Tips Belajar Copywriting yang Bisa Dilakukan Pemula

Tips belajar copywriting sangat penting bagi para Anda yang merupakan pemilik bisnis ataupun marketer. Sebab copywriting yang baik adalah salah satu kunci untuk meningkatkan penjualan.

Tentunya setiap bisnis berharap dapat selalu meningkatkan penjualan seiring berjalannya waktu. Karena dengan semakin tingginya angka penjualan berarti semakin banyak juga keuntungan yang akan didapatkan.

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan penjualan. Mulai dari memberikan free samples, memasang iklan, membuat konten di media sosial, bekerja sama dengan KOL dan masih banyak lagi.

Namun satu hal penting yang harus dipahami adalah, setiap strategi tersebut cenderung membutuhkan tulisan atau copy. Kemampuan untuk menciptakan copy yang baik disebut sebagai copywriting.

Alasan Mengapa Perlu Memiliki Kemampuan Copywriting

Tips Belajar Copywriting yang Bisa Dilakukan oleh Pemula/Unsplash

Secara umum, copywriting akan dibutuhkan untuk menjalankan berbagai strategi pemasaran. Namun bagaimana pengaruh copywriting tersebut hingga Anda memerlukan tips belajar copywriting mungkin masih banyak yang belum memahaminya.

Jika diurai secara rinci, ada banyak alasan yang membuat Anda perlu memiliki kemampuan copywriting. Berikut adalah beberapa alasan yang mengharuskan seorang pebisnis atau marketer memiliki kemampuan ini.

  • Meningkatkan Efektivitas Strategi Pemasaran

Coba Anda perhatikan contoh kalimat iklan berikut ini terlebih dahulu.

“Dibuka pendaftaran tempat bimbingan belajar untuk persiapan masuk universitas negeri”

Dari kalimat iklan tersebut, Anda akan tahu bahwa ada sebuah tempat bimbingan belajar yang sedang membuka pendaftaran. Namun apakah Anda akan tertarik untuk mencoba menghubungi tempat bimbingan belajar tersebut?

Sekarang coba bandingkan jika kalimat iklan di atas diganti menjadi seperti ini.

“Tidak perlu takut menghadapi ujian masuk PTN. Persiapkan diri dari sekarang bersama CerdasBarang untuk bisa masuk ke PTN impian kamu!”

Antara kalimat iklan pertama dan kedua, mana yang menurut Anda akan lebih menarik perhatian? Kecenderungannya orang-orang akan lebih memilih untuk mencoba daftar setelah melihat kalimat iklan kedua.

Inilah contoh bagaimana penerapan copywriting dapat meningkatkan efektivitas strategi pemasaran. Oleh karena itu tips belajar copywriting sangatlah dibutuhkan agar Anda mampu meningkatkan pendapatan bisnis menjadi lebih besar.

  • Copywriting Membantu Menumbuhkan Emosi Pelanggan

Secara umum perilaku manusia didorong oleh dua hal, pikiran dan emosi. Emosi yang dimaksud di sini bukan hanya emosi marah saja namun juga berbagai emosi lain seperti senang dan takut.

Seseorang akan lebih mudah melakukan pembelian produk ketika perilakunya didorong oleh emosi. Sebab emosi lebih bersifat impulsif sehingga membuat pengambilan keputusan tidak membutuhkan waktu lama.

Oleh karena itu sebuah kalimat iklan yang mampu menumbuhkan emosi akan lebih mampu membuat pembaca melakukan pembelian. Sayangnya membuat kalimat yang mampu menumbuhkan emosi tidaklah mudah.

Dengan mempelajari copywriting, Anda akan mampu membuat teks iklan yang bisa membangkitkan pembacanya. Tentunya Anda membutuhkan tips belajar copywriting untuk lebih cepat menguasai keterampilan tersebut.

  • Mampu Menekan Biaya Marketing

Sebuah strategi pemasaran pasti membutuhkan biaya. Bahkan biaya yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu strategi pemasaran tidak bisa dibilang sedikit. Oleh karena itu Anda perlu mengatur anggaran tersebut dengan baik.

Di antara berbagai elemen di dalam strategi pemasaran, ada satu elemen yang dapat Anda tekan biayanya namun tetap efektif. Elemen tersebut adalah copy yang digunakan di dalam strategi pemasaran.

Jika Anda memiliki kemampuan copywriting, maka Anda tidak perlu membayar orang lain untuk membuatkan copy. Modal yang Anda butuhkan hanyalah daya pikir dan kreativitas membuat copy.

Jika copy yang Anda buat sendiri tersebut baik, maka akan memberikan pengaruh besar terhadap keberhasilan strategi pemasaran. Sehingga menguasai kemampuan copywriting akan membantu menekan biaya marketing tanpa mengurangi efektivitasnya.

Memahami Berbagai Macam Jenis Copywriting

Memahami Berbagai Macam Jenis Copywriting/Unsplash

Sebelum kami memberikan tips belajar copywriting, ada satu hal yang perlu Anda pahami terlebih dahulu. Hal tersebut adalah mengenai berbagai jenis copywriting. Sebab ternyata copywriting tidak hanya satu jenis saja.

Memahami jenis-jenis copywriting akan membantu Anda dalam mempelajari kemampuan ini. Berikut ini adalah beberapa jenis copywriting yang biasa digunakan dalam pembuatan konten atau strategi pemasaran.

  • Sales Copywriting

Jenis copywriting yang paling umum digunakan adalah sales copywriting. Sesuai dengan namanya, sales copywriting digunakan untuk membantu meningkatkan penjualan dari sebuah produk. Sales copywriting bisa ditemukan pada berbagai hal.

Mulai dari teks iklan, deskripsi produk, pemilihan kategori produk dan sebagainya. Seluruh copy yang diperuntukkan untuk membantu meningkatkan penjualan produk dapat dikategorikan sebagai saes copywriting.

  • Web Copywriting

Jenis copywriting yang kedua adalah web copywriting. Jenis copywriting ini digunakan untuk mengisi konten yang ada di dalam web sebuah perusahaan. Oleh karena itu biasanya copywriting ini cukup panjang.

Beberapa contoh web copywriting seperti postingan blog, artikel hingga konten media sosial yang cukup panjang. Anda memerlukan kemampuan copywriting ini jika bisnis yang dijalankan memiliki website.

  • SEO Copywriting

SEO adalah singkatan dari search engine optimization. Sesuai dengan namanya, copywriting jenis ini digunakan untuk membantu konten atau produk yang Anda miliki ditemukan oleh mesin pencari.

SEO copywriting tidak hanya bisa digunakan untuk mesin pencarian Google saja. Namun konten di media sosial juga bisa menerapkan SEO copywriting. Meski memang ada beberapa perbedaan di antara beberapa platform.

  • Technical Copywriting

Jenis copywriting biasanya digunakan untuk membuat panduan pengguna terhadap penggunaan sebuah produk. Oleh karena itu copywriting ini lebih berfokus pada pemilihan kata sederhana namun mampu memberikan penjelasan secara detail.

Copywriting ini diperlukan khususnya untuk produk yang sedikit rumit jika digunakan pertama kali. Sehingga setelah membaca technical copywriting, pelanggan akan lebih mudah memahami cara menggunakan produk sehingga memberikan pengalaman baik.

  • Creative Copywriting

Jenis copywriting ini digunakan untuk kebutuhan pembuatan iklan. Bukan hanya dalam bentuk tulisan, creative copywriting juga dapat berbentuk slogan, naskah, jingle hingga kalimat yang mampu menarik minat pendengar.

Membuat creative copywriting tentu tidak hanya membuat teks yang menarik saja. Sebab Anda juga tetap perlu menonjolkan kelebihan, value dan tone dari sebuah brand dalam iklan tersebut.

Karena itulah menguasai kemampuan ini bukanlah hal mudah. Namun dengan tips belajar copywriting, akan membantu Anda untuk menguasai kemampuan ini. Sehingga Anda akan mampu membuat creative copy yang baik.

  • PR Copywriting

PR atau public relation merupakan suatu hal yang sangat penting bagi bisnis atau perusahaan. Perbedaan antara PR dan marketing adalah PR tidak selalu memiliki target terhadap penjualan.

Kemampuan copywriting juga dapat Anda gunakan ketika membuat konten PR. Sehingga bisnis atau perusahaan Anda dapat membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Tentunya hal ini akan meningkatkan value brand Anda.

Tips Belajar Copywriting untuk Pemula

Tips Belajar Copywriting untuk Pemula/Unsplash

Untuk memiliki kemampuan copywriting yang baik diperlukan kemampuan dan pengalaman. Oleh karena itu semakin lama Anda bergelut di bidang copywriting, Anda akan semakin mampu membuat copy yang baik.

Namun biasanya proses belajar copywriting cukup sulit untuk dilakukan oleh pemula. Silakan simak beberapa tips berikut ini adar Anda lebih mudah saat belajar ilmu copywriting.

  • Mulai Dari Membaca Buku

Tips belajar copywriting yang pertama adalah mulai dari membiasakan diri membaca buku. Apalagi saat ini sudah tersedia banyak buku yang mengajarkan tentang copywriting atau proses pembuatan iklan.

Beberapa buku yang bisa Anda baca seperti Great Leads, The Adweek Copywriting Handbook, dan How to write a Good Advertisement. Jika bisa, lebih baik membaca versi asli dibanding terjemahan.

Baca, 30 Contoh Usaha Makanan yang Menjanjikan

Selain membaca buku tentang copywriting, Anda juga perlu memperluas bacaan pada bidang lainnya. Contohnya membaca buku teng komunikasi, psikologi dan pemasaran. Sehingga ilmu copywriting yang Anda miliki akan semakin komprehensif.

  • Mempelajari Iklan

Tips belajar copywriting yang kedua adalah mempelajari iklan-iklan yang Anda lihat. Perhatikan bagaimana cara iklan tersebut dalam mempromosikan produk sehingga bisa membuat banyak orang tertarik.

Akan lebih baik jika Anda mempelajari iklan dari berbagai bisnis. Mulai dari bisnis produk sehari-hari, fashion, teknologi dan sebagainya. Sehingga Anda tidak hanya paham cara membuat copy untuk satu industri.

Iklan yang bisa Anda pelajari juga bisa berbagai bentuk. Sebab biasanya masing-masing iklan dengan penempatan yang berbeda memiliki pola copywriting tersendiri. Contohnya iklan pada TV cenderung berbeda dari media sosial.

Jangan batasi iklan yang Anda pelajari pada brand besar saja. Sebab belum tentu copy yang bekerja untuk brand besar akan bekerja juga ketika digunakan oleh brand baru.

  • Membuat Swipe File

Tips belajar copywriting ini masih berhubungan dengan tips sebelumnya. Bagi Anda yang belum tahu, swipe file merupakan kumpulan copy yang menarik bagi Anda dan benar-benar mampu menggerakkan Anda sebagai pembaca.

Selain mengumpulkan copy iklan, Anda juga dapat mengumpulkan berbagai headline berita, artikel atau tulisan apapun yang menarik. Swipe file berguna untuk menjadi bahan pelajaran dan analisis Anda.

Dengan adanya swipe file, Anda bisa membandingkan antar copy. Sehingga Anda akan menemukan struktur copy iklan yang menarik untuk bisa diterapkan sesuai dengan kebutuhan bisnis.

Selain itu, swipe file juga berguna untuk menjadi bahan inspirasi ketika membuat copy. Sehingga ketika Anda bingung saat membuat copy, silakan buka swipe file tersebut sebagai referensi.

  • Belajar Menulis Persuasif

Tips belajar copywriting yang keempat adalah mulai belajar untuk menulis kalimat atau paragraf persuasif. Sebab kalimat persuasif merupakan dasar dari pembentukan copy untuk kebutuhan pemasaran.

Perbedaannya adalah kalimat persuasif tidak harus mendorong target untuk melakukan pembelian produk. Selain itu kalimat persuasif secara umum juga tidak harus terikat dengan asumsi brand.

Oleh karena itu membuat kalimat persuasif akan lebih mudah dibanding membuat copy untuk kebutuhan pemasaran. Memiliki kemampuan membuat kalimat persuasif adalah langka awal dalam menumbuhkan kemampuan copywriting.

Selain belajar membuat kalimat persuasif, Anda juga bisa menggunakan kalimat tersebut. Sehingga Anda dapat mengukur efektivitas kalimat persuasif yang sudah dibuat untuk menggerakan orang lain.

  • Rutin Latihan Membuat Copy

Tips belajar copywriting yang terakhir adalah rutin membuat copy. Tidak perlu khawatir jika Anda masih belum memiliki bisnis. Karena Anda bisa membuat copy untuk produk fiktif terlebih dahulu.

Anda juga bisa mengandaikan jika copy tersebut dibuat untuk suatu produk tertentu. Setelah itu bandingkan copy yang Anda buat dengan copy yang dimiliki oleh bisnis tersebut.

Baca, 10 Usaha yang Bakal Terus Ada dan Jaya di Masa Depan

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, semakin sering Anda membuat copy, maka kemampuan copywriting akan semakin baik. Oleh karena itu setidaknya buatlah satu copy dalam satu hari untuk mengasah kemampuan Anda.

Ada banyak cara yang bisa digunakan untuk membantu meningkatkan penjualan produk. Salah satu hal penting yang akan membantu peningkatan penjualan produk adalah copy di dalam strategi pemasaran.

Oleh karena itu seorang marketer atau pebisnis sebaiknya memiliki kemampuan copywriting yang baik. Dengan tips belajar copywriting di atas, Anda bisa memulai menumbuhkan kemampuan tersebut.

Tinggalkan komentar