Gaji Tinggi Bukan Jaminan Lolos BI Checking, Ketahui Skor Kredit Anda Di Sini!

Diperbarui pada Oktober 22nd, 2022 at 06:16 pm

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat pengajuan kredit, gaji tinggi bukan jaminan lolos BI Checking lho.

Publik sempat dibuat heboh dengan cerita yang viral di media sosial, seorang pegawai yang memiliki gaji tinggi mengalami penolakan saat pengajuan kredit ke bank.

Usut punya usut, ternyata hal tersebut disebabkan karena BI checking pegawai disebut jelek.

Dari sebuah akun menfess di twitter seorang follower menyebut ada pegawai bergaji tinggi tapi pengajuan kreditnya ditolak oleh bank.

Ini memicu banyak komentar yang mengalami kekhawatiran bahwa pengajuan KPR-nya akan ditolak oleh bank karena gajinya tidak terlalu besar.

Ada juga yang mempertanyakan bagaimana penghitungan terkait BI Checking dan apa saja kriteria agar lolos BI checking.

Gaji Besar Tapi Banyak Hutang

Gaji bukan satu-satunya alasan pengajuan kredit Anda diterima atau tidak.

Karena banyak orang yang bergaji besar namun juga memiliki hutang yang besar dan tercatat di Sistem Layanan Informasi Keuangan atau SLIK milik OJK. Misalnya hutang tagihan pada kartu kredit atau KUR.

Kalau yang gajinya besar saja belum pasti di-acc, apalagi yang gajinya kecil tapi hutangnya besar hehe.

Karena pihak OJK dan BI mengantisipasi terjadinya kredit macet mengingat hutang yang masih cukup besar pada lembaga keuangan lain.

Maka kecil kemungkinan seseorang ini akan mendapatkan acc untuk pengajuan kredit yang lebih besar, KPR atau kredit mobil misalnya.

Yang harus kawan-kawan ketahui adalah hutang yang masuk dalam catatan BI checking bukan hanya yang berasal dari sektor perbankan, namun juga termasuk hutang dari fintech berupa paylater atau P2P lending.

Maka bagi kawan-kawan yang terlalu konsumtif dan suka belanja dengan paylater, perhatikan bahwa catatan pembayaran Anda harus selalu baik.

Jika Anda mempunyai catatan kredit macet pada paylater atau P2P lending, besar kemungkinan Anda mendapatkan rapor merah pada BI checking.

Mengingat semua layanan keuangan baik yang konvensional maupun digital, kini sudah terdaftar di OJK.

Ini bagi layanan yang resmi ya, lain soal kalau ternyata Anda berhutang pada pinjol ilegal.

Selain beresiko pada diri Anda, pinjol ilegal juga tidak dilindungi oleh OJK.

Apa Itu BI Checking?

BI checking adalah istilah umum yang biasa dipakai oleh para pengguna layanan keuangan dan juga pegawai di sektor keuangan mulai dari bank sampai lembaga pembiayaan.

Dahulu istilah ini lebih dikenal dengan sebutan Sistem Informasi Debitur (SID) yang dikelola oleh Bank Indonesia (BI). Inilah mengapa sistem ini lazim disebut dengan BI checking.

Namun sekarang layanan ini dikelola oleh OJK dengan nama Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK)

SLIK merupakan sistem informasi terpadu yang dikelola oleh OJK untuk mendukung pelaksanaan tugas pengawasan dan layanan informasi bidang keuangan.

Hanya Ada Satu Aplikasi SLIK

Kami melacak ada beberapa aplikasi alternatif yang digunakan oleh masyarakat untuk mengetahui skor BI Checking mereka.

Salahsatunya adalah Skorlife, yang sebenarnya merupakan website financial planner bukan layanan kredit scoring.

Padahal menurut penuturan OJK, hanya ada satu aplikasi SLIK. Yaitu website resmi dari OJK https://konsumen.ojk.go.id/MinisiteDPLK/registrasi

Gaji Tinggi Bukan Jaminan Lolos Bi Checking, Ketahui Skor Kredit Anda Di Sini!

Anda bisa dengan mudah melakukan pendaftaran menggunakan email, kemudian tunggu verifikasi OJK maksimal 2 hari.

Jika data Anda valid, Anda bisa masuk ke akun SLIK Anda dan meminta formulir kredir skoring yang akan dikirim melalui email.

Berapa Skor Kredit Anda?

Setelah Anda mendapatkan formulir melalui email, Anda akan mengetahui berapa skor kredit yang keterangannya sebagai berikut.

Skor 1, status kredit lancar. Anda selalu memenuhi kewajiban untuk membayar cicilan setiap bulan beserta bunga hingga lunas tanpa pernah menunggak.

Skor 2, status kredit DPK atau Dalam Perhatian Khusus. Anda mempunyai tunggakan cicilan kredit 1-90 hari.

Skor 3, status kredit tidak lancar. Anda mempunyai tunggakan cicilan kredit 91-120 hari.

Skor 4, status kredit diragukan. Anda menunggak cicilan kredit 121-180 hari.

Skor 5, status kredit macet. Anda mempunyai tunggakan cicilan kredit lebih 180 hari.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar