4 Cara Menyalurkan CSR Bisnis Dengan Tepat

Bisnis yang baik adalah mempraktikkan tanggung jawab sosial untuk meningkatkan komunitas, ekonomi, atau lingkungan mereka. Bulan Ramadhan ini merupakan waktu yang tepat menyalurkan CSR bisnis Anda.

Tanggung jawab sosial perusahaan, atau CSR yang merupakan kepanjangan dari Corporate Social Responsibility.

Itu adalah bentuk kepedulian sebuah bisnis, dalam skala apapun, yang mencerminkan akuntabilitas dan komitmen bisnis untuk berkontribusi pada kesejahteraan komunitas dan masyarakat.

Melalui berbagai tindakan sosial bagi lingkungan sekitar, sebuah bisnis menunjukkan kepedulian mereka pada sosial. Bukan hanya melulu mengejar keuntungan.

CSR memainkan peran penting dalam persepsi sebuah bidang usaha atau perusahaan. Ini akan menjadi aya tarik bagi pelanggan, karyawan, dan investor; retensi bakat; dan kesuksesan bisnis secara keseluruhan.

Sebuah perusahaan dapat menerapkan empat jenis upaya menyalurkan CSR: inisiatif lingkungan, kerja amal, praktik ketenagakerjaan yang etis, dan proyek sukarela.

Artikel ini ditujukan untuk pemilik bisnis yang ingin menerapkan atau meningkatkan inisiatif CSR dan ingin mempelajari lebih lanjut tentang manfaat, praktik terbaik, dan potensi jebakan.

Definisi kesuksesan bisnis melampaui profitabilitas, tingkat pertumbuhan, dan pengenalan merek, ini kemudian diwujudkan dengan menyalurkan CSR.

Di dunia saat ini, pelanggan, karyawan, dan pemangku kepentingan lainnya menilai perusahaan dari bagaimana aktivitasnya berdampak pada komunitas, ekonomi, lingkungan, dan masyarakat luas.

Dengan kata lain, apakah ia peduli pada kebaikan yang lebih besar dan bukan hanya keuntungan yang lebih besar.

Praktik tanggung jawab sosial perusahaan adalah cara untuk menunjukkan sikap bisnis Anda terhadap masalah tersebut.

Apa Itu Tanggung Jawab Sosial Perusahaan?

Tanggung jawab sosial perusahaan adalah jenis pengaturan diri bisnis dengan tujuan akuntabilitas sosial dan membuat dampak positif pada masyarakat.

Beberapa cara yang dapat dilakukan perusahaan untuk menyalurkan CSR termasuk menjadi ramah lingkungan dan sadar lingkungan.

Mempromosikan kesetaraan, keragaman, dan inklusi di tempat kerja; memperlakukan karyawan dengan hormat; memberikan kembali kepada masyarakat; dan memastikan keputusan bisnis etis.

CSR berkembang dari pilihan sukarela masing-masing perusahaan menjadi peraturan wajib di tingkat regional, nasional dan internasional.

Namun, banyak perusahaan memilih untuk melampaui persyaratan hukum dan menanamkan gagasan “berbuat baik” ke dalam model bisnis mereka.

Bagaimana cara perusahaan menyalurkan CSR bisa dilakukan dengan banyak cara. Tetapi satu hal yang pasti, praktik perusahaan perlu diintegrasikan ke dalam budaya dan operasi bisnisnya.

Dalam lingkungan yang sadar sosial saat ini, karyawan dan pelanggan mengutamakan bekerja dan membelanjakan uang mereka untuk bisnis yang memprioritaskan CSR.

Kini pelanggan semakin pintar dan mereka dapat mendeteksi kemunafikan perusahaan. Maka untuk memastikan keaslian CSR, perusahaan harus melihat nilai-nilai, misi bisnis , dan isu-isu inti dan menentukan inisiatif mana yang paling selaras dengan tujuan dan budaya bisnis.

Bisnis dapat melakukan ini secara internal atau menyewa pihak ketiga untuk melakukan penilaian.

Anda bisa berkonsultasi dengan sosiolog di sekitar Anda, orang yang memahami kebutuhan sosial dan solusinya.

Jika Anda adalah perusahaan besar, mungkin bisa meninjau 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Sebagai pengetahuan yang baik untuk memulai.

Menyalurkan CSR dengan sasaran program seperti Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik atau Kesetaraan Gender dapat diterapkan pada sebagian besar bisnis.

Sasaran CSR spesifik seperti Kehidupan di Bawah Air atau Energi yang Terjangkau dan Bersih mungkin relevan untuk industri tertentu seperti teknologi air atau penyedia energi.

Mengapa Menyalurkan CSR itu penting

Ada banyak alasan bagi perusahaan untuk menyalurkan CSR kepada lingkungan sekitar.

1. Meningkatkan Persepsi Pelanggan Tentang Merek Anda

Semakin penting bagi perusahaan untuk memiliki citra sebagai perusahaan yang memiliki kesadaran sosial.

Konsumen, karyawan, dan pemangku kepentingan akan berpikir mengenai cara menyalurkan CSR ketika memilih merek atau perusahaan.

Mereka meminta pertanggungjawaban perusahaan untuk melakukan perubahan sosial dengan keyakinan, praktik, dan keuntungan mereka.

Apa yang publik pikirkan tentang perusahaan Anda sangat penting untuk kesuksesannya. Dengan membangun citra positif yang Anda yakini, Anda dapat membuat nama perusahaan Anda sadar sosial.

Untuk menonjol diantara persaingan, perusahaan Anda perlu membuktikan kepada publik bahwa menyalurkan CSR adalah kekuatan untuk kebaikan.

Mengadvokasi dan meningkatkan kesadaran untuk tujuan sosial yang penting adalah cara terbaik bagi bisnis Anda untuk tetap menjadi yang teratas dan meningkatkan nilai merek.

Kontribusi sebuah bisnis pada pembangunan berkelanjutan dapat membantu bisnis secara finansial.

Misalnya, menggunakan lebih sedikit kemasan dan lebih sedikit energi dapat mengurangi biaya produksi.

Praktik CSR memainkan peran penting dalam menarik pelanggan baru, yang keputusan pembeliannya sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai perusahaan, reputasi, dan aktivisme sosial dan lingkungan.

2. Ini Menarik Dan Mempertahankan Karyawan

Konsumen bukan satu-satunya yang tertarik pada bisnis yang berdampak pada sosial. Strategi keberlanjutan adalah faktor besar untuk menarik minat talenta terbaik saat ini untuk bekerja.

Generasi karyawan berikutnya mencari pemberi kerja yang fokus pada triple bottom line: manusia, planet, dan pendapatan.

Sekembalinya dari resesi di masa pandemi, kami berharap bahwa pendapatan perusahaan semakin kuat.

Dengan ini perusahaan didorong untuk memasukkan peningkatan laba itu ke dalam program yang memberi kebaikan.

Menurut Survei Milenial dan Gen Z Deloitte 2021, tenaga kerja modern memprioritaskan budaya, keragaman, dan dampak tinggi daripada keuntungan finansial.

Ada 44% milenial dan 49% Gen Z mengandalkan etika pribadi mereka dalam menentukan jenis pekerjaan dan perusahaan yang akan mereka ikuti.

Terlebih lagi, karyawan yang berbagi nilai-nilai perusahaan dan dapat berhubungan dengan inisiatif menyalurkan CSR lebih mungkin untuk bertahan.

Dengan semakin banyaknya kepedulian millennial dan Gen Z mengenai perubahan iklim dan lingkungan sosial.

Penting untuk sebuah bisnis menunjukkan kontribusi dengan menyalurkan CSR bagi perbaikan lingkungan, sekecil apapun itu.

3. Ini Meningkatkan Daya Tarik Anda Kepada Investor

Dengan mendemonstrasikan program dan inisiatif CSR yang dikembangkan, perusahaan Anda pasti akan menjadi lebih menarik bagi investor saat ini dan di masa depan.

Investor memainkan peran yang semakin besar sebagai pemangku kepentingan utama dalam tanggung jawab sosial perusahaan.

Hampir 80% bisnis global sangat terbuka untuk menyediakan data dan mempertimbangkan perspektif mereka tentang keberlanjutan.

Sama seperti pelanggan, investor meminta pertanggungjawaban bisnis dalam hal tanggung jawab sosial.

Pada saat yang sama, sebuah perusahaan yang menyalurkan CSR secara serius memberi sinyal kepada investor dan mitra bahwa mereka tertarik pada keuntungan jangka panjang dan jangka pendek.

CSR berjalan seiring dengan metrik lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) yang membantu analis eksternal mengukur upaya sosial perusahaan. Juga menjadi faktor kunci untuk pertimbangan investor dan minat berkelanjutan.

4 Jenis Tanggung Jawab Perusahaan

Menyadari betapa pentingnya upaya tanggung jawab sosial bagi pelanggan, karyawan, dan pemangku kepentingan mereka, banyak perusahaan berfokus pada empat kategori CSR yang luas.

Upaya lingkungan

Salah satu fokus utama menyalurkan CSR adalah lingkungan. Khususnya pada bisnis manufaktur dan ekstraksi yang memiliki jejak karbon yang besar, berapa pun ukurannya.

Setiap langkah yang dapat diambil perusahaan untuk mengurangi jejaknya dianggap baik bagi perusahaan dan masyarakat.

Bisnis dapat mempraktikkan tanggung jawab sosial dengan menyumbangkan uang, produk, atau layanan untuk tujuan sosial dan organisasi nirlaba.

Perusahaan yang lebih besar cenderung memiliki sumber daya yang berlimpah yang dapat bermanfaat bagi badan amal dan program komunitas lokal.

Namun, bahkan sebagai bisnis kecil, upaya Anda dapat membuat perbedaan. Jika Anda memiliki badan amal atau program tertentu, hubungi organisasi tersebut.

Tanyakan kepada mereka tentang kebutuhan khusus mereka dan apakah sumbangan uang, waktu, atau produk perusahaan Anda akan sangat membantu mereka.

Praktik Ketenagakerjaan Yang Etis

Perusahaan dapat menyalurkan CSR dengan cara memperlakukan karyawan secara adil dan etis.

Adil dan Etis tidak hanya berlaku bagi karyawan yang “normal”, beri juga kesempatan pada talenta muda dengan disabilitas untuk bisa menunjukkan bahwa mereka juga bisa berkontribusi.

Sediakan akses yang memadai untuk mereka, sebagai wujud perusahaan menerapkan prinsip inklusifitas.

Kesukarelawanan

Berpartisipasi dalam kegiatan lokal atau menyumbangkan waktu Anda dan waktu staf Anda ke acara komunitas menunjukkan banyak hal tentang ketulusan perusahaan Anda.

Ketika perusahaan Anda melakukan perbuatan baik tanpa mengharapkan imbalan apa pun, Anda menyatakan keprihatinan (dan dukungan) untuk masalah tertentu dan tujuan sosial.

Membangun Bisnis Yang Bertanggung Jawab Secara Sosial

Mungkin Usaha Mikro Kecil dan Menengah tidak memiliki kantong keuangan yang dalam seperti yang dimiliki perusahaan.

Namun upaya mereka dapat memiliki dampak yang signifikan, terutama di komunitas lokal mereka.

Ketika sebuah usaha berpikir tentang menyalurkan CSR, maka mulailah dari lingkungan atau objek yang paling lokal, dan kemudian pindah dari sana jika keadaanya sudah lebih baik.

Saat mengidentifikasi dan berinisiatif menyalurkan CSR, libatkan karyawan Anda dalam proses pengambilan keputusan.

Buat tim internal untuk mempelopori upaya dan mengidentifikasi organisasi atau penyebab yang terkait dengan bisnis Anda atau yang sangat dirasakan oleh karyawan.

Anda akan meningkatkan keterlibatan dan kesuksesan ketika Anda berkontribusi pada sesuatu yang penting bagi karyawan Anda.

Melibatkan karyawan Anda dalam proses pengambilan keputusan juga dapat memberikan kejelasan dan kepastian bagi tim Anda.

Jika keputusan tentang menyalurkan CSR dibuat di balik pintu tertutup, orang akan bertanya-tanya apakah ada ikatan dengan penerima donasi. Dan apakah donasi benar-benar mengalir sesuai dengan yang mereka katakana.

Maka lebih baik libatkan karyawan Anda, atau bahkan konsumen dalam menjalankan program menyalurkan CSR. Biarkan mereka merasa memiliki suara.

Strategi apa pun yang Anda gunakan untuk pembangunan berkelanjutan, jadilah vokal. Biarkan konsumen Anda tahu apa yang Anda lakukan untuk menjadi sadar sosial.

Konsumen berhak untuk merasakan perasaan baik yang terkait dengan melakukan hal yang benar.

Banyak survei menemukan bahwa konsumen cenderung membeli produk berkelanjutan daripada alternatif konvensional.

4 Cara Menyalurkan CSR Bisnis Dengan Tepat 6

Apa Yang Harus Dihindari Saat Membuat Model Bisnis Dengan Tanggung Jawab Sosial

Menjadi bisnis yang bertanggung jawab secara sosial bisa jadi sederhana, tetapi ada beberapa batasan yang harus Anda pahami.

1. Jangan Memilih Inisiatif Yang Tidak Terkait

Hindari berpartisipasi dalam upaya amal yang tidak terkait dengan fokus bisnis inti Anda atau yang melanggar standar etika perusahaan Anda dengan cara apa pun.

Alih-alih mengirim uang secara membabi buta ke organisasi yang sama sekali tidak terkait. Carilah lembaga nonprofit yang dipercaya perusahaan Anda atau investasikan dalam proyek pada komunitas terdekat Anda.

Baca juga: Mau Bisnis Jadi Viral? Trik-Trik Berikut Bisa Anda Coba!

2. Jangan Menggunakan CSR Sebagai Skema Pemasaran

Jangan gunakan peluang CSR hanya untuk tujuan pemasaran. Menyalurkan CSR sebagai skema pemasaran dapat menjadi bumerang jika bisnis Anda tidak menindaklanjutinya.

Jangan hanya menyalurkan CSR dengan skema hit and run, yaitu hanya dilakukan satu kali dan kemudian Anda tinggalkan.

Lakukan adopsi praktik bisnis yang bertanggung jawab secara sosial dari waktu ke waktu. Karyawan dan konsumen bereaksi positif terhadap perusahaan yang merangkul tanggung jawab sosial jangka panjang.

3. Jangan Menunggu Industri Untuk Mengejar Ketinggalan

Jika Anda mempertimbangkan kegiatan berkelanjutan yang belum diwajibkan secara hukum, jangan menunggu.

Dengan mengadopsi norma-norma tanggung jawab sosial sejak dini, Anda menetapkan standar untuk industri Anda dan menyempurnakan proses Anda.

Melakukan inisiatif CSR adalah kemenangan bagi semua orang yang terlibat. Dampak dari tindakan Anda tidak hanya akan menarik bagi konsumen dan karyawan yang sadar sosial, tetapi juga dapat membuat perbedaan nyata di dunia.

Salurkan CSR Anda di Bulan Ramadhan

Dengan menyalurkan CSR bisnis pada bulan Ramadhan, Anda akan mendapatkan multiple attention atau perhatian dua kali lipat lebih tinggi dari masyarakat.

Mulai dari Ramadhan hingga Idul Fitri, kebutuhan masyarakat biasanya lebih tinggi. Karena untuk memenuhi asupan gizi selama puasa dan juga persiapan lebaran.

Anda bisa menyalurkan CSR berupa pengadaan bazar sembako murah atau malah sembako gratis di lingkungan sekitar bisnis Anda.

Dengan itu Anda bisa memberi dampak secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan agar mereka bisa menjalani Ramadhan dan menyambut Idul Fitri dengan bahagia.

Bisnis Anda pun akan dikenang karena berkontribusi dalam membantu ibadah selama bulan Ramadhan.

Menyalurkan CSR pada bulan Ramadhan juga bisa berupa kontribusi dalam memperbaiki masjid atau fasilitas publik.

Pembaharuan fasilitas publik menjelang Idul Fitri akan turut membuat pemandangan elok dan bersih sembari bersilaturahmi antar lingkungan masyarakat.

Tinggalkan komentar