Rahasia Pakai Kartu Kredit Supaya Makin Hemat! Tertarik?

Diperbarui pada Maret 3rd, 2022 at 05:53 am

Jika bicara mengenai kartu kredit, maka yang identik terlintas di benak kita adalah sesuatu yang boros. Ya, kartu kredit memang kerap dianggap sebagai biang kerok gaya hidup konsumtif serta merugikan penggunanya. Padahal apakah memang selalu seperti itu? Tentu saja tidak karena ada beberapa rahasia pakai kartu kredit yang tak diketahui semua orang.

Tunggu, rahasia pakai kartu kredit?

Apa maksudnya?

Apakah artinya ada cara untuk lebih bijak menggunakan produk keuangan yang satu ini?

Yap, tepat sekali. Anda bahkan bisa juga berpeluang membuat hidup jadi lebih hemat berkat penggunaan kartu kredit secara tepat. Karena bagaimanapun juga, produk yang dikeluarkan oleh instansi perbankan ini pada dasarnya dirilis untuk mempermudah kehidupan nasabahnya. Sehingga jika digunakan dengan bijaksana, Anda bahkan dapat menciptakan gaya hidup hemat.

Seperti yang Anda tahu, gaya hidup hemat adalah sesuatu yang mudah untuk diucapkan, tapi faktanya amat sangat sulit untuk dilakukan. Ada banyak sekali hal yang membuat gaya hidup ini seolah tak bisa terwujud terutama bagi kalangan produktif dengan penghasilan menggiurkan. Tenang tak perlu cemas, ada baiknya Anda mulai belajar rahasia pakai kartu kredit secara tepat.

Manfaat Kartu Kredit yang Wajib Diketahui

Menurut Bank Indonesia, Kartu kredit adalah Alat Pembayaran dengan Menggunakan Kartu (APMK) yang dapat digunakan untuk melakukan pembayaran atas kewajiban yang timbul dari suatu kegiatan ekonomi, termasuk transaksi pembelanjaan, untuk melakukan penarikan tunai.

Kewajiban pembayaran pemegang kartu dipenuhi terlebih dahulu oleh penerbit kartu kredit dalam hal ini bank, dan pemegang kartu berkewajiban untuk melakukan pembayaran pada waktu yang disepakati baik dengan pelunasan secara sekaligus (charge card) ataupun dengan pembayaran secara angsuran.

Jadi sederhananya, kartu kredit diciptakan sebagai alat pembayaran nontunai di mana transaksi yang kamu lakukan jadi tanggungan bank. Singkat kata, kamu berutang pada bank dan kamu wajib melunasinya.

Jumlah transaksi kartu kredit pun ada batasnya lho. Ini yang disebut limit kartu kredit. Untuk itu, kamu bijak memakai, Kalau bisa jangan sampai menyentuh limit agar bayar cicilannya menjadi lebih ringan. Dilansir LIfepal, berikut beberapa manfaat punya kartu kredit:

1. Transaksi Lebih Praktis

Praktis dan mudah, itulah yang menjadi manfaat yang kamu rasakan dengan memakai kartu kredit. Bukannya kartu debit atau ATM juga praktis dan mudah ya? Emang benar pakai kartu debit atau ATM mirip dengan pakai kartu kredit.

Pasalnya, kedua kartu ini sama-sama pembayaran nontunai. Bedanya, kalau pakai kartu debit atau ATM, uang kamu dalam rekening bank langsung terpotong sesuai jumlah yang ditransaksikan. Sementara kalau pakai kartu kredit, kamu bisa transaksi dengan cara dicicil.

2. Banyak Promo Belanja

Ini lagi yang membedakannya dengan kartu debit atau kartu ATM. Promo belanja dan rewards bisa kamu dapatkan lebih banyak dengan menggesekkan kartu kredit buat sejumlah transaksi. Mulai dari promo makan, travel, penginapan, hingga belanja. Promo yang diberikan umumnya berupa diskon. Ada diskon 10 persen, 15 persen, 20 persen, hingga 60 persen buat momen tertentu. Ini masih ditambah rewards berupa poin yang bisa ditukarkan.

3. Transaksi Luar Negeri

Kamu juga bakal merasakan manfaat kartu kredit saat berada di luar negeri. Sebab, kamu tidak perlu lagi menukarkan uangmu ke mata uang negara yang kamu tuju demi bisa transaksi.

Dengan gunakan kartu kredit, kamu bisa lakukan transaksi di mana pun kamu berada. Kenapa bisa gitu? Soalnya label Visa dan Mastercard yang melekat di alat pembayaran nontunai ini menjadi akses buat kamu transaksi di banyak negara.

4. Fasilitas Perlindungan

Kamu dapat mencoba menghubungi penerbit kartu kredit jika terjadi masalah atau perselisihan di seputar pembelian suatu produk. Sebab sebagian besar perusahaan atau bank penerbit kartu kredit biasanya menawarkan fasilitas perlindungan.

Bahkan, saat ini banyak kartu kredit yang menyediakan garansi atau asuransi tambahan untuk barang-barang yang dibeli, melebihi masa garansi yang diberikan penjual. 

Apabila sebuah barang yang kamu beli dengan kartu kredit menjadi rusak setelah masa garansi dari penjual habis, kamu dapat mencoba menghubungi perusahaan penerbit kartu kredit tersebut. Hal seperti ini tidak mungkin dilakukan jika kamu membeli barang secara tunai.

5. Bantu Kelola Keuangan

Keuntungan kartu kredit yang lainnya adalah kamu akan mendapat kemudahan saat mengelola keuangan dengan baik dan mencatat transaksi keluar-masuk. Sebab setiap pengeluaran akan tercatat secara otomatis dalam lembar tagihan yang kamu terima setiap bulannya.

Hal ini memudahkan kamu dalam merencanakan anggaran keuangan. Kita dapat mengetahui ke mana sebagian besar uang dibelanjakan, dan mengevaluasinya di akhir bulan. Selain itu, saat melakukan pembelian dalam jumlah besar, kamu dapat mengatur sesuai dengan rencana anggaran dan kemampuan kamu.

6. Dipakai Saat Darurat

Penggunaan kartu kredit dan yang paling digemari penggunanya adalah bisa digunakan dalam keadaan darurat. Tak hanya sebagai pembayaran cicilan, kartu kredit juga bisa dipakai untuk menarik uang tunai di ATM melalui fitur cash advance, lho.

Dengan fitur ini, pengguna kartu kredit bisa mendapatkan pinjaman instan tanpa jaminan apapun hanya dengan menggunakan kartu kredit untuk mengambil uang di ATM. Menarik bukan?

Namun perlu diingat, setiap transaksi tarik tunai akan dikenakan biaya dan juga ada limit pengambilan dana tunai yang dibatasi. Bunga yang dikenakan pada setiap penarikan dana tunai menggunakan kartu kredit rata-rata sebesar 4 hingga 6 persen dengan biaya layanan minimal rata-rata Rp50 ribu.

7. Syarat Pengajuan KTA

Kalau kamu butuh dana mendesak dalam jumlah yang besar, kamu bisa memanfaatkan produk kredit tanpa agunan alias KTA. Sebab, kepemilikan kartu kredit adalah salah satu syarat untuk mengajukan kredit tanpa agunan.

Ya, beberapa KTA mewajibkan kepemilikan kartu kredit selama minimal satu tahun sebagai syarat pengajuan KTA ini untuk melihat rekam jejak keuangan. Nah, dengan kepemilikan kartu kredit, kamu akan lebih mudah dalam mendapatkan pinjaman ini.

Inilah Rahasia Pakai Kartu Kredit Agar Hidup Makin Hemat

Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan, tak pelak jika akhirnya kartu kredit dianggap sebagia salah satu produk perbankan unggulan. Bahkan tak hanya bank-bank instansi pemerintah saja, perbankan swasta juga saling berlomba merilis kartu kredit dengan berbagai penawaran. Nah, supaya produk ini tidak merugikan finansial, berikut sejumlah rahasia pakai kartu kredit:

1.  Berburu Diskon Transaksi

Sekarang ini sudah banyak kartu kredit yang memberikan diskon untuk pembelanjaan kebutuhan sehari-hari di supermarket. Anda bisa memanfaatkan diskon atau potongan harga yang rata-rata sekitar 10 persen ini untuk membeli barang-barang kebutuhan pokok tiap bulan.

2.  Pakai Poin untuk Belanja

Belanja mendapatkan diskon potongan harga, setelah itu dapat point rewards dari total belanjaan pastinya sangat menguntungkan. Sebab point reward yang didapatkan dan dikumpulkan juga bisa digunakan untuk belanja lagi.

Persyaratan untuk mendapatkan insentif dari penggunaan kartu kredit juga beragam, tergantung dari kebijakan provider kartu kredit. Beberapa penyedia kartu kredit mengharuskan pengguna untuk berbelanja produk atau di tempat tertentu agar bisa mendapatkan reward point.

Ada juga kartu kredit yang hanya digunakan untuk belanja saja secara otomatis langsung mendapatkan point rewards. Jadi, dengan Anda memanfaatkan fitur ini, pengeluaran berbelanja bisa jauh lebih hemat.

3. Pilih Kartu Kredit yang Sesuai

Dengan mengetahui bahwa kartu kredit memiliki fitur reward point yang beragam, Anda perlu melakukan riset reward yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Saat akan memilih jasa kartu kredit, pastikan keuntungan yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan bulanan Anda.

Tak jarang juga jika kartu kredit memberikan promosi berupa potongan harga pada produk ataupun supermarket yang sering Anda gunakan. Jadi, dengan memahami secara seksama semua insentif dan promosi yang ditawarkan, Anda dapat memilih kartu kredit sesuai dengan kebutuhan Anda.

4.  Sering Cek Promosi

Ada kalanya provider kartu kredit yang Anda gunakan melakukan kerjasama dengan perusaahan tertentu. Saat kerjasama telah terjalin, penyedia kartu kredit Anda mungkin memiliki promosi ataupun penawaran yang memberi keuntungan baru pada Anda. Persaingan provider kartu kredit seringkali membuka peluang baru untuk Anda bisa berhemat. Tujuannya tidak lain adalah untuk menggaet nasabah baru dengan cakupan lebih luas.

Dengan sering memeriksa penawaran terbaru dari banyak penyedia kartu kredit, Anda dapat memastikan keuntungan yang dibutuhkan dari penggunaan kartu kredit. Kesempatan agar pengeluaran lebih menyusut pun akan semakin banyak.

5. Jangan Menunggak

Salah satu kesalahan yang dilakukan nasabah kartu kredit adalah menyepelekan denda tagihan saat telat membayar tagihan. Denda karena jatuh tempo mungkin terlihat tidak signifikan, namun tetap saja hal itu adalah pemborosan yang tidak perlu dilakukan.

Dengan membayar tagihan kartu kredit secara disiplin, Anda tidak harus mengeluarkan biaya tambahan selain bunga kartu kredit. Banyak provider kartu kredit juga akan memberikan poin hadiah saat Anda membayar dengan tepat waktu. Jadi, usahakan untuk tidak telat membayar tagihan kartu kredit Anda agar pengeluaran tidak membengkak dan Anda bisa mendapatkan point reward tambahan yang bisa ditukar dengan hadiah.

Kesimpulan

Melalui ulasan di atas, pada dasarnya terbukti bahwa tak selamanya kartu kredit itu buruk. Produk ini memang berpotensi tinggi membuat kita menjadi pribadi yang luar biasa konsumtif dan sangat boros, sehingga malah kehilangan penghasilan, atau bahkan pekerjaan. Namun jika digunakan dengan bijaksana dan cermat, Anda justru bisa makin hemat.

Asalkan menerapkan sejumlah rahasia pakai kartu kredit di atas, Anda tentu bisa tenang menggunakan produk ini. Bahkan bukan tak mungkin jika penggunaan kartu kredit yang rutin dan sangat bijaksana, akan membantu Anda untuk menjadi lebih hemat dalam hal pengeluaran, sehingga mampu meningkatkan pos keuangan lainnya seperti investasi.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar