10 Tips Cepat Dapat Kerja Bagi Para Fresh Graduate, Wajib Coba!

Photo of author
Written By Arai Amelya

Penulis di Folderbisnis.com, Selamat menikmati artikel artikel terbaik kami. 

Baca di Google News

Diperbarui pada Juli 19th, 2022 at 12:39 pm

Banyak anak muda berpikir bahwa kehidupan setelah lulus sekolah atau kuliah bakal jadi lebih menyenangkan, karena tidak lagi dibebani tugas. Memang benar, hanya saja saat itu bukan tugas yang bakal jadi tanggung jawab, melainkan kehidupan bermasyarakat. Tak heran kalau fresh graduate cenderung menjadi kaget dan sangat membutuhkan tips cepat dapat kerja.

Yap, faktanya mereka yang baru saja lulus pendidikan atau sering disebut sebagai fresh graduate, haruslah berusaha semaksimal mungkin dalam mencari pekerjaan. Menganggur usai lulus sekolah mungkin menyenangkan, tapi jika terlalu lama dan tak ada kesibukan serta penghasilan, siapapun bisa dengan mudah tertekan.

Menjadi masalah karena biasanya para fresh graduate ini memiliki banyak sekali alasan yang membuat mereka menganggur terlalu lama. Hal-hal seperti inilah yang membuat kalangan muda produktif jadi kehilangan momen, dan berujung pada rasa rendah diri. Kalau dibiarkan terus-menerus, bukan tak mungkin mereka bakal kehilangan semangat untuk memburu pekerjaan.

Padahal generasi muda baik milenial junior maupun generasi Z, memiliki kemampuan untuk mengubah hidupnya jadi lebih baik usai lulus sekolah dan kuliah. Supaya bisa melakukan fase hidup ini dengan maksimal, ada baiknya beberap tips cepat dapat kerja bagi kalangan fresh graduate berikut ini layak untuk Anda pertimbangkan:

1. Tahu Potensi Diri

Tidak semua lulusan mengetahui apa keinginan dan kemampuannya setelah belajar selama 4 tahun di dunia perkuliahan. Oleh sebab itu, penting untuk fresh graduate memanfaatkan waktu setelah lulus kuliah untuk mencari tahu apa bidang yang paling disukai dan antusias untuk mengerjakannya.

Bidang tersebut tidak harus berhubungan dengan jurusan kuliah, karena kamu bisa tingkatkan skill dengan belajar sendiri atau mengikuti kelas profesional. Setelah bidang sudah ditentukan, mulailah untuk mempersiapkan mendalaminya.

2. Susun CV Menarik

Kebanyakan orang akan menulis semua pengalamannya ke dalam Curriculum Vitae (CV) saat melamar kerja. Padahal yang lebih penting, pahami terlebih dahulu bagaimana menulis CV yang efektif agar dilirik perekrut. Waktu selepas lulus adalah momen tepat untuk mempelajari itu.

Sembari mencari tahu apa bidang yang paling ingin ditekuni, kamu bisa belajar membuat CV yang efektif. Hal ini penting karena perekrut cenderung kurang suka dengan CV yang terlalu bertele-tele dan kurang menunjukkan kemampuan individu.

3. Email Harus Profesional

Jika biasanya semasa kuliah alamat email asal-asalan, kamu perlu mengganti nama saat mulai mencari kerja. Jangan sampai ketika melamar kerja melalui email tapi nama yang tertera tidak seperti nama asli. Usahakan alamat email mudah dikenali dan sama dengan identitas yang tertera dalam keterangan pelamar.

4. Pakai Aplikasi Cari Kerja

Berbeda dengan zaman dahulu, saat ini mencari pekerjaan tidak hanya dilakukan secara offline saja, tapi juga bisa menggunakan beberapa website atau aplikasi pencari kerja.

Situs resmi dan aplikasi tersebut juga akan memberikan informasi dengan mudah tentang kriteria apa saja yang sedang dicari oleh perusahaan tersebut dan pekerjaan apa yang cocok dengan pelamar. Cukup dengan membuat akun, kamu bisa mendapatkan notifikasi apabila ada pekerjaan yang baru dibuka untuk fresh graduate.

5. Manfaatkan Sosmed

Tidak hanya website dan aplikasi, media sosial juga memiliki banyak informasi seputar lowongan pekerjaan. Namun, kamu perlu melihat dengan detail apakah informasi tersebut valid atau tidak. Caranya, cari informasi lowongan kerja tersebut di website atau akun resmi perusahaan yang tertera.

Kamu juga bisa membangun profil yang menarik dan buat portofolio dengan menggunakan LinkedIn. Media sosial aspek penting yang perlu diperhatikan juga saat melamar kerja, khususnya sebagai fresh graduate. Mengutip Flexjobs, 93% rekruter akan mencari informasimu lewat media sosial juga.

Mereka akan menilaimu juga berdasarkan dari apa yang dilihat di media sosial.  Jadi, jangan sampai ada hal-hal yang tidak sopan di profilmu. Post-lah hal-hal yang positif saja. Bahkan, lebih baik jika kamu bisa belajar lebih banyak tentang personal branding untuk menciptakan citra yang baik di mata rekruter.

6. Latihan Wawancara

Setelah memasukkan dokumen lamaranmu, jangan lupa juga untuk berlatih menghadapi interview kerja. Latihan yang dimaksud bukan hanya membaca tentang pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ditanyakan rekruter, tetapi juga mencoba mempraktikkannya.

Dengan melakukan hal ini, kamu bisa meningkatkan kepercayaan diri dan mengetahui mana aspek yang masih bisa ditingkatkan. Dengan begitu, saat hari-H, kamu akan benar-benar siap menghadapi interview kerja pertamamu.

7. Lengkapi Pengalaman

Sebagai fresh graduate, pengalaman kerja umumnya minim. Banyak yang mengatakan bahwa sebaiknya skill di CV harus dipilih sesuai dengan pekerjaan yang dilamar. Akan tetapi, tips ini cenderung lebih cocok untuk pelamar kerja yang sudah berpengalaman.

Karena kamu baru memulai, masukkanlah segala pengalaman yang kamu punya dari bangku perkuliahan. Pengalaman organisasi, kepanitiaan, lomba, volunteer, apa pun itu yang mungkin menambah nilai di CV-mu. Setiap pengalaman tersebut bisa menceritakan suatu kualitas yang mungkin memang dicari perusahaan. Nantinya, saat interview kerja, kamu harus bisa memaparkan pengalaman-pengalaman itu dan menghubungkannya dengan posisi yang dilamar.

8. Bangun Relasi

Menurut Indeed, networking adalah hal yang tidak boleh disepelekan. Tips selanjutnya bagi fresh graduate yang hendak melamar kerja adalah membangun relasi atau networking. Saat hendak memasukkan lamaran, coba cek terlebih dahulu. Apakah ada koneksimu yang bekerja di perusahaan itu juga?

Jika iya, kamu bisa coba berbicara dengan orang tersebut untuk memahami kandidat seperti apa yang diinginkan perusahaan. Selain itu, kamu juga bisa mengetahui tentang seluk beluk perusahaan lebih dalam, seperti kesempatan berkembang, budaya perusahaan, dan lainnya. Kamu juga bisa membangun relasi dengan HR perusahaan untuk kesempatan kerja yang mungkin tak ditawarkan di job portal.

9. Jangan Terlalu Pemilih

Faktanya, gaji pertama kalian tidak akan memuaskan. Fakta yang lainnya lagi, kemungkinan nominal gaji kamu akan tetap seperti itu kecuali kamu melanjutkan karier dengan fokus. Memang menyedihkan, namun begitulah realita. Lulus dengan IPK cum laude dari universitas ternama bukan menjadi jaminan perusahaan akan menarik kamu untuk bekerja juga. Agar dapat dilirik oleh perusahaan, dibutuhkan lebih dari nilai bagus di ijazah.

Para pemberi kerja ingin melihat apakah kita benar-benar layak untuk dipekerjakan, untuk selanjutnya diberikan gaji yang pantas selayaknya para pekerja lain. Maka dari itu, jangan putus asa jika gaji beberapa bulan pertama tidak sesuai ekspektasi. Bayangkan, lebih baik 6 bulan dengan gaji yang kurang seperti itu tetapi kemudian meningkat seiring waktu dan kerja keras kamu, dibandingkan tidak sama sekali. Semua butuh proses, kan?

Memang benar, perusahaan multinational akan memberikan kamu pengalaman kerja dengan suasana kerja yang lebih professional dan lebih banyak keuntungan jika dibandingkan dengan perusahaan yang kecil. Tetapi perusahaan-perusahaan kecil juga memberikan keuntungan yang sifatnya berbeda, seperti fleksibilitas yang lebih, kerjasama antar tim, dan kemungkinan untuk berinteraksi dengan atasan dan bawahan lebih luas karena birokrasi nya yang rendah.  

Satu hal lagi, perusahaan kecil mengalami perubahan dan perkembangan lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang sudah terstruktur seperti MNC, sehingga kamu akan merasakan peran dan kontribusi selama proses ini semua.

10. Wajib Profesional

Tips yang bisa bermanfaat dalam proses melamar kerja bagi fresh graduate selanjutnya adalah tentang profesionalisme. Pasalnya, menurut CNBC, perusahaan bukan hanya mencari hard skill, tetapi juga soft skill. Bahkan, tak jarang perusahaan mengedepankan hal ini dibanding hard skill seorang fresh graduate. Beberapa soft skill yang bisa menunjukkan profesionalisme adalah kecerdasan emosional, berpikir kritis, pemecahan masalah, dan public speaking.

Bagaimana? Apakah masih cukup sulit dalam menemukan pekerjaan? Tentu memang bukanlah sesuatu yang mudah, mengingat persaingan dalam dunia kerja juga luar biasa ketat. Hanya saja sebagai generasi muda yang baru saja lulus sekolah atau kuliah, memaksimalkan kemampuan dan selalu percaya diri adalah sesuatu yang harus dilakukan.

Asalkan Anda menerapkan beberapa tips cepat dapat kerja di atas, bukan tak mungkin kalau keinginan sesegera mungkin bergabung di perusahaan idaman bisa terwujud. Jadi, siapkan diri semaksimal mungkin untuk mengarungi dunia kerja profesional tanpa batas.

TRADING FOREX DI OCTA.ID

PerusahaanPT. Octa Investama Berjangka
Regulasi
Bappebti
54/BAPPEBTI/
SI/05/2013
Min.Lot0.1
Min.Deposit$100
Situswww.octa.id

Tinggalkan komentar