Emas Mini, Investasi atau Sekedar Suvenir?

Ramai bermunculan di media sosial mengenai tawaran investasi dalam bentuk emas mini, benar investasi atau sekedar souvenir?

Kami pernah beberapa kali mendapatkan suvenir berupa kartu kecil yang di tengahnya ada setitik benda berkilau, dengan tulisan emas mini 0,01 gram.

Kami pikir ini hanya ide kreatif para pembuat suvenir, namun tak lama berselang kami membaca beberapa postingan media sosial mengenai emas mini yang bisa jadi investasi.

Menggunakan label penawaran “menabung emas”, para influencer investasi lokal menawarkan emas dengan ukuran gramasi kecil banyak ditawarkan sebagai instrumen investasi.

Ada beragam ukuran emas mini yang ditawarkan sebagai instrument menabung, salah satunya emas mini dengan berat 0,025 gram dengan harga beli hanya Rp 40.000 saja.

Si Influencer menyebutnya sebagai puzzle emas, dia mengatakan bahwa emas itu bisa dikumpulkan dan dijual dengan gramasi lebih besar.

Pada media sosialnya tertulis caption semacam ini “Ayo mulai aja dulu Rp 40 ribuan. Kecil-kecil bisa jadi besar”.

Pada postingan di akun lain kami temukan tawaran yang lebih unik karena gramasi yang ditawarkan lebih kecil.

Yaitu hanya 0,001 gram saja dengan harga 6.000 rupiah, emas ukuran sangat mini ini diberi label sebagai tabungan emas untuk anak-anak.

Lengkap dengan caption “Paling cocok digunakan sebagai hadiah dan media tabungan si kecil”.

Dari sini kami mendapatkan dua fungsi emas mini, sebagai hadiah atau tabungan. Anda pilih yang mana?

Keyakinan kami bahwa ini bisa menjadi investasi ketika mengetahui PT Antam juga berjualan emas mini.

Jika perusahaan BUMN saja melakukannya, berarti memang emas mini ini bisa digunakan sebagai instrumen investasi.

Tentu ukuranya tidak sangat mini seperti contoh diatas, PT Antam mempunyai ukuran 0,1 gram dengan harga jual sekitar Rp 156.602-157.303.

Sementara itu untuk emas mini dengan ukuran 0,2 gram mempunyai harga Rp 297.232-298.563, harga ini berlaku pada bulan September 2022.

Lalu seberapa besar harga buyback alias pembelian kembali dari pemilik emas ke PT Antam?

Harga buyback cenderung jauh lebih rendah, yaitu untuk ukuran 0,1 gram harga buyback hanya Rp 88.560 saja, sementara ukuran 0,2 gram hanya Rp 221.400.

Kok agak berkurang lumayan ya?!

Investasi Atau Suvenir?

Melansir dari Detik.com mengenai pernyataan dari Ibrahim Assuaibi, Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, mengatakan bahwa investasi dengan emas mini memang bisa saja dilakukan.

Namun perlu diingat bahwa keuntungannya kemungkinan tidak akan besar, atau malah merugi.

Karena seperti harga dari PT Antam, notabene perusahaan BUMN, mematok harga jual dan buyback yang terlampau jauh.

Menurut Ibrahim, proses produksi dan urusan sertifikat keaslian membuat harga emas mini menjadi lebih mahal.

Baca juga: 7 Hal Penting Tentang Uang yang Wajib Di Ajarkan Pada Anak

Diibaratkan membeli rokok eceran satu batang dengan satu bungkus sekalian, pasti ada selisih harga. Lebih mahal eceran kalau dihitung harga per batang.

Seperti itu pula logika yang terjadi pada instrument emas mini, sehingga berpotensi tidak memberikan keuntungan besar atau malah tidak untung sama sekali.

Ibrahim memberi contoh harga emas per gram saat ini sekitar Rp 900.000, namun harga emas mini dengan ukuran 0,1 gram bisa mencapai Rp 175-180 ribu.

Padahal dengan menggunakan perhitungan aktual, harga emas 0,1 gram hanya sekitar Rp 90 ribuan.

Emas Mini
©www.emas mini.co.id

Ini karena biaya sertifikat dan produksi yang ditambahkan pada harga actual emas 0,1 gram tersebut.

Jika ingin investasi untuk mendapat untung, Ibrahim menyarankan lebih baik investasi logam mulia minimal 10 gram.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar