9 Tips Jadi Reseller Online Sukses dan Cuan Melimpah!

Diperbarui pada April 6th, 2022 at 06:09 am

Berjualan online memang saat ini menjadi salah satu pilihan profesi yang sangat menjanjikan. Apalagi semenjak pandemi Covid-19 berkepanjangan yang melanda dunia dan Indonesia, dalam dua tahun terakhir kita memang seolah makin terbiasa dengan internet. Anda bahkan bisa merangkai asa menjadi seorang reseller online sukses lewat berjualan di dunia maya.

Tunggu, kenapa harus reseller online?

Karena memang reseller adalah salah satu pilihan profesi yang cocok untuk pemula, sehingga tidak sulit untuk dipelajari. Saat Anda menjadi seorang reseller, Anda tinggal mencari produsen maupun distributor (pemasok) produk yang memang dibutuhkan oleh pasar. Lalu beli produk tersebut dengan harga yang lebih murah dan dijual kembali dengan selisih harga tertentu demi keuntungan bisnis.

Hanya saja dalam perjalanannya, menjadi reseller yang sukses ternyata bukanlah hal mudah. Anda juga harus siap dengan kemunculan kompetitor yang bakal mempengaruhi omzet bisnis. Nah, supaya bisa mewujudkan asa sebagai reseller online sukses, mungkin ulasan berikut ini bisa coba Anda pelajari.

Baca juga: Jangan Menyerah, Ini Penyebab dan Solusi Omzet Penjualan Anjlok

Inilah Tips Reseller Online Sukses yang Wajib Dicoba

Seperti yang sudah banyak diketahui, salah satu tantangan untuk menjadi reseller online sukses adalah persaingan yang cukup tinggi. Namun kondisi ini jangan membuat Anda patah semangat atau pesimis, karena ada sejumlah tips yang bisa coba dilakukan supaya Anda bisa menjadi seorang reseller yang berhasil, apa saja? Simak ulasannya berikut ini:

1. Pelajari Pesaing

Posisi kompetitor tentu dapat membahayakan posisi Anda sebagai reseller online. Tidak dapat dimungkiri, semakin banyak reseller, semakin ketat pula persaingan. Akibatnya, proses perputaran barang semakin lambat.

Apalagi jika pesaing memonopoli harga barang. Di mana harga yang ditetapkan pesaing jauh lebih murah dibandingkan harga yang Anda tetapkan. Lain halnya jika sudah memiliki pelanggan tetap.

Proses perputaran barang tidak terkena dampak yang siginifikan. Selain persaingan harga, Anda dan kompetitor juga akan bersaing di sektor kualitas produk. Juga dalam hal pelayanan bisnis online.

2. Catat Biaya Operasional

Pastikan untuk selalu memperhitungkan soal biaya operasional, baik untuk pengadaan stok produk yang dijual dan lain sebagainya. Jangan sampai, muncul biaya-biaya lain yang nantinya tidak dapat dipenuhi karena keterbatasan modal.

Meskipun punya modal lebih, dengan membuat perhitungan biaya operasional, ini akan lebih memudahkan dalam mengelola finansial bisnis reseller yang dijalankan. Sehingga bisa lebih tahu, kemana modal dibelanjakan dan untuk apa saja. Selain itu pahami juga jika penghitungan biaya tersebut sangat penting, supaya bisa lebih mudah dalam memetakan besar nilai untung rugi dari setiap penghasilan yang didapatkan.

3. Pilih Produk Lewat Riset Pasar

Salah satu keunggulan menjadi reseller adalah Anda memiliki banyak sekali pilihan produk untuk dijual. Hanya saja supaya dapat memaksimal omzet, Anda tentu harus dapat memilih produk yang tepat dan benar-benar dibutuhkan pasar. Bagaimana caranya menentukan produk yang tepat? Lakukan riset pasar.

Baca juga: Minim Risiko, Ini Trik Sukses Jalani Bisnis Bareng Keluarga

Yap, melalui riset pasar yang tepat maka Anda akan tahu seperti apa tren produk yang tengah dibutuhkan konsumen. Misalkan saja Anda memilih ingin berjualan pakaian dengan target pasar perempuan muda usia 20-35 tahun. Di bulan suci ramadan nanti, kelompok usia ini sangatlah membutuhkan busana muslim, sehingga jika Anda menjadi reseller busana muslim khusus untuk pangsa pasar perempuan muda, bakal laris manis.

Namun tetap meskipun Anda bukanlah pihak yang memproduksi barang itu langsung, Anda harus tetap teliti dalam menilai kualitasnya. Kualitas produk yang buruk meskipun berharga murah justru akan membuat calon pembeli kabur.

4. Cari Supplier Terpercaya

Cara berikutnya agar bisa jadi reseller sukses adalah memastikan soal daftar supplier yang akan mensuplai produknya untuk kamu jual. Hal ini membuat seorang reseller harus bisa memastikan bahwa supplier yang dipilihnya merupakan pihak resmi dilengkapi identitas yang akurat. Pastikan juga jika supplier tersebut memiliki track record yang bersih, baik dan amanah.

Sebab jika memang supplier ini akurat, maka produk yang nantinya dijual pun bisa dipertanggungjawabkan dengan sebaik mungkin. Dengan begitu, kamu yang jadi reseller-nya juga tak harus ikut pusing jika terjadi masalah dengan produk yang dijual.

5. Pilih Strategi Pemasaran

Tips selanjutnya ialah menetapkan teknik atau strategi pemasaran yang tepat. Ketika Anda hanya menjual produk di satu pasar saja, kapan bisnis akan berputar? Bisa-bisa bisnis hanya bergerak di situ-situ saja atau bahkan mengalami kebangkrutan.

Adapun metode pemasaran yang tepat untuk menjajakan bisnis online ialah melalui media sosial, media cetak (majalah, koran, atau surat kabar), ataupun media elektronik (televisi dan radio). Pilih metode mana yang paling cocok untuk produk yang Anda jual.

6. Harga Jual Tepat

Hal lain yang harus diperhatikan untuk menjadi reseller sukses adalah kemampuan dalam menentukan harga jual produk secara cermat. Biasanya, penentuan harga produk ini bisa dilakukan setelah mendapat kesepakatan jumlah komisi yang diberikan oleh supplier.

Penentuan harga jual ini cukup penting karena akan membuat produk jualan lebih bersain, pastikan tidak terlalu murah atau terlalu mahal. Karena harga yang terlalu murah bisa dianggap berkualitas buruk, sementara jika terlalu mahal bisa menurunkan minat beli. Sesuaikan juga dengan target pasar yang dibidik, karena harga bisa jadi sangat relatif.

7. Maksimalkan Media Sosial

Promosi di media sosial menjadi salah satu dari teknik pemasaran paling ampuh dalam bisnis online. Metode promosi biasanya dilakukan melalui akun media sosial, misalnya Facebook dan Instagram. Anda juga dapat mencoba media sosial lainnya, seperti Twitter, blog, ataupun online marketplace.

Cara promosi di media sosial juga sangat mudah, yaitu dengan membuat akun khusus untuk bisnis online, posting foto, dan testimoni. Testimoni berguna sebagai tanda bukti atas transaksi penjualan yang berfungsi untuk menambah kredibilitas Anda sebagai reseller online.

Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini 8 Manfaat Kartu Kredit Untuk Bisnis

8. Tawarkan Metode Pembayaran

Di era serba canggih seperti sekarang, banyak orang yang lebih suka dengan metode pembayaran paling mudah sekaligus praktis. Jadi pastikan saja, toko online yang sedang dibangun sudah dilengkapi dengan banyak cara pemesanan sekaligus pembayaran demi kemudahan konsumen. Kemudahan ini akan menarik minat konsumen untuk berbelanja tanpa pikir panjang.

Coba bayangkan, jika toko online hanya menyediakan satu jenis layanan pembayaran yang sulit digunakan. Jika demikian, kemungkinan calon konsumen yang tertarik membeli akan mengurungkan niatnya. Kalau sudah begini, siapa yang rugi?

9. Branding Produk Menarik

Mengingat para reseller online ini tidak bisa lepas dari media sosial, maka sangat wajib untuk memiliki strategi branding. Perlu diketahui, bahwa branding memiliki arti yang sangat penting dalam dunia online shop.

Karena mampu menarik pelanggan sesuai target pasar yang dikehendaki meski produk yang dijual dikelilingi kompetitor yang menjual produk yang sama. Branding yang tepat juga akan meningkatkan brand awareness dari calon pelanggan, sehingga mereka akan lebih mudah mengenali produk yang kamu tawarkan.

Bagaimana? Masih berpikir bahwa menjadi reseller online sukses itu sebuah hal yang tidak mungkin? Tentunya jika Anda sudah mempelajari sejumlah hal di atas, Anda akan melontarkan pendapat berbeda. Karena seperti layaknya bisnis pada umumnya, dibutuhkan perjuangan dan semangat tinggi dalam merah sukses, termasuk jadi reseller. Jadi, jangan pernah pantang menyerah.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar