6 Tips Keuangan Sebelum Beli Gadget Baru

Mau ganti gadget baru, tapi apa keuangan masih aman ya? Yuk simak tips keuangan berikut ini sebelum membeli gadget baru Anda!

Saat ini, gadget menjadi salah satu kebutuhan kita yang paling penting dalam menunjang berbagai hal. Bukan hanya untuk pekerjaan di kantor, bisnis,  atau penyambung silaturahmi saja, saat ini gadget sudah menjadi salah satu media hiburan kita sehari-hari.

Selain kebutuhan, pergantian trend model maupun spesifikasi gadget pun sangat cepat, bahkan tiap bulan ada saja gadget keluaran terbaru. Jadi wajar jika sewaktu-waktu kita mungkin ingin mengganti gadget lama kita dengan Beli Gadget Baru.

Adakah yang setiap ada rilis gadget terbaru langsung auto ingin pre-order? Padahal dipikir-pikir, gadget lama kita juga masih oke. Tiap bulan rasanya iman kita selalu goyah karena kamera gadget yang lebih oke, fitur yang lebih lengkap, model yang lebih elegan dan spesifikasi lainnya.

Sebenarnya, mau mengganti gadget tiap tahun bahkan tiap bulanpun tidak akan masalah jika hal terbut sejalan dengan kemampuan kita dalam membeli.

Tapi satu hal yang perlu di tanyakan ke diri kita sendiri. Sudah siapkah keuangan kita untuk membeli gadget baru? Atau justru membeli gadget baru menjadi awal malapetaka keuangan yang harus di hadapi di kemudian hari? Hmmm…

Daripada hanya menduga-duga, yuk ikuti tips keuangan di bawah ini supaya gadget  baru bisa terbeli, keuangan pun aman terkendali. Apa saja tipsnya? Mari kita bahas satu persatu!

1. Cek Kondisi Gadget Lama

Tips Keuangan Sebelum Beli Gadget Baru
Sumbr gambar : unsplash.com/Arnel Hasanovic

Hal pertama yang menjadi check list kita sebelum beli gadget baru adalah mengecek apakah kondisi gadget lama kita masih layak digunakan atau justru memang perlu di upgrade.

Pertama, apakah kondisinya menghambat pekerjaan kita atau tidak? Lalu jika kita merasa udah mulai lemot, apakah level lemotnya masih bisa kita toleransi? Tapi jika sudah membuat kita sering emosi dan malah menurunkan mood kerja lebih baik pertimbangkan untuk menggantinya.

Selain itu, Anda juga bisa meminta saran ataupun masukan kepada teman atau saudara yang memang lebih memahami tentang gadget. Tanyakan apa sebab dari hal-hal yang Anda keluhkan dari gadget Anda.

Misalnya saja dari RAMnya yang sudah tidak cukup, baterainya yang sudah using dan sebagainya. Dengan begitu Anda bisa mengidentifikasi kekurangan yang ada dari gadget yang Anda miliki sekarang untuk menjadi bahan pertimbangan selanjutnya.

2. Mencari Tahu Fitur dan Teknologinya

Selanjutnya, cari tahu apakah fitur maupun teknologi dari gadget yang akan kita beli itu wort it atau kurang worth it.

Caranya adalah dengan mempertimbangkan apakah dengan beli gadget baru ini akan memperbaiki kualitas pekerjaan kita ataukah tidak. Jadi jangan sampai uang kita terbuang begitu saja karena kalaupun kita menggunakan gadget lama, hasil pekerjaan kita akan sama saja.

Kedua, perhatikan juga harganya. Apakah dengan fitur, teknologi dan manfaat yang kita terima harganya pantas untuk kita tebus? Jangan sampai kita membeli fitur, teknologi dan manfaat yang sama dengan harga yang terlalu tinggi, padahal masih bisa kita dapatkan dengan alternative yang lain.

3. Cek Kesiapan Pos Keuangan Kita

Nah poin ini adalah yang paling penting. Sebelum memutuskan beli gadget baru, sebaiknya cek dulu apakah uangnya ada?

Jangan sampai hanya demi keinginan membeli gadget terbaru, kita mengorbankan pos keuangan yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan bulanan atau kebutuhan urgent lainnya. Bahkan sampai berhutang! Ini yang bahaya.

Walaupun saat ini banyak bersiliweran promo-promo cicilan yang katanya bunga 0% dan sebagainya, sebaiknya jangan langsung di sambut begitu saja.

Kita perlu memperhitungkan cicilan-cicilan kita yang lain, apakah kita masih mampu dan keuangan kita masih sehat jika ditambah mencicil gadget? Jangan lupa kalau batas tanggungan cicilan yang sehat adalah tidak lebih dari 20% dari income kita perbulannya.

Selain itu, siapa tahu gadget yang ada inginkan harganya malah turun beberapa bulan lagi. Dengan begitu kita juga memiliki waktu untuk menabung tanpa melupakan kebutuhan-kebutuhan urgent kita yang lain yang harus di penuhi.

Setelah Anda tahu apakah motif di balik niat pembelian gadget adalah kebutuhan ataukah hanya keinginan semata, kita juga mungkin perlu bersiap jika seandainya tiba-tiba gadget kita rusak. Kalau kondisinya begini, tentu mau tidak mau kita perlu mengeluarkan uang.

Lalu apa yang harus di perhatikan supaya aktifitas tetap lancar kembali namun dengan keuangan yang juga terkendali? Apakah langsung saja beli gadget baru? Tunggu dulu, jangan buru-buru!

Tips Keuangan Jika Ingin Beli Gadget baru Karena yang Lama Rusak

Setiap benda elektronik pasti memiliki batas waktu untuk berfungsi maksimal. Seiring berjalanna waktu dan perubahan kondisi, bisa saja gadget kita rusak. Mau tidak mau kita pun harus memperbaiki bahkan membeli gadget baru. Oleh karena itu, apa yang bisa kita persiapakan?

1. Mencatat Kondisi Gadget yang Kita Miliki

Hal pertama yang perlu di lakukan adalah mencatat bagaimana kondisi gadget yang kita punya saat ini. Kemudian mulai list juga bagaimana kondisi gadget yang kita butuh di masa mendatang.

Catat, apa saja yang fungsinya sudah berkurang dan bahkan berpotensi benar-benar menghambat fungsi utama dari gadget kita. Dengan begitu Anda bisa dengan jelas mencari gadget baru dan tidak terjebak trend saja dan membuat rencana keuangannya.

Kesadaran kita sangat di perlukan supaya kita bisa mendapatkan gadget yang pas. Pas dengan kebutuhan dan juga pas dengan keuangan. Oleh karena itu langkah mencatat kondisi gadget adalah hal yang di perlukan.

2. Buat Tabungan Khusus Gadget

Nah selanjutnya, buatlah rekening khusus untuk keperluan gadget Anda. Dana inilah yang nantinya bisa digunakan untuk service tahunan atau bahkan membeli gadget yang Anda butuhkan nanti.

Sumbernya bisa Anda sisihkan dari gaji bulanan, bonus ataupun dari side hustle yang Anda lakukan. Anda bisa menganggapnya sebagai cost produksi, apalagi jika penghasilan Anda sangat bergantung dari penggunaan gadget.

Jika Anda sudah tahu bagaimana gadget yang Anda perlukan nanti, Anda tentu bisa memperkirakan harga atau biayanya.

Untuk tabungan gadget ini, Anda bisa menaruhnya di instrument keuangan yang likuid atau mudah di cairkan seperti deposito berjangka atau reksadana pasar uang. Karena kita kan tidak benar-benar tahu kapan gadget kita perlu di service atau justru perlu membeli gadget baru.

3. Pastikan Anda Mencatat Income dan Expenses Bulanan

Sebelum membuat tabungan khusus gadget, pertanyaan yang muncul selanjutnya mungkin bagaimana caranya bisa menabung, kalau pemasukan masih UMR?

Sebenarnya Anda tetap bisa menabung kok. Langkah awalnya adalah dengan mencatat transaksi rutin kita.

Untuk apa sih mencatat pemasukan dan pengeluaran kita secara jelas? Semuanya dilakukan untuk bisa mengetahui berapa pengeluaran yang sebenarnya kita butuhkan. Terkadang, hal-hal kecil yang tidak kita sadari justru jadi penyebab kebocoran kenapa kita tidak bisa menabung.

Contohnya saja uang parkir yang sekilas hanya 2000 saja. Tapi secara tidak sadar, mungkin kita berkeliling ke 10 tempat dalam sehari. Itu saja sudah menghabiskan Rp 20.000, belum lagi pengeluaran kecil lainnya yang jika bisa di control jumlah akan lumayan untuk menabung rutin.

4. Memilih Teknik yang Pas Untuk Menabung

Baiklah, pencatatan keuangan mungkin sudah mampu kita lakukan. Selanjutnya bagaimana cara menabungnya?

Jika Anda tipe orang yang tidak terbiasa untuk menabung tentu hal ini akan sulit Anda lakukan. Anda bisa memilih teknik yang sekiranya pas untuk Anda.

Misalnya dengan tabungan flat, dimana kita menabung dengan jumlah yang sama setiap harinya. Atau dengan strategi 50 30 20, dimana kita menggunaka 50% penghasilan untuk kebutuhan bulanan, 30% untuk tabungan dan investasi dan 20% untuk gaya hidup. Apapun teknik menabung yang Anda pilih, tetap seuaikan lagi dengan kebutuhan dan juga kemampuan menabung Anda.

5. Menjual Gadget Jika Kondisinya Masih Layak

Jangan buru-buru meninggalkan gadget yang Anda anggap sudah tidak berfungsi maksimal atau rusak. Sebagian orang yang biasanya hobby mengganti gadget justru akhirnya malah menumpuk banyak gadget sampai benar-benar rusak. Padahal jika ada effort lebih, gadget tersebutmasih layak untuk di gunakan dengan beberapa catatan.

Nah jika seandainya gadget yang kita miliki masih dalam keadaan yang layak pakai, tidak ada salahnya untuk menjual kembali gadget ke counter hp, e-comerce atau kerabat.

Sehingga hasil penjualannya bisa menjadi tambahan untuk membeli gadget yang baru. Namun kalau sudah benar-benar tidak bisa berfungsi dan tidak memiliki harga jual, disinilah tabungan gadget akan dirasa sangat berguna.

6. Menunggu Beberapa Bulan Setelah Gadget Rilis

Sebaiknya Anda sabar menunggu, jika ingin mendapatkan harga yang lebih murah dibanding saat awal gadget di rilis.

Biasanya, harga gadget akan turun setelah beberapa bulan rilis karena brand akan mengeluarkan produk terbarunya. Malah jika memungkinkan, coba catat tanggal-tanggal promo atau membeli di masa-masa banyak diskon. Misalnya, ketika akhir tahun.

Pentingnya Membeli Gadget Dengan Kesadaran

Ingat, sebaiknya kita membeli gadget berdasarkan kebutuhan dan kemampuan bukan karena keinginan untuk mengitu trend terbaru saja.

Tidak bisa dipungkiri memang, saat kita membeli gadget baru perasaan kita akan sangat bahagia. Tapi perlu di ingat jika perasaan bahagia terbit hanya sementara saja kok.

Jadi pastikan saat kita membuat keputusan untuk meng-upgrade gadget, keuangan kita melakukannya secara sadar. Bukan karena lapar mata saja ya.

Lain halnya jika gadget yang kita beli memang sangat krusial untuk Anda dalam menghasilkan uang atau melakukan pekerjaan. Gadget ini bisa dijadikan sebagai investasi karena akan mempengaruhi penghasilan kita sendiri.

Penutup

Jadi bagaimana, sudah siap upgrade gadgetnya? Setelah membaca artikel ini, apakah tetap ingin langsung membeli gadget baru atau menundanya sampai benar-benar membutuhkan dan siap secara keuangan?

Jika Anda sepakat untuk melakukan pembelian gadget secara sadar, Anda bisa mempraktikan beberapa tips diatas ya. Jangan sampai gadgetnya updgrade tapi keuangan malah downgrade. Anda juga boleh mengirimkan artikel ini ke teman-teman atau keluarga yang hobby ganti gadget agar semakin aware seperti Anda.

Semoga dengan tips diatas Anda bisa semakin sadar ketika memutuskan membeli gadget dan tentunya bisa segera membeli gadget yang pas untuk kebutuhan Anda.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar