudara apakah di daerah tertentu ada rumah bekas yang dijual.

Selain langsung ke lapangan anda bisa melakukan survei secara online terlebih dahulu. Ada banyak akun dan website tempat jual beli rumah bekas. Perhatikan satu persatu mulai dari facebook, Instagram meupun twitter. Atau bisa download aplikasi-aplikasi info jual beli rumah di android.

Memang survei menggunakan internet lebih mudah tidak harus kemana-mana, tapi untuk melakukan pengecekan selanjutnya tetap butuh datang langsung. Selain itu tidak semua rumah yang dijual dipost lewat internet.

Survei Menggunakan Jasa Agen Sebagai Tips Membeli Rumah Bekas

Melakukan survei dengan menggunakan jasa agen merupakan salah satu tips membeli rumah bekas yang efisien. Karena para agen perumahan memiliki banyak data mengenai rumah yang akan dijual dan berpengalaman.

Biasanya ketika datang atau menghubungi agen perumahan, anda akan ditanya mengenai lokasi perumahan yang hendak ditinggali, biaya yang dianggarkan, dan beberapa keinginan lainnya. Ada beberapa rumah yang pastinya dijadikan pilihan.

Dengan berbagai pilihan yang tersedia, anda akan lebih leluasa mendapatkan rumah impian. Biasanya agen perumahan juga dapat membantu masalah surat menyurat dan KPR jika ingin melakukan KPR ke bank. Karena itu, jasa agen ini juga sangat membantu dalam proses membeli rumah bekas tinggal yang berkualitas.

Tentukan Rumah yang Diinginkan

Tentukan Rumah Yang Diinginkan
Tentukan Rumah yang Diinginkan

Setelah melakukan survei banyak rumah tentunya anda punya gambaran entah itu mengenai harga, lokasi, lingkungan, model dan sejenisnya. Dari data sini akhirnya anda bisa mempertimbangkan rumah jenis apa, dimana dan kisaran harga berapa yang ingin dibeli.

Tentukan beberapa rumah yang diinginkan dan sesuai dengan anggaran agar dapat lebih fokus untuk melakukan proses jual beli dan negosiasi. Selain itu, anda juga bisa melanjutkan “menabung” jika sekiranya anggaran yang tersedia belum cukup.

Periksa Kondisi Fisik Rumah

Dalam membeli rumah bekas tentu harus cermat. Hal yang harus diperhatikan tidak hanya tampilan luar seperti cat yang masih bagus. Perhatikanlah apakah rumah tersebut masih kokoh dan layak untuk ditinggali. Perhatikan juga sirkulasi udara, cahaya serta saluran air yang digunakan.

Perhatikan kondisi listrik yang digunakan apakah selalu hidup 24 jam, atau apakah ada bagian rumah yang lembab karena tidak tersentuh sinar matahari. Bagaimana letak sumur artesis atau pompa air sumur, jika berjarak kurang dari 10 meter dari septi tank maka kemungkinan besar air yang digunakan tidak layak pakai karena akan terkontaminasi.

Baca juga, Inilah Rahasia Agar Cicilan KPR Cepat Lunas

Jika anda tidak mengerti tips membeli rumah bekas yang aman adalah lakukanlah survei bersama orang ahli seperti tukang atau teknisi. Intinya adalah orang yang mengerti mengernai tatanan bangunan rumah.

Periksa Lingkungan Sekitar Sebagai Tips Membeli Rumah Bekas

Periksa Lingkungan Sekitar Sebagai Tips Membeli Rumah Bekas
Periksa Lingkungan Sekitar

Selain bangunan fisik yang layak tinggal, anda harus juga memperhatikan lingkungan sekitar. Seperti apakah lingkungan tersebut terkena banjir, apakah sering terjadi pencurian atau tindak kriminal lainnya. Jangan sampai memilih rumah yang membuat penghuninya merasa tidak nyaman.

Selain itu jarak rumah dengan fasilitas umum juga bisa dipertimbangkan. Seperti sekolah anak, tempat ibadah, pasar, rumah sakit, tempat hiburan dan sejenisnya. Bisa juga mempertimbangkan tetangga, apakah anda akan betah tinggal di rumah dengan model tetangga yang ada.

Cari tahu juga variabel-variabel lainnya seperti kebisingan dan bauk yang tidak sedap. Biasanya ada beberapa daerah yang tingkat kebisingannya cukup tinggi. Contohnya perumahan yang ada di dekat bandara, atau rumah yang berada di dekat tempah pembuangan sampah.

Tanyakan Usia Efektif Bangunan dan riwayat renovasi

Tips membeli rumah bekas yang tidak boleh ditinggalkan adalah bertanya mengenai waktu rumah sejak didirikan. Sebagai patokan, untuk rumah yang usianya kurang dari 10 tahun bisa dibilang rumah baru. Rumah yang usianya antara 11-25 tahun bisa dibilang sedang. Sedangkan untuk yang usianya 25 tahun ke atas adalah rumah.

Semakin tua rumah tersebut, biasanya akan semakin murah harga yang harusnya ditawarkan. Hal ini berhubungan dengan ketahanan dan fasilitas rumah yang juga mulai menua.

Yuk baca ulasan, Gen Z Mau Beli Hunian? Ini Rahasia Gaji UMR Punya Rumah Pribadi

Riwayat renovasi juga menjadi salah satu catatan yang harus diketahui. Dengan bagitu kamu bisa mengantisipasi biasanya terjadi masalah apa pada rumah. Bisa juga sebaai patokan ketika memang ingin merenovasi rumah kembali.

Cek Surat Menyurat Sebagai Tips Membeli Rumah Bekas

Cek Surat Menyurat Sebagai Tips Membeli Rumah Bekas
Cek Surat Menyurat

Surat menyurat atau dokumen rumah yang penting diperhatikan dalam tips membeli rumah bekas ini adalah SHM dan IMB.

SHAM adalah singkatan dari Sertifikat Hak Miliki sedangkan IMB adalah Izin mendirikan Bangunan. Jika kamu tidak terlalu faham, bisa langsung melakukan pengecekan kelengkapan dokumen tersebut di kantor pertanahan setempat. Atau bawa teman dan kerabat yang memang  ahli dalam urusan surat menyurat ini.

Biaya Fasilitas Lingkungan

Fasilitas umum yang ada di lingkungan tentu menjadi salah satu pertimbangan dalam membeli rumah. Yang perlu anda tanyakan biasanya adakah biaya tambahan seperti biaya keamanan (satpam) dan biaya kebersihan (sampah)? Atau bisa juga biaya swadaya masyarakat seperti karang taruna, biaya kematian, dll sesuai tempat tinggalnya.

Setiap daerah memiliki biaya yang berbeda-beda sesuai dengan kebutuhan dan kesepakatan Bersama. Maka dari itu perhatikan apakah anda mampu untuk mengeluarkan biaya ini setiap bulannya.

Biaya Selainnya Saat Membeli Rumah Bekas

Ternyata ketika membeli rumah biaya yang harus dikeluarkan bukan hanya harga rumah yang dibeli. Maka dari itu tips membeli rumah bekas yang selanjutnya adalah menyediakan biaya untuk mengurus surat menyurat jual beli rumah.

Contohnya saja pada saat pengecekan sertifikat di kantor pertanahan setempat. Anda harus mengeluarkan biaya tambahan dalam mengecek apakah sertifikat rumah tersebut tidak berstatus diblokir, disita atau catatan lainnya.

Ada juga surat akta jual beli yang harus diurus. Anda bisa mengurus surat ini di PPAT atau Pejabat Pembuat Akta Tanah. Secara hukum Akta Jual Beli (AJB) dibuat setelah pembeli telah melunaskan pembayaran.

Biasanya biaya AJB sekitar 1% dari harga jual beli rumah dan dibayar sesuai kesepakatan. Apakah pihak yang membeli, yang menjual atau dibagi dua antara pembeli dan penjual.

AJB harus ditanda tangani oleh pembeli dan penjual dihadapan PPAT setelah semua urusan bayar membayar telah selesai dan pembeli menunjukkan surat-surat asli serta kwitansinya.

Jangan lupa untuk memastikan pihak penjual telah membayar PPh sebelum pembuatan AJB. Pembayaran PPh dilakukan di bank penerima bayaran dan biasanya bernilai 5% dari nilai transaksinya.

Ada juga surat BPHTB atau Bea Perolehan Hak Tanah dan Bangunan. Surat ini juga harus dibayarkan dan selesai sebelum penandatanganan AJB di PPAT.

Baca ulasan, Jangan Lewatkan KPR DP 0 Persen, Kesempatan Anda Memiliki Rumah

Ada juga biaya balik nama yang ditanggung oleh pembeli. Harganya tergantung dengan luas tanah dan pajak yang dibayarkan. Bersama biaya balik nama biasanya ada biaya penerimaan negara bukan pajak (BPNBP) yang harus dibayarkan.

Keuntungan Membeli Rumah Bekas

Keuntungan Membeli Rumah Bekas
Keuntungan Membeli Rumah Bekas

a. Harga Lebih Murah

Jika dibandingkan dengan rumah setipe dan satu lingkungan yang baru, rumah bekas biasanya dipatok dengan harga yang lebih murah. Hal ini karena rumah bekas sudah pernah digunakan serta furnitur dan bangunan yang ada bukan yang baru lagi. Tapi meskipun tidak baru, ada banyak furnitur dan bangunan rumah bekas yang berkualitas.

b. Langsung Bisa Ditempati

Dibanding dengan membeli perumahan yang harus dibangun terlebih dahulu, rumah bekas biasanya sudah langsung bisa ditempati. Anda juga bisa melihat-lihat secara langsung bangunan yang sudah ada. Apakah sesuai dengan kebutuhan dan keinginan atau tidak.

c. Dokumen Sudah Lengkap

surat menyurat rumah yang sudah pernah ditinggali biasanya sudah lengkap dan jelas. Anda hanya perlu melakukan balik nama dan mengurus surat lain seperti IMB dan SHM ke PPAT terdekat.

d. Bisa Teliti untuk Mendapat Rumah yang Konstruksinya Bagus

Jika mengikuti tips membeli rumah bekas yang telah disajikan di atas dan beruntung, bisa jadi anda akan mendapatkan konstruksi rumah yang bagus. Konstruksi yang bagus ini bisa jadi secara tampilan sudah tua, tapi secara ketahanan bisa diadu dengan rumah yang baru dibuat.

Apalagi jika rumah bekas tersebut dibuat untuk rumah tinggal pribadi atau rumah hari tua. Biasanya pemilik akan memilih dan menggunakan bahan-bahan berkualitas bagus untuk membangunnya.

Meski tidak terlihat baru dan sudah pernah dihuni ternyata ada banyak keunggulan yang bisa anda dapatkan dari membeli rumah bekas. Tips membeli rumah bekas pun tidak sesulit yang biasanya dipikirkan oleh orang-orang.

Proses dan kerepotan dari survei hingga resmi membeli rumah bekas hampir sama dengan proses membeli rumah baru. Maka dari itu, mengapa tidak jika memang mampunya membeli rumah bekas. Apalagi untuk rumah-rumah bekas yang berkualitas nomor 1 tapi bisa didapatkan dengan harga miring.

Baca yuk, Cara Menabung untuk Membeli Rumah Bagi Karyawan yang Baru Bekerja

Itulah tips membeli rumah bekas untuk keluarga baru. Meski belum bisa mendapat yang baru, semoga mendapatkan rumah yang diinginkan dan bisa menjadi tempat pulang yang nyaman untuk seluruh anggota keluarga.

TRADING FOREX DI OCTA.ID

PerusahaanPT. Octa Investama Berjangka
Regulasi
Bappebti
54/BAPPEBTI/
SI/05/2013
Min.Lot0.1
Min.Deposit$100
Situswww.octa.id

Tinggalkan komentar