6 Cara Mendapat Rezeki Berlimpah dengan Abundance Mentality

Banyak orang pada dasarnya berharap atas rezeki yang berlimpah. Namun kenyataannya tiap bulan selalu mengelus dada jika melihat sisa uang di rekening dan bergumam dalam hati, “Andaikan ada manual book tentang cara mendapat rezeki berlimpah yang mudah dan cepat”

Hari berganti hari, tahun berganti tahun akhirnya kita sibuk dengan rutinitas sehari-hari. Merasa was-was akan kehidupan masa depan mungkin pernah di rasakan oleh hampir semua generasi muda. Banyak juga yang mengeluh, “capek jadi orang susah!”, “capek hidup serba pas-pasan”, dan sebagainya.

Lelah dalam kondisi yang tidak nyaman memang sangat manusiawi. Namun tahukah Anda, bahwa ada satu rahasia yang sering terlewatkan dan tidak dimiliki oleh kita dalam menjemput rezeki, yakni abundance mentality.

Padahal dengan abundance mentality, sangat mungkin bagi kita untuk bisa membuka kunci dan cara mendapat rezeki berlimpah. Kali ini kita akan membahas konsepnya, caranya mempraktikannya, sekaligus mencari tahu apa saja penyebab rezeki kita seret yang sebaiknya kita hindari.

Baiklah, tanpa berlama-lama yuk kita bahas terlebih dahulu apa itu abundance mentality!

Apa itu Abundance Mentality

Apa Itu Abundance Mentality
gambar : unsplash.com/ OPPO Find X5 Pro

Abundance mentality atau mentalitas kerimpahruahan adalah cara berpikir yang di ambil berdasarkan kepercayaan bahwa rezeki itu sebenarnya sudah ada dan jumlahnya berlimpah ruah. Sehingga kita tidak perlu khawatir tidak kebagian atau kehabisan rezeki jika kita berbagi.

Anda bisa mencari tahu lebih dalam tentang pemikiran abundance mentality ini di buku 7 Habits of Highly Effective People karya dari Steven R Covey.

Selain buku tersebut, dala bukuyang berjudul Sell or Be Sold karya Grant Cardone, ia menyebutkan bahwa konsep berlimpah atau abundance ini bisa Anda bayangkan melalui ilustrasi di bawah ini!

Anda sedang bermain di sebuah pantai bersama pasangan dan anak-anak Anda. Lalu anak Anda membawa ember warna merah lengkap dengan skop kuningnya. Kemudian ia berlari ke tepi pantai dan mulai mengambil air laut lalu membawanya ke bagian pantai yang kering.

Ember pertama, ember kedua, ember ketiga dan seterusnya yang berisi air laut berhasil ia bawa. Pertanyaannya, butuh berapa lama agar anak Anda bisa memindahkan semua air laut ke tempat kering di pinggir pantai?

Jawabannya unlimited atau tidak terbatas. Dan tidak akan pernah bisa.

Hal ini karena jumlah air laut tidak ada habisnya. Nah, itulah rezeki yang sudah disiapkan Tuhan untuk makhluknya. Ember serta skop tersebut adalah cara kita dalam menjemput rezeki.

Pertanyaan selanjutnya, bagaimana sih cara yang bisa kita lakukan untuk menjemput rezeki yang sebenarnya sudah di siapkan tersebut? Yuk teruskan membaca!

Cara Mendapat Rezeki Berlimpah dan Terus Bertambah

Jika Anda tertarik dengan pemikiran Steven R Covey dan Grant Cardone ini, Anda bisa mengajukan pertanyaan lainnya. Tugas kita sebagai salah satu makhluk ciptaan Tuhan adalah menjemput rezeki-Nya, lantas bagaimana caranya?

1. Jangan Ragu Bersedekah

Ini termasuk hal pertama yang mudah namun akan terasa sangat sulit, apalagi jika kita selalu merasa kurang hingga enggan berbagi.

Ini bukan tentang hubungan transaksional seperti Tuhan akan membalasnya berkali-kali lipat. Namun dengan mendistribusikan harta yang sudah kita dapatkan, akan mempererat hubungan sosial. Coba jujur, apakah kita lebih senang membantu teman yang juga peduli dengan kita ataukah justru yang pelit dan jarang peduli?

Selain itu, secara langsung ataupun tidak langsung kita telah berkontribusi untuk kebaikan. Hal ini tentu akan membawa efek bahagia dan bermakna karena bisa menjadi manusia yang bermanfaat. Sehingga tentunya kita perlu tetap memiliki pertimbangan ya dalam bersedekah agar tepat sasaran.

2. Belajar Bersyukur

Bersedekah akan terasa sulit jika kita sendiri masih merasa tidak cukup. Jadi sebelum bersedekah, usahakan untuk bisa menyukuri semua yang kita miliki saat ini. Hal ini memang akan sulit untuk orang yang belum terbiasa. Akan lebih sulit lagi jika hobi mengeluh saja.

Bersyukur sendiri adalah sebuah skill (kemampuan) yang harus di asah. Sehingga butuh keterbukaan hati dan juga pikiran. Salah satu caranya Anda bisa mengamati setiap kenikmatan yang Anda miliki saat ini.

Mulai dari yang sifatnya material (pekerjaan, tabungan, fasilitas, keluarga) hingga imateri (bernafas, melihat, tidur) atau bisa sebaliknya. Lalu amati dampak jika nikmat tersebut hilang. Setelah itu luangkan waktu untuk menghayati bagaimana rasanya.

Dengan cara itu, Anda akan lebih bisa menyadari bagaimana nilai kenikmatan dan muncul sikap bersyukur.

3. Healing dengan Menyeimbangkan Diri

Mendengar kata “healing”, mungkin kita membayangkan jalan-jalan, hura-hura, dan kegiatan hedon lainnya. Tapi healing yang di maksud disini bukan seperti itu.

Healing yang diperlukan untuk menjemput rezeki yang berlimpah adalah dengan menyeimbangkan kembali pikiran, tubuh dan jiwa kita sebagai manusia.

Mulai rawatlah diri Anda. Pertama, sehatkan dulu tubuh kita mulai dengan mindful dengan apa yang kita makan, dan berolah raga rutin. Kenapa?

Seperti pepatah lama, “mens sana in corporesano”.

Didalam badan yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Jika badan kita sehat, otak kita bisa lebih fokus dalam berpikir. Kita lebih tertarik mencari solusi dibanding terlahap emosi terus menerus.

Menurut Anda, kenapa banyak orang yang tertipu investasi bodong? Atau terjebak pinjol misalnya?

Apakah pendidikan mereka kurang tinggi? Apakah mereka tidak tahu resikonya?

Tidak juga.

Dengan jiwa sehat, kita mampu menilai lebih objektif dan mengukur sesuatu dengan lebih realistis sehingga bisa terhindar dari hal-hal merugikan seperti halnya investasi bodong atau jebakan pinjol.

4. Bangun Relasi yang Sehat dengan Keluarga

Percaya tidak kalau relasi yang sehat dengan keluarga bisa mempermudah kita menjemput rezeki?

Misalnya saja kita adalah orangtua yang memiliki usaha baju di sebuah pasar. Kemudian anak kita jago membuat konten sosmed serta paham bagaimana cara kerja pemasaran online. Jika relasi orangtua dan anak sehat maka biasanya muncul keinginan yang tulus dari anak untuk membantu memasarkan usaha orangtuanya secara online.

Rezeki yang sudah berlimpah akhirnya mengalir kepada kita dan terus bertambah.

Contoh lainnya yang lebih sederhana, jika kita punya relasi yang sehat dengan keluarga adalah kefokusan dan produktifitas yang meningkat dalam bekerja. Ketika relasi dengan keluarga terjalin dengan baik, maka konflik yang tidak berujung solusi akan minim dan emosi negatif yang menghampiri bisa kita regulasi dengan baik.

Dengan begitu, kita pun bisa lebih fokus dan produktif. Disini tentulah rezeki yang sudah berlimpah bisa mengalir.

5. Selalu Meng-upgrade Diri

Cara mendapat rezeki berlimpah yang selanjutnya adalah dengan meng-upgrade diri.

Ada banyak hal yang bisa kita pilih untuk terus meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik. Contohnya saja dengan rajin membaca buku tentang digital marketing, investment, financial planning, self improvement dan sebagainya.

Bagi Anda yang tidak suka membaca buku, di era digital seperti saat ini Anda bisa mendengarka podcast atau memilih menonton konten-konten berkualitas dan mendidik.

Jika Anda tertarik untuk meningkatkan skill tertentu, Anda bisa mengambil online course. Misalnya Anda minat dengan bahasa, atau public speaking, yang mana dengan skill ini Anda bisa meningkatkan opportunity. Atau Anda bisa mengakses online course tentang keuangan agar bisa menata keuangan keluarga lebih baik lagi.

Dengan cara ini, kita bisa mengalirkan rezeki yang sudah berlimpah ke rumah.

Baca juga,

6. Menambah Relasi Pertemanan

Semakin tua katanya lingkaran pertemanan akan semakin mengecil dan tidak jarang akan merasa semakin kesepian. Setidaknya itulah yang dikatakan sebuah buku yang berusaha mengamati perkembangan psikilogi manusia dengan studi kasus orang-orang amerika di era tertentu.

Tapi bukankah ini cukup relate dengan kehidupan kita?

Namun, ini bukanlah sesuatu yang tidak bisa diubah atau mutlak. Sebenarnya kita masih bisa menambah pertemanan meski bukan lagi anak sekolahan atau mahasiswa yang terbiasa bersosialisasi di sekolah atau kampus.

Selain di kantor tempat kita bekerja, lita bisa mencoba membuka percakapan dengan sesama member gym, atau saat datang ke tempat ibadah, dan masih banyak lagi.

Ketika kita sudah bersedekah, re-balancing diri, membangun relasi yang sehat dengan keluarga dan menyirami diri dengan ilmu pengetahuan, dan menambah pertemanan maka biasanya rezeki akan berdatangan tanpa di duga.

Penawaran kerjasama, membeli jasa dari skill atau potensi yang kita miliki, atau yang lainnya. Selalu saja ada rezeki yang mengalir.

Baca juga, Pentingnya Networking Untuk Mengembangkan Bisnis

Sebab Rezeki Seret yang Perlu kita Hindari

Cara Mendapat Rezeki Berlimpah Tahu Penyebab Rezeki Seret
gambar : unsplash.com/ christopher lemercier

Tidak bisa kita pungkiri, terkadang kita melihat ada orang atau diri kita sendiri merasa rezeki kita selalu seret. Nah sejauh ini kira-kira kenapa ya bisa demikian?

Ibarat selang air, airnya tidak bisa mengalir karena terlalu banyak kerak dan kotoran didalam selang tersebut. Oleh karena itu kita perlu tahu apa saja hal yang menghambat rezeki kita supaya bisa segera berbenah dan menghindari.

1. Memiliki Luka Di Masa Lalu yang Tidak di Rawat dengan Baik

Ternyata aliran rezeki kita erat kaitannya dengan kondisi psikologi. Pernah mendengar seseorang yang pergi konsultasi ke psikolog atau psikiater karena masalah keuangan?

Tidak jarang ternyata perilaku kontra produktif atau belanja kompulsif berakar dari alam bawah sadar yang di tekan sedemikian rupa.

Oleh karena itu, jika Anda merasa masih menyimpan sakit hati, kemarahan dan emosi negatif lain yang ternyata tanpa disadari sudah mengontrol banyak keputusan penting (termasuk keuangan) ada baiknya melakukan healing. Tentu healing yang di maksdu disini bukan traveling ya.

Intinya, ketika jiwa kita lebih sehat, ini bisa di ibaratkan kalau selang kita bersih. Kita lebih siap menerima limpahan rezeki yang mengalir.

2. Tidak Punya Growth Mindset

Selain selangnya, yang ternyata mungkin terdapat banyak kotoran sehingga menghambat bisa jadi ternyata selang kita juga bocor. Ini mengibaratkan masalah yang terjadi dalam hidup.

Jika kita tidak memiliki growth mindset, kita akan stuck. Hidup berjalan autop pilot. Kebocoran rezeki yang harusnya bisa mengalir dan sampai ke rumah dibiarkan begitu saja dan berharap kebocoran bisa tertutup dengan sendirinya.

Growth mindset sendiri adalah pola pikir yang meyakini bahwa kemampuan dasar bisa ditingkatkan dengan dedikasi dan kerja keras. Jadi tanpa mindset yang satu ini, biasanya kita akan stuck di situ-situ saja. Termasuk soal rezeki.

Baca juga, 8 Kesalahan Investasi Uang yang Wajib Dihindari

Penutup

Itulah cara mendapat rezeki berlimpah dan 2 hal penyebab terhambatnya rezeki kita. Sudah siap menumbuhkan abundance mentality untuk menjemput rezeki yang berlimpah? Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar