Mulai Kurangi Kebiasaan Buruk yang Bikin Boros Ini Kalau Ingin Kaya

Tahukah Anda bahwa ada banyak kebiasaan buruk yang bikin boros. Sayangnya banyak orang yang secara sadar maupun tidak, memiliki kebiasaan ini. Sehingga mereka menjadi sulit untuk mengatur kondisi keuangan.

Jika Anda juga mengalami masalah dalam mengatur keuangan, bisa jadi Anda memiliki kebiasaan buruk ini tanpa disadari. Karena memang beberapa kebiasaan terkesan biasa saja padahal memiliki dampak buruk.

Tentunya kebiasaan ini harus mulai dikurangi jika Anda ingin mencapai tujuan finansial di masa mendatang. Namun memang mengubah suatu kebiasaan bukanlah hal yang bisa dibilang mudah.

Oleh karena itu, melalui artikel ini kami akan menunjukkan cara untuk mengurangi kebiasaan buruk tersebut. Silakan simak penjelasan kami berikut agar Anda bisa terhindar dari kebiasaan buruk penghambat kekayaan.

Contoh Kebiasaan yang Bikin Boros

Mulai Kurangi Kebiasaan Bikin Boros Ini Kalau Ingin Kaya
Mulai Kurangi Kebiasaan yang Bikin Boros Ini Kalau Ingin Kaya/Unsplash

Sebelum membahas cara mengubah kebiasaan buruk, tentu Anda perlu tahu apakah diri Anda memang memiliki kebiasaan buruk tersebut atau tidak. Karena itu kami akan menjelaskan beberapa kebiasaan buruk terlebih dahulu.

Dengan begitu Anda bisa mengidentifikasi apakah saat ini Anda memiliki kebiasaan buruk yang menyebabkan sulit mengatur keuangan atau tidak. Berikut adalah beberapa kebiasaan buruk tersebut.

  • Berbelanja Tanpa Mencatat Besaran Pengeluaran

Berbelanja untuk membeli kebutuhan atau keinginan tentu bukanlah sebuah masalah. Namun jika Anda tidak mencatat besaran pengeluaran saat berbelanja, maka berpotensi membuat Anda lebih boros.

Sebab dengan tidak melakukan pencatatan, Anda menjadi kurang sadar mengenai besaran uang yang habis untuk berbelanja. Sehingga Anda akan lebih mudah mengeluarkan uang di kemudian hari.

Contoh dari dampak buruk kebiasaan ini adalah perasaan bahwa uang sudah habis secara tiba-tiba. Padahal sebenarnya dalam beberapa hari Anda telah belanja dengan nominal cukup besar.

Hanya saja karena tidak dicatat, besaran tersebut seperti tidak ada rasanya. Oleh karena itu kebiasaan buruk yang satu ini harus mulai Anda kurangi bahkan diubah.

  • Menyalakan TV Hanya agar Ramai

Kebiasaan buruk yang bikin boros selanjutnya adalah menyalakan TV namun hanya untuk membuat suasana menjadi tidak sepi. Sehingga TV tidak ditonton dan tetap dibiarkan menyala selama seharian penuh.

Kebiasaan ini biasanya dilakukan oleh orang-orang yang tinggal sendiri. Sebab ketika Anda tinggal sendiri, pasti ada perasaan sepi yang membuat kegiatan di dalam rumah menjadi tidak nyaman.

Untuk sedikit mengurangi perasaan sepi tersebut, kebanyakan orang akan menyalakan TV hanya agar ada suara ramai. Tentunya kebiasaan ini akan membuat tagihan listrik menjadi lebih besar.

Oleh karena itu kebiasaan menyalakan TV hanya untuk membuat suasana ramai harus mulai dikurangi. Sehingga tagihan listrik tidak akan membengkak dan membuat tabungan Anda habis.

  • Membiarkan Keran Bocor
Membiarkan Keran Bocor
Membiarkan Keran Bocor/Unsplash

Seringkali seseorang membiarkan keran yang bocor di kamar mandi atau wastafel. Padahal hal ini merupakan salah satu kebiasaan buruk yang bikin boros yang harus dihindari.

Sebab dengan membiarkan keran bocor akan membuat mesin air sering menyala. Sehingga biaya listrik juga akan menjadi semakin tinggi jika kebocoran keran dibiarkan terus menerus.

Belum lagi jika Anda menggunakan air PAM. Maka kebocoran pada keran akan membuat tagihan air menjadi lebih besar daripada seharusnya. Sehingga segera perbaiki keran yang mengalami kerusakan.

Memang benar bahwa memperbaiki keran memerlukan biaya tambahan. Namun justru biaya yang harus Anda tanggung akan menjadi lebih besar jika kerusakan keran tidak segera diperbaiki.

  • FOMO

FOMO atau fear of missing out juga merupakan salah satu kebiasaan buruk yang bikin boros. Bagi Anda yang belum tahu, FOMO adalah kondisi ketika Anda ingin selalu mengikuti tren.

Mulai dari fashion, makanan, gadget, film dan segala hal yang sedang tren ingin Anda ikuti agar tidak tertinggal. Tentunya untuk mengikuti semua itu diperlukan biaya yang tidak sedikit.

Karena itu terkadang seseorang sulit menabung karena lebih memilih mengeluarkan uang untuk mengikuti tren. Padahal tidak semua tren harus Anda ikuti. Beberapa tren justru membuat Anda menjadi seorang yang konsumtif.

Contoh seperti selau ingin menonton film yang sedang ramai diperbincangkan padahal Anda tidak menyukai genre film tersebut. Sehingga Anda harus keluar uang untuk hal yang tidak disukai.

  • Mengambil Keputusan Tanpa Perencanaan

Salah satu kebiasaan buruk yang bikin boros lainnya adalah mengambil keputusan tanpa melakukan perencanaan. Denga kata lain adalah melakukan tindakan yang bersifat impulsif pada berbagai hal.

Contoh seperti ketika diajak teman berlibur, Anda langsung mengiyakan untuk ikut liburan. Hal ini tentu akan membuat Anda mengeluarkan uang secara lebih besar dan tidak terkontrol.

Oleh karena itu sangat penting untuk selalu membuat perencanaan dalam berbagai hal. Sehingga Anda bisa melakukan pertimbangan yang matang terhadap setiap keputusan agar kondisi keuangan tetap terjaga.

Akan lebih baik lagi jika sedari awal Anda sudah memiliki perencanaan keuangan yang matang. Sehingga Anda dapat menjadikan rencana keuangan tersebut sebagai acuan dalam mengambil berbagai keputusan.

Cara Mengurangi Kebiasaan Tersebut

Cara Mengurangi Kebiasaan Tersebut
Cara Mengurangi Kebiasaan Tersebut/Unsplash

Beberapa kebiasaan di atas sering dimiliki oleh seseorang baik secara sadar maupun tidak. Jika Anda memiliki beberapa kebiasaan di atas, maka harus mulai mengubahnya dari sedini mungkin.

Namun memang mengubah suatu kebiasaan bukanlah hal mudah. Oleh karena itu kami akan membagikan beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mengubah kebiasaan buruk tersebut.

  • Bangun Kebiasaan Baru

Untuk mengubah suatu kebiasaan, maka Anda perlu membangun kebiasaan baru. Sehingga selain menghilangkan kebiasaan buruk, Anda juga akan memiliki kebiasaan yang lebih baik untuk menjaga kondisi keuangan.

Kebiasaan baru yang harus dibangun tentu adalah berkebalikan dari kebiasaan buruk sebelumnya. Contoh jika sebelumnya Anda berbelanja tanpa mencatat, maka Anda harus mulai melakukan pencatatan pengeluaran secara rutin.

Ketika kebiasaan baru ini telah terbangun, maka dengan sendirinya kebiasaan lama akan hilang. Sehingga Anda tidak lagi menjadi pribadi yang boros dan lebih mampu mengendalikan kondisi keuangan.

  • Lakukan Bersama Orang Lain

Mengurangi atau menghilangkan kebiasaan buruk yang bikin boros akan lebih baik jika Anda lakukan bersama orang lain. Entah itu teman, kerabat ataupun pasangan yang bisa mengingatkan jika kebiasaan buruk terulang.

Dengan adanya orang lain, Anda akan menjadi lebih disiplin dalam mengurangi bahkan menghilangkan kebiasaan tersebut. Sebab seringkali seseorang gagal menghilangkan kebiasaan karena tidak ada yang mengawasi.

Sehingga orang tersebut menjadi lebih permisif terhadap terjadinya kebiasaan buruk. Pada akhirnya kebiasaan buruk yang hendak dikurangi atau dihilangkan masih tetap dilakukan seperti sedia kala.

Tidak perlu ragu untuk mengajak orang lain mengubah kebiasaan buruk yang dimiliki. Sehingga Anda dan orang tersebut bisa sama-sama berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya.

  • Hindari Pemicu Kebiasaan Buruk

Perlu Anda pahami bahwa kebiasaan buruk yang bikin boros dapat ditimbulkan oleh suatu pemicu tertentu. Sehingga untuk mengurangi atau menghilangkan kebiasaan tersebut, Anda harus menghindari pemicunya.

Contoh saja seperti kebiasaan FOMO yang membuat Anda menjadi konsumtif. Biasanya kebiasaan ini muncul karena melihat tren yang berkembang di media sosial seperti Instagram atau twitter.

Sehingga untuk mengurangi kebiasaan FOMO tersebut, Anda harus mengurangi waktu penggunaan media sosial. Dengan begitu perasaan FOMO tidak akan begitu besar sehingga mendorong Anda untuk berbelanja hal yang tidak diperlukan.

baca juga, Mengenal Digital Marketing

Maka tugas Anda adalah untuk menemukan pemicu dari setiap kebiasaan buruk yang dimiliki. Setelah itu, usahakan untuk menghindari pemicu tersebut sehingga lebih mudah dalam menghilangkan kebiasaan buruk.

Membangun Kebiasaan Baru dengan Metode Habit Stacking

Membangun Habit Baru Dengan Metode Habit Stacking
Membangun Habit Baru dengan Metode Habit Stacking/Unsplash

Semua cara untuk menghilangkan kebiasaan buruk yang bikin boros perlu dilakukan jika ingin mendapatkan hasil lebih cepat. Namun jika harus memilih salah satu, maka Anda bisa memilih membangun kebiasaan baru.

Sebab cara ini akan memberi Anda dua keuntungan yaitu hilangnya kebiasaan buruk dan munculnya kebiasaan baik. Meski memang cara ini juga merupakan yang paling sulit dari cara lainnya.

Terdapat sebuah metode yang bisa membantu membangun kebiasaan baru. Cara tersebut disebut dengan habit stacking atau menumpuk kebiasaan. Tidak perlu khawatir jika Anda tidak tahu caranya karena kami akan menjelaskannya.

Habit stacking pada dasarnya adalah sebuah metode untuk menambah kebiasaan baru di atas kebiasaan lama. Sehingga lama kelamaan kebiasaan tersebut akan Anda lakukan secara otomatis.

Tentu kebiasaan lama yang dimaksud bukanlah kebiasaan buruk yang bikin boros. Namun kebiasaan lama tersebut adalah kebiasaan lain yang mungkin tidak memiliki pengaruh terhadap kondisi keuangan Anda.

Untuk mempermudah Anda dalam membayangkan penggunaan metode ini, kami akan memberikan ilustrasinya. Contoh saja Anda memiliki kebiasaan untuk meminum kopi dan membaca koran di setiap pagi.

Maka pasti ada urutan kegiatan dalam melakukan kebiasaan tersebut. Mulai dari bangun tidur, lalu cuci muka, menyeduh kopi, duduk di teras depan, hingga membaca koran.

Anda bisa menyelipkan suatu kegiatan yang ingin dijadikan kebiasaan baru pada kebasaan minum kopi tersebut. Contoh jika Anda ingin membangun kebiasaan membuat perencanaan harian agar keputusan yang diambil tidak impulsif.

Maka Anda bisa melakukan kegiatan membuat perencanaan harian setelah duduk di teras depan, sebelum membaca koran. Dengan begitu kegiatan membuat perencanaan harian akan masuk menjadi rutinitas kebiasaan pagi Anda.

Tentunya ada banyak kebiasaan baru untuk menghilangkan kebiasaan buruk yang bikin boros. Anda bisa mengidentifikasi sendiri kebiasaan-kebiasaan lama sebagai tempat untuk menaruh kebiasaan baru tersebut.

Tidak perlu terlalu sulit untuk memikirkan kebiasaan lama tersebut. Anda bisa mengambil kebiasaan sederhana seperti gosok gigi sebelum tidur atau kebiasaan yang Anda lakukan ketika sampai rumah setelah pulang kerja.

Setelah menempatkan kebiasaan baru sebagai bagian dari rutinitas kebiasaan lama, Anda harus konsisten dalam melakukannya. Dalam beberapa hari awal memang hal ini akan terasa berat.

Namun setelah sekitar 20 hari melakukannya, Anda akan menjadi lebih mudah dalam menjalankan rutinitas tersebut. Hingga akhirnya kebiasaan baru yang lebih baik benar-benar terbentuk di dalam diri Anda.

Maka secara otomatis kebiasaan buruk yang bikin boros juga akan menghilang. Sehingga Anda akan lebih mudah dalam menjalankan perencanaan keuangan dan mencapai tujuan finansial di masa mendatang.

Memang benar pada akhirnya cara untuk menghilangkan kebiasaan buruk akan kembali pada diri Anda sendiri. Semakin Anda disiplin dan memiliki kemauan kuat untuk berubah, maka mengubah kebiasaan bukan hal sulit.

Baca juga, Memahami Metode SCAMPER untuk Pengembangan Ide Bisnis

Sebaliknya, jika Anda mudah menyerah dan membiarkan kebiasaan buruk terjadi, diri Anda tidak akan pernah berubah. Sehingga akhirnya Anda akan terus menjadi pribadi yang sulit dalam mencapai tujuan finansial.

Karena itu pastikan Anda memiliki motivasi yang kuat untuk menghilangkan kebiasaan buruk ini. Sebab tanpa adanya motivasi kuat, kebiasaan buruk yang bikin boros akan sulit untuk dihilangkan.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar