7 Tips Keuangan Untuk Liburan Akhir Tahun

Keuangan307 Dilihat

Hanya tinggal 2 minggu-an lagi, kita akan meninggalkan tahun 2022. Itu artinya liburan natal dan tahun baru 2023 sudah ada di depan mata. Kira-kira, bagaimana ya tips keuangan untuk liburan akhir tahun nanti?

Apakah Anda punya pertanyaan yang sama?

Tidak bisa kita pungkiri, bagi sebagian orang liburan natal dan tahun baru menjadi salah satu momen berharga yang sayang untuk di lewatkan. Pasalnya, inilah momen yang cukup langka dimana kita bisa melakukan quality time bersama pasangan, keluarga dan temen-teman terdekat.

Selain itu, berlibur juga sebenarnya adalah salah satu cara yang dibutuhkan agar bisa lebih produktif dalam menjalani kegiatan sehari-hari nanti. Karena dengan berlibur pikiran kita jadi lebih fresh. Dengan berlibur pula, tidak jarang kita bisa mendapatkan inspirasi atau hal baru dan memperluas wawasan.

Apalagi bagi kita yang punya aktifitas yang padat, wajar kalau ingin benar-benar memanfaatkan liburan akhir tahun ini.

Saking menyenangkannya liburan akhir tahun, kadang kita malah tidak sadar kalau keuangan jadi boncos di awal tahun. Beli ini itu, jajan ini itu, biar simple bayarnya pakai paylater dulu, pakai dulu tabungan saja mumpung liburan kan? dan seterusnya. Yang penting happy!

Alhasil, di awal tahun tagihan paylater membengkak, tabungan menipis, uang gajipun ludes untuk bayar liburan akhir tahun. Bingung deh bagaimana bayar uang sekolah anak di awal tahun!

Nah, supaya liburan akhir tahun bukan hanya menyenangkan tapi juga tetap sehat secara keuangan, beberapa tips keuangan berikut mungkin bisa Anda coba!

1. Minimalisir Hutang Untuk Liburan

Minimalisir Hutang Untuk Liburan
gambar : unsplash.com/ Alexander Mils

Supaya setelah liburan tidak pusing karena harus bayar hutang untuk liburan, sebaiknya minimalisir penggunaan kartu kredit, paylater atau pinjol untuk membiayai liburan akhir tahun Anda.

Namun jika semua itu digunakan hanya untuk kecepatan pembayaran tentu tidak masalah, asalkan ada anggarannya dan segera di bayarkan.

Di era digital yang serba modern, apapun jadi bisa lebih mudah. Termasuk dalam pinjam meminjam uang. Hanya bermodalkan smartphone dan data diri, dalam beberapa detik uang pinjaman akan bisa Anda gunakan dengan bebas.

Hal ini bisa kita manfaatkan untuk mempermudah urusan dan produktifitas kita, namun tidak jarang juga malah menjadi boomerang jika kita tidak bijak dalam menggunakannya.

Sebaiknya jangan membiasakan diri untuk menggunakan pinjol untuk kebutuhan konsumtif (termasuk liburan) kalau tidak ingin terjebak dalam lingkaran setan hutang yang membuat kita sulit merdeka secara finansial.

Fokus pada anggaran dan kemampuan saat ini adalah salah satu kunci liburan akhir tahun anti boncos. Jika di awal Anda belum tahu mau liburan kemana, maka berliburlah berdasarkan anggaran yang Anda miliki.

Sehingga berapapun dana liburan yang terkumpul, maka itulah uang yang bisa di habiskan untuk liburan akhir tahun ini. Jangan memaksakan diri apalagi liburan hanya untuk mendapat validasi dari orang lain atau flexing di medsos. Berliburlah untuk diri Anda sendiri!

Baca juga, Ingin Bebas Finansial? Kenali Jebakan Rat Race!

2. Tentukan Destinasi dan Cara Berlibur

“Berliburlah untuk diri Anda sendiri”. Ini adalah salah satu prinsip dasar dalam berlibur agar kita bisa mendapatkan manfaat maksimal dari liburan yang kita lakukan.

Sebab hal ini juga sedikit banyak akan mempengaruhi pemilihan destinasi wisata yang akan dikunjungi. Jika kita berlibur hanya karena ingin tampil kece di medsos, pemilihan destinasi wisata bisa jadi tidak akan terlalu memperhatikan bugdet. Bahkan bisa melakukan apa saja, termasuk pinjol yang tidak terkendali demi berlibur.

Berbeda dengan liburan untuk mendapat validasi orang lain, liburan karena diri sendiri akan mendorong kita berpikir lebih rasional. Kita akan berpikir…

Apakah dengan dana liburan yang terkumpul realistis untuk mengantarkan Anda liburan ke luar negeri, ke luar kota atau justru hanya cukup liburan di dalam kota saja?

Lagian sebenarnya kita tidak perlu memilih tempat-tempat wisata yang mainstream, apalagi jika Anda adalah tipe orang yang tidak suka suasana yang terlalu crowded.

Anda bisa mempertimbangkan liburan dengan cara yang bahkan tidak terpikirkan oleh banyak orang saat liburan akhir tahun.

Misalnya saja menggunakan hari libur untuk eksperimen memasak, membuat kerajinan tangan, dan sebagainya. Kira-kira apa lagi ide tidak biasa untuk liburan tahun baru yang muncul dalam pikiran Anda?

3. Manfaatkan Tempat Wisata Gratis dan Promo

tips keuangan liburan Manfaatkan Tempat Wisata Gratis dan Promo.png
gambar : unsplash.com/ Mason Dahl

Jika dana liburan kita terbatas, kita bisa memanfaatkan tempat wisata gratis atau low budget ataupun promo akhir tahun yang biasanya banyak ditawarkan.

Tempat-tempat wisata gratis atau low budget itu seperti, museum-museum, taman atau hutan kota, jalan-jalan aesthetic, dan tempat-tempat bernuansa alam.

Selain tempat wisata gratis dan promo-promo yang di tawarkan, Anda juga bisa memanfaatkan momen ini dengan liburan hemat, hangat dan menyenangkan bersama orang-orang terdekat.

Contohnya dengan mengundang keluarga/ teman dekat untuk makan malam atau bbq-an bersama di rumah dan bermain games.

Bingung permainan apa yang bisa dimainkan? Anda bisa mencarinya di internet karena sekarang sudah banyak toko yang berjualan games seru yang bisa di mainkan di rumah.

Selain lebih hemat, liburan seperti ini biasanya bisa memperbaiki atau meningkatkan bonding.

Jika selama ini bonding bersama orang-orang terkasih berkurang karena kesibukan masing-masing, momen liburan akhir tahun bisa di manfaatkan dengan membuat acara seperti ini.

Baca juga, Tips Liburan Hemat tapi Tetap Seru untuk Dilakukan saat Musim Liburan

4. Buat Anggaran Secara Detail

Tips keuangan untuk liburan akhir tahun yang kedua adalah membuat anggaran.

Jika dana liburan sudah ada dan destinasi wisata sudah ditetapkan, maka catat dengan detail berapa anggaran untuk masing-msing kebutuhan liburan.

Mulai dari akomodasi dan transportasi, konsumsi dan jajan, tiket wisata, hingga anggaran untuk membeli oleh-oleh. Akomodasi dan transportasi biasanya menjadi biaya terbesar dalam liburan, khususnya jika kita hendak pergi berlibur ke luar negeri. Namun tiap orang bisa berbeda tergantung tujuan destinasinya.

Perhitungan meliputi seluruh anggota keluarga yang akan diajak liburan. Hitung semuanya dengan detail sampai Anda mendapatkan budget per harinya.

Sebagai contoh, Anda bisa memperhatikan ilustrasi anggaran liburan berikut ini!

Dana liburan akhir tahun : Rp 800.000

  • Tujuan wisata : Dalam kota selama 2 hari
  • Akomodasi : PP dari rumah – tujuan wisata = Gratis

Hari ke-1 : ke museum dan makan malam sambil menonton kembang api

  • Tiket ke museum : Rp 10.000 x 2 orang = Rp 20.000
  • Transportasi : Bensin motor = Rp 25.000
  • Konsumsi : sarapan dan makan siang Rp 25.000 x 2 x 2 orang = Rp 100.000
  • Makan malam di cafe = Rp 100.000 x 2 orang = Rp 200.000

Total hari ke -1 = Rp 345.000

Hari ke 2 : Quality time, piknik ke hutan kota AZ dan sekitarnya

  • Games kartu : Rp 35.000
  • Tiket masuk : Rp 15.000 x 2 orang = Rp 30.000
  • Konsumsi : beli bahan bbq-an dan dessert Rp 65.000 x 2 = Rp 130.000 sarapan dan makan malam Rp 25.000 x 2 x 2 orang = Rp 100.000. Total = Rp 230.000
  • Transportasi : Bensin motor = Rp 25.000

Total hari ke-2 = Rp 320.000

Total biaya liburan akhir tahun = Rp 345.000 + Rp 320.000 = Rp 665.000

Bagi Anda yang ingin memanfaatkan liburan akhir tahun untuk bekumpul bersama keluarga, jangan lupa anggarkan keuangan untuk hal ini. Misalnya Anda mengundang keluarga makan malam bersama di rumah, atau justru Anda yang berkunjung ke rumah kerabat terdekat.

Biasanya kita perlu membeli buah tangan atau ada juga yang punya budaya bagi-bagi angpao di keluarganya. Nah Anda perlu menyiapkan untuk ini.

5. Siapkan Dana Darurat Liburan Sebanyak 10%

Siapkan Dana Darurat Liburan Sebanyak 10%
gambar : unsplash.com/ emil kalibradov

Dana darurat adalah hal yang tidak boleh di lewatkan saat pergi berlibur. Sebab tidak ada yang bisa memastikan hal-hal diluar dugaan tidak akan terjadi. Misalnya Anda harga tiket tiba-tiba naik, kehilangan sejumlah uang saat liburan, butuh perawatan medis dan lain sebagainya.

Jadi sisihkan minimal 10% dari dana liburan untuk ditempatkan khusus sebagai dana darurat saat berlibur. Jika sudah menyiapkan sinking fund jauh-jauh hari malah lebih bagus.

Apalagi jika jenis liburan Anda termasuk liburan yang beresiko, jangan lupa siapkan dana darurat lebih ya. Seperti berencana menaiki wahana olahraga di atas ketinggian, hiking dan sebagainya.

Oh ya, saat ini kita juga sudah bisa membeli asuransi perjalanan yang bisa memproteksi Anda keluarga selama liburan akhir tahun. Jika Anda berminat, Anda bisa membelinya dengan mudah lewat aplikasi.

Baca juga, 8 Jenis Asuransi yang Cocok Untuk Generasi Z

6. Atur Dompet Dana Liburan Sesuai Kebutuhan

Tips selanjutnya yang harus di lakukan agar keuangan saat liburan tidak bocor adalah mengatur dompet dana liburan.

Hal ini cukup penting, untuk meminimalisir keinginan untuk mencomot dana lain selain dana liburan. Apalagi jika Anda tipe orang yang mudah tergoda untuk ‘meminjam’ dari alokasi dana lain yang Anda miliki. Maka mengatur penempatan dana liburan wajib dilakukan!

Jadi ketika liburan, tempatkan dana liburan di tempat khusus yang terpisah dengan alokasi dana lainnya. Misalnya Anda menggunakan e-wallet A atau rekening bank saja untuk bertransaksi selama liburan.

Mengingat tidak semua destinasi menyediakan metode pembayaran cashless, maka ambilah 10-25% dana liburan dalam bentuk uang tunai fisik. Sisanya taruh di rekening khusus tersebut.

Dengan begitu, Anda bisa fokus pada anggaran yang tersedia saja. Tidak mengambil dari dana lainnya, keuangan pun tetap aman pasca liburan nanti.

7. Mencatat Pengeluaran Harian Selama Liburan

tips keuangan Mencatat Pengeluaran Harian Selama Liburan.png
gambar : unsplash.com/ freestocks

Tips keuangan untuk liburan akhir tahun yang terakhir adalah mencatat pengeluaran harian selama liburan. Perencanaan dan anggaran tidak akan lengkap tanpa monitoring.

Biasanya kita bisa menikmati liburan akhir tahun selama beberapa hari. Nah, jika Anda berencana menghabiskan semua waktu libur akhir tahun dengan mengunjungi destinasi wisata, akan ada pengeluaran tiap harinya.

Pengeluaran ini bisa jadi tidak terkontrol meski kita sudah membuat budgetingnya.

Sebab terkadang perencanaan dan praktik tidak selalu sama. Entah itu karena faktor eksternal seperti harganya yang naik atau mungkin dari internal yang sulit menahan diri untuk mengeluarkan uang untuk berbagai hal di luar budget.

Jika ada catatannya, kita akan lebih mudah sadar dan kembali lagi ke budget awal kan?

Jadi demi keuangan yang sehat selama liburan, jangan lupa untuk selalu mencatat pengeluaran hariannya ya!

Penutup

Idealnya, persiapan liburan akhir tahun dilakukan jauh-jauh hari, misalnya 1 tahun atau 2 tahun sebelumnya. Jadi bagi Anda yang sudah punya anggaran namun bingung mengelolanya, bisa mencoba tips-tips di atas ya.

Karena menyiapkan keuangan untuk liburan akhir tahun memang penting, tapi mengelola keuangan pasca liburan juga tidak bisa dianggap remeh. Maka dari itu, meski sedang bersenang-senang, mau tidak mau kita tetap perlu me-monitoring keuangan selama liburan.

Nah itulah beberapa tips yang bisa Anda coba, supaya hati senang saat liburan kantong pun tetap aman. Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *