Sebelum Merekrut Karyawan Baru, Pastikan Sudah Memperhatikan Hal Ini

Seiring berkembangnya bisnis, mungkin Anda perlu merekrut karyawan baru. Sebab jika tidak, proses operasional bisnis akan terhambat akibat kekurangan tenaga. Tentunya hal ini akan berdampak buruk terhadap bisnis secara keseluruhan.

Karena memang karyawan merupakan salah satu pilar penting di dalam perusahaan. Sebuah bisnis hebat hanya bisa dibangun jika di dalamnya terdapat karyawan yang hebat juga.

Namun perlu diakui bahwa untuk merekrut seorang karyawan hebat bukanlah hal mudah. Sebab jika salah pilih, Anda justru akan mendapatkan karyawan yang tidak sesuai harapan.

Akibatnya karyawan tersebut justru bisa membawa efek buruk terhadap berjalannya bisnis Anda. Untuk menghindari hal tersebut, kami telah menyiapkan beberapa informasi seputar proses rekrutmen karyawan untuk Anda pahami.

Pentingnya Merekrut Karyawan Baru yang Ideal

Sebelum Merekrut Karyawan Baru, Pastikan Sudah Memperhatikan Hal Ini
sebelum merekrut karyawan baru, pastikan sudah memperhatikan hal ini/unsplash

Sebelum kami membahas tentang hal yang harus diperhatikan dalam proses rekrutmen, kami akan membahas mengenai pentingnya mendapatkan karyawan ideal. Sehingga Anda dapat memahami alasan untuk serius melakukan rekrutmen karyawan.

Karena cukup sering ditemukan seorang pemilik bisnis yang asal menerima karyawan baru. Tentunya hal ini dapat berdampak buruk pada perusahaan di masa mendatang. Berikut adalah nilai penting mendapatkan karyawan ideal.

  • Cepat Beradaptasi

Karyawan ideal bukan hanya memiliki pemahaman dan kemampuan yang baik. Namun seorang karyawan ideal juga akan lebih cepat melakukan adaptasi dengan ritme kerja perusahaan Anda.

Sehingga tidak perlu waktu lama untuk karyawan baru tersebut menyesuaikan tempo pekerjaan yang telah ada sebelumnya. Anda juga tidak perlu terlalu memberikan pelatihan kepada karyawan baru tersebut.

Tentunya hal ini akan membuat biaya yang Anda keluarkan menjadi lebih kecil. Sebab jika terlalu lama berada dalam masa pelatihan, Anda harus mengeluarkan biaya modal, waktu dan pikiran lebih banyak.

  • Meningkatkan Performa Bisnis

Merekrut karyawan baru yang ideal sudah tentu akan membantu meningkatkan performa bisnis. Bahkan tidak jarang suatu bisnis dapat berkembang pesat karena masuknya seorang karyawan baru potensial.

Karena sudah tentu karyawan ideal harus memiliki pemahaman dan kemampuan yang mumpuni. Setidaknya pemahaman dan karyawan tersebut sesuai dengan batas minimal yang telah Anda tetapkan.

Tentu akan sangat lebih baik jika karyawan tersebut memiliki pemahaman dan kemampuan di atas rata-rata. Sehingga keberadaannya benar-benar akan memberikan dampak signifikan terhadap perusahaan Anda.

Namun memang perlu diakui menemukan karyawan baru seperti ini adalah hal sulit. Oleh karena itu proses rekrutmen harus benar-benar teliti agar jangan sampai Anda melewatkan karyawan potensial tersebut.

  • Menghindari Berbagai Masalah

Telah kami sebutkan sebelumnya bahwa proses merekrut karyawan baru harus diperhatikan agar tidak mendapatkan karyawan yang tidak sesuai harapan. Sebab karyawan yang tidak sesuai bukan hanya akan mengecewakan Anda.

Bisa saja karyawan baru tersebut justru menciptakan masalah baru yang sebelumnya tidak ada. Sehingga keberadaan karyawan tersebut bukannya memberikan pemecahan masalah justru menambah masalah di dalam perusahaan.

Anda juga perlu berhati-hati agar jangan sampai mendapat karyawan yang tidak jujur dan berpotensi melakukan tindak kriminal. Karena tidak sedikit bisnis yang hancur akibat ulah dari karyawannya sendiri.

Mula dari karyawan yang mengabaikan SOP, mencuri bahan baku perusahaan, bertindak tidak sesuai aturan, dan sebagainya. Oleh karena itu perhatikan baik-baik proses rekrutmen agar hal ini tidak terjadi.

Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Proses Merekrut Karyawan Baru

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Proses Merekrut Karyawan Baru
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Proses Merekrut Karyawan Baru/Unsplash

Saat ini Anda telah memahami pentingnya mendapatkan karyawan baru yang ideal. Pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana cara agar bisa mendapatkan karyawan ideal tersebut untuk masuk ke dalam bisnis Anda.

Hal ini bisa dimulai dari cara Anda melakukan proses rekrutmen. Pastikan Anda memperhatikan beberapa hal berikut ini agar orang-orang yang melamar adalah calon karyawan ideal.

  • Kejelasan Definisi Pekerjaan

Ketika Anda membuka lowongan pekerjaan, pasti akan mencantumkan informasi mengenai pekerjaan yang dibutuhkan. Pastikan definisi pekerjaan tersebut telah disampaikan secara jelas dan tegas. Sehingga calon pelamar benar-benar memahaminya.

Jelaskanlah job description yang akan dilakukan ketika pelamar diterima kerja. Sehingga pelamar bisa mengetahui gambaran umum pekerjaan yang akan mereka lakukan di perusahaan Anda nantinya.

Sayangnya masih banyak perusahaan yang tidak memperhatikan hal ini ketika hendak merekrut karyawan baru. Beberapa lowongan hanya mencantumkan kriteria yang dibutuhkan saja tanpa informasi mengenai job description.

Hal ini membuat banyak orang merasa cocok dengan lamaran tersebut dan memutuskan mendaftar. Sehingga justru Anda berpotensi menemukan calon pelamar yang kurang sesuai untuk mengisi posisi tersebut.

  • Menjalankan Proses Screening

Jika Anda mendapatkan banyak pelamar, maka Anda perlu melakukan proses screening untuk mempersingkat waktu. Sebab melakukan wawancara dengan seluruh pelamar sangat menguras waktu dan tenaga.

Ada banyak metode screening yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan karyawan ideal. Anda bisa mulai dari melakukan screening terhadap CV yang dikirimkan oleh para calon pelamar.

Pilihlah CV yang paling sesuai untuk mengisi posisi tersebut. Untuk CV yang tidak diterima, Anda bisa mengabarkan bahwa mereka belum mendapatkan kesempatan untuk lanjut ke tahap seleksi berikutnya.

  • Melakukan Review & Pengecekan

Hal penting lain yang harus Anda perhatikan saat merekrut karyawan baru adalah melakukan review dan pengecekan. Sebab tidak sedikit terjadi manipulasi data untuk mempermudah mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Beberapa hal yang bisa Anda cek seperti kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja. Sehingga Anda tidak akan menerima karyawan yang terlihat bagus di surat aplikasi namun jelek dalam kenyataannya.

Melakukan review dan pengecekan ini memang merepotkan khususnya jika ada banyak pelamar yang lolos proses screening. Namun hal ini sangat penting untuk menghindari calon karyawan yang kurang baik.

Karena jika untuk membuat CV saja mereka sudah melakukan manipulasi data, besar kemungkinan mereka juga akan melakukan kecurangan saat bekerja. Sehingga jangan sampai mereka berhasil masuk menjadi bagian bisnis Anda.

  • Melakukan Wawancara secara Tepat

Salah satu proses yang pasti dilakukan ketika merekrut karyawan baru adalah wawancara. Hal ini dilakukan untuk mengenal dan memahami kandidat dengan lebih baik dan dalam.

Untuk mendapatkan karyawan ideal, pastikan Anda melakukan wawancara secara tepat. Artinya, Anda harus menyusun pertanyaan wawancara sebaik mungkin untuk bisa memahami kandidat yang melamar di posisi tersebut.

Pekerjaan ini sebenarnya adalah hal yang terbilang mudah bagi seorang HR. Namun jika bisnis Anda belum memiliki divisi HR, Anda harus memperhatikan hal ini dengan sebaik mungkin.

Salah satu tips yang bisa Anda terapkan adalah membuat pertanyaan dalam bentuk studi kasus. Hal ini berguna untuk memahami kandidat ketika menghadapi suatu masalah dan caranya dalam memecahkan masalah tersebut.

  • Memahami Harapan Kandidat

Hal yang juga cukup penting saat merekrut karyawan baru adalah memahami harapan mereka. Sebab hal ini bisa memberikan gambaran masa depan mengenai posisi mereka ketika diterima di perusahaan Anda.

Anda perlu memahami beberapa hal seperti kemungkinan mereka keluar dari perusahaan, benefit yang diharapkan serta peluang karir di masa mendatang. Sehingga Anda juga bisa memberikan penyikapan yang tepat.

Karena sering ditemukan seorang karyawan merasa kecewa dan memutuskan resign hanya dalam beberapa bulan bekerja. Tentunya hal ini membuat pengeluaran perusahaan menjadi besar karena harus melakukan proses rekrutmen kembali.

Memahami harapan karyawan juga menunjukkan peluang karyawan tersebut berkembang di masa mendatang. Sehingga Anda akan mendapatkan karyawan yang potensial menjadi lebih baik untuk masa depan perusahaan.

Kriteria Wajib Seorang Karyawan Baru

Kriteria Wajib Seorang Karyawan Baru
Kriteria Wajib Seorang Karyawan Baru/Unsplash

Dengan memperhatikan proses saat merekrut karyawan baru, maka Anda bisa memperbesar kemungkinan mendapatkan karyawan ideal. Untuk melengkapi proses tersebut, pastikan Anda menaruh perhatian lebih pada calon karyawan dengan kriteria berikut.

  • Jujur

Kriteria pertama yang wajib Anda perhatikan adalah kejujuran. Sebab kejujuran adalah dasar integritas yang dimiliki oleh seorang karyawan. Tanpa adanya kejujuran, seorang karyawan akan sering menyebabkan masalah.

Kejujuran juga bisa membuat nama baik perusahaan meningkat. Terlebih jika calon karyawan tersebut nantinya bekerja dengan berhubungan langsung kepada para pelanggan. Maka perusahaan Anda akan memiliki citra yang baik.

Ada banyak cara untuk bisa melihat kejujuran calon karyawan. Mulai dari melihat CV dan surat lamaran yang dikirimkan hingga cara mereka dalam menjawab setiap pertanyaan saat proses interview.

  • Memiliki Kemampuan komunikasi yang Baik

Anda juga perlu memperhatikan kemampuan komunikasi ketika merekrut karyawan baru. Sebab hal ini sangat penting untuk dimiliki oleh setiap karyawan apapun posisi yang ditempatinya di dalam perusahaan.

Bahkan meski pekerjaannya tidak berhubungan langsung dengan pelanggan, kemampuan berkomunikasi tetaplah penting. Hal ini berguna untuk mencegah terjadinya kesalahan komunikasi yang bisa menyebabkan konflik antar karyawan.

Karena beberapa masalah di dalam perusahaan sering disebabkan karena kesalahan komunikasi antar karyawan. Sehingga antar karyawan menjadi saling serang dan membuat kinerja perusahaan Anda terhambat.

Karyawan yang memiliki kemampuan komunikasi baik juga akan lebih mudah dalam menerima dan menjalankan tugas. Sehingga Anda tidak perlu mengeluarkan banyak tenaga untuk menjelaskan berbagai hal padanya.

  • Passion Karyawan

Merupakan hal yang sangat baik jika Anda merekrut karyawan baru dengan passion tinggi. Sebab passion yang tinggi akan membuat karyawan tersebut bersemangat untuk menjalankan pekerjaan.

Passion karyawan juga menunjukkan motivasinya dalam bekerja. Seorang dengan passion tinggi bukan hanya mengharapkan gaji dari pekerjaan. Namun ia memang ingin melakukan pekerjaan tersebut dengan sungguh-sungguh.

Hal ini membuat kualitas pekerjaan seseorang dengan passion dan tanpa passion berbeda. Meski memiliki gaji yang sama, karyawan dengan passion akan melakukan pekerjaan mereka sebaik mungkin.

  • Kesesuaian dengan Budaya Perusahaan

Setiap perusahaan tentu memiliki budaya tersendiri. Oleh karena itu sebaiknya Anda merekrut karyawan baru yang sesuai dengan budaya di perusahaan Anda. Sehingga mereka akan lebih cepat beradaptasi.

Tentunya Anda juga perlu menyampaikan budaya tersebut ketika proses rekrutmen berlangsung. Sehingga calon karyawan juga bisa memahami apakah mereka akan cocok bekerja di perusahaan Anda.

Hanya saja memang menilai kecocokan karyawan dengan budaya perusahaan ketika proses rekrutmen adalah hal yang cukup sulit. Sebab kebanyakan calon karyawan akan mengatakan mereka siap mengikuti budaya perusahaan Anda.

Oleh karena itu Anda harus melakukan penilaian secara lebih dalam berdasarkan data yang dimiliki. Sehingga dapat diketahui apakah calon karyawan memang benar-benar bisa mengikuti budaya perusahaan.

Salah satu faktor penting dalam keberhasilan perusahaan adalah karyawan. Oleh karena itu setiap pemilik bisnis tentu berharap bisa mendapatkan karyawan ideal di dalam perusahaan mereka.

Namun memang untuk mendapatkan calon karyawan ideal bukanlah hal mudah. Pastikan Anda memperhatikan beberapa hal di atas ketika merekrut karyawan baru agar mendapatkan karyawan ideal.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar