Cara Mencatat Keuangan Pribadi agar Kondisi Keuangan Terjaga

Memahami cara mencatat keuangan pribadi akan sangat membantu Anda dalam menjaga kondisi keuangan. Sebab memahami hal ini sama pentingnya dengan memahami cara menabung atau melakukan investasi.

Pasti semua orang sepakat bahwa menjaga kondisi keuangan merupakan suatu keharusan. Apalagi jika Anda memiliki tujuan keuangan yang hendak dicapai dalam beberapa tahun ke depan.

Tanpa menjaga kondisi keuangan, tujuan finansial tersebut akan sangat sulit tercapai. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar kondisi keuangan tetap stabil untuk memperlancar tercapainya tujuan finansial.

Salah satu cara yang harus dilakukan adalah melakukan pencatatan keuangan secara rutin. Melalui artikel ini, kami akan memberikan cara dan tips agar Anda bisa mencatat keuangan demi mencapai tujuan finansial.

Memahami Pentingnya Mencatat Keuangan Pribadi

Cara Mencatat Keuangan Pribadiagar Kondisi Keuangan Terjaga
Cara Mencatat Keuangan Pribadiagar Kondisi Keuangan Terjaga/Unsplash

Sebelum kami memberikan informasi mengenai cara mencatat keuangan pribadi, terlebih dahulu kami ingin menjelaskan nilai pentingnya. Sebab ternyata masih banyak orang yang belum paham pentingnya melakukan kegiatan ini.

Bahkan beberapa orang menganggap melakukan pencatatan keuangan adalah hal yang merepotkan. Sehingga mereka enggan untuk membuat catatan keuangan dan tidak menganggap hal ini sebagai hal penting.

Memahami nilai penting melakukan pencatatan keuangan juga berfungsi sebagai motivasi Anda melakukan hal ini. Berikut ini adalah beberapa alasan yang membuat Anda perlu mencatat keuangan.

  • Menumbuhkan Kesadaran terhadap Kondisi Keuangan

Pernahkah Anda merasa memiliki banyak uang namun ketika melihat saldo di ATM justru terkejut karena nilainya begitu kecil? Hal ini biasanya terjadi ketika Anda tidak sadar dengan kondisi keuangan aktual.

Dengan memahami cara mencatat keuangan pribadi, akan membuat Anda terhindar dari kondisi seperti ini. Sebab melakukan pencatatan keuangan akan membuat Anda sadar terhadap besaran pengeluaran.

Karena seringkali pengeluaran terjadi namun tidak begitu diperhatikan. Biasanya pengeluaran dengan nominal yang cukup rendah sering diabaikan dan merasa uang di tabungan masih cukup banyak.

Padahal meski pengeluaran tersebut nominalnya rendah, jika dilakukan berulang kali akan menjadi besar. Sehingga tanpa sadar akan menghabiskan dana yang telah terkumpul di dalam tabungan.

  • Membantu Mengontrol Pengeluaran

Salah satu cara terbaik untuk mengontrol pengeluaran adalah dengan memahami besaran pengeluaran yang telah dilakukan. Sehingga Anda akan lebih berhati-hati ketika hendak melakukan pengeluaran selanjutnya.

Untuk bisa mengetahui besaran atau jumlah pengeluaran yang sudah dikeluarkan, bisa Anda lakukan dengan mencatatnya.  Karena itulah melakukan pencatatan keuangan akan membantu Anda mengontrol keuangan.

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, jika tidak paham cara mencatat keuangan pribadi, Anda bisa saja tidak sadar dengan kondisi keuangan. Pada akhirnya Anda melakukan pengeluaran tanpa terkendali.

Sehingga ketika mengecek saldo di tabungan, ternyata jumlahnya sudah berkurang dari yang direncanakan. Agar hal ini tidak terjadi, pastikan Anda melakukan pencatatan pengeluaran secara detail.

  • Evaluasi Rencana Keuangan

Beberapa dari Anda mungkin telah membuat perencanaan keuangan untuk mencapai tujuan di masa mendatang. Namun dalam berjalannya waktu, bisa saja terjadi hal-hal yang tidak sesuai dengan perencanaan.

Melakukan pencatatan keuangan akan membantu Anda dalam menilai apakah rencana keuangan yang telah dibuat masih realistis. Sehingga Anda juga akan lebih percaya diri dalam mencapai tujuan keuangan yang hendak dicapai.

Namun jika ternyata kondisi keuangan tidak berjalan sebagaimana yang telah direncanakan, maka Anda perlu mengganti rencana tersebut. Hal ini tidak akan bisa Anda sadari jika tidak melakukan pencatatan keuangan.

Cara Mencatatnya Secara Mudah

Cara Mencatat
Cara Mencatat Keuangan Pribadi Secara Mudah/Unsplash

Setelah memahami pentingnya melakukan pencatatan keuangan, maka langkah selanjutnya adalah memahami cara untuk melakukannya. Silahkan simak beberapa cara mencatat keuangan yang telah kami siapkan berikut ini.

  • Gunakan Media Paling Mudah Dijangkau

Salah satu hal utama dari membuat catatan keuangan adalah media yang digunakan untuk mencatat. Ada banyak media yang bisa Anda pilih untuk membuat catatan keuangan.

Tentu setiap media tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pastikan Anda memilih media mencatat yang paling mudah untuk dijangkau dan lebih menyenangkan untuk Anda lakukan.

Contohnya jika Anda menyukai membuat catatan manual, Anda bisa mencatat di buku yang selalu diletakkan di atas meja kerja. Namun jika Anda menyukai mencatat secara digital bisa menggunakan aplikasi.

Apalagi saat ini sudah tersedia cukup banyak aplikasi untuk membuat catatan keuangan. Sehingga Anda bisa memanfaatkannya agar lebih mudah dalam mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran.

  • Buat agar Mudah Dipahami

Salah satu hal penting untuk dipahami dalam cara mencatat keuangan pribadi adalah membuatnya mudah dipahami. Sebab catatan tersebut akan tidak berguna jika tidak bisa Anda manfaatkan.

Jika Anda mencatat menggunakan aplikasi, Anda bisa memanfaatkan template yang telah dimiliki oleh aplikasi tersebut. Namun jika tidak, Anda bisa membuatnya sendiri secara manual di buku catatan ataupun spreadsheet.

Hal penting agar catatan keuangan mudah dipahami adalah dengan memastikan bagian pengeluaran dan pemasukan bisa dipahami dengan jelas. Selain itu juga pastikan Anda bisa mengetahui sumber pemasukan atau peruntukan pengeluaran.

Sebab data tersebut akan sangat bermanfaat untuk mengevaluasi kondisi keuangan Anda. Dengan adanya kejelasan mengenai penggunaan uang, Anda bisa memahami pos pengeluaran yang bisa dibuat lebih efektif.

  • Luangkan Waktu Khusus

Cara mencatat keuangan pribadi agar lebih mudah adalah dengan meluangkan waktu khusus. Sehingga sebenarnya Anda tidak perlu langsung melakukan pencatatan keuangan tepat setelah melakukan pengeluaran.

Hal ini justru akan membuat Anda merasa bahwa mencatat keuangan adalah hal merepotkan. Sehingga pada akhirnya Anda justru akan merasa kurang termotivasi dan malas untuk melakukannya.

Namun perlu Anda perhatikan bahwa waktu khusus tersebut harus diluangkan setiap hari. Sehingga Anda tidak akan lupa mengenai berapa besar pengeluaran yang telah dilakukan dalam hari tersebut.

Anda bisa meluangkan waktu sekitar 15 – 30 menit sebelum tidur untuk mencatat keuangan. Jika Anda terbiasa membuat perencanaan harian, kegiatan mencatat keuangan bisa dilakukan bersamaan saat membuat perencanaan harian.

  • Simpan Nota Belanja

Agar Anda tidak lupa dengan jumlah pengeluaran yang telah dilakukan, Anda bisa menyimpan nota belanja jika ada. Cara mencatat keuangan pribadi ini akan menghindarkan Anda dari salah mencatat.

Sebab perlu diakui bahwa kemampuan manusia dalam mengingat sesuatu memiliki keterbatasan. Sehingga dengan adanya nota akan membantu Anda dalam mengingat jumlah pengeluaran dalam satu hari.

Selain nota, Anda juga bisa menggunakan riwayat transaksi jika belanja tanpa menggunakan uang cash. Sebab saat ini hampir semua dompet digital ataupun rekening menyediakan mutasi transaksi.

Sebagian orang berpikir bahwa kehadiran mutasi rekening bisa menggantikan catatan keuangan harian. Hal ini memang benar namun kami tetap menyarankan Anda untuk mencatat setiap hari.

Sebab dengan tetap membuat catatan keuangan, Anda bisa menggabungkan pengeluaran dan pemasukan dari beragam sumber. Berbeda dengan mutasi yang hanya menunjukkan transaksi di akun tersebut.

  • Lawan Rasa Malas

Cara mencatat keuangan pribadi yang paling utama adalah melawan rasa malas. Sebab hal inilah yang paling sering menjadi penghambat seseorang dalam membuat catatan keuangan harian.

Biasanya perasaan malas ini akan muncul setelah beberapa hari Anda mulai melakukannya. Sebenarnya munculnya perasaan malah ini adalah hal wajar namun tidak boleh Anda biarkan.

Sebab jika Anda biarkan, kebiasaan membuat catatan keuangan setiap hari tidak akan terbangun. Selain itu, jangan sampai Anda berpikir bahwa bisa dilakukan esok hari ketika membuat catatan keuangan.

Baca yuk, 6 Aplikasi Mencatat Keuangan Pribadi Andorid Gratis

Karena justru hal ini akan memberikan kelonggaran pada alam bawah sadar Anda sehingga lebih permisif untuk tidak melakukannya. Padahal belum tentu juga Anda akan mencatat keuangan pada esok harinya.

Masalah lain yang ditimbulkan jika tidak dilakukan segera adalah lupa terhadap besaran pengeluaran pada hari sebelumnya. Sehingga catatan keuangan Anda jadi tidak akurat karena banyak pengeluaran yang terlewatkan.

Memanfaatkan Catatan Keuangan yang Telah Dibuat

Manfaat
Memanfaatkan Catatan Keuangan yang Telah Dibuat /Unsplash

Setelah memahami cara mencatat keuangan pribadi, maka pertanyaan selanjutnya adalah hal apa yang bisa Anda lakukan dari catatan tersebut. Sebab catatan tersebut tidak akan memiliki manfaat jika hanya didiamkan.

Oleh karena itu kami juga akan memberikan cara untuk memanfaatkan catatan keuangan yang telah Anda buat. Simak penjelasan berikut ini agar catatan keuangan Anda tidak menjadi sia-sia.

  • Menjadikan Catatan Keuangan sebagai Data

Cara pertama untuk memanfaatkan catatan keuangan adalah dengan menjadikannya data. Sehingga Anda bisa melakukan analisis terhadap kondisi keuangan secara akurat dan bisa mengambil langkah ke depan secara lebih tepat.

Sebab seperti yang telah kami sebutkan sebelumnya bahwa mencatat keuangan bisa membantu Anda dalam mengevaluasi pelaksanaan rencana keuangan. Sehingga Anda bisa menilai apakah rencana keuangan perlu diubah.

Contohnya jika Anda berencana untuk menabung sebesar 2 juta setiap bulan. Namun ternyata berdasarkan catatan keuangan, Anda tidak memiliki uang sebesar 2 juta untuk ditabung.

Jika hal ini terus berlanjut, maka sudah pasti tujuan rencana keuangan tidak akan terwujud. Sehingga diperlukan suatu langkah agar rencana keuangan Anda tetap dapat diwujudkan.

  • Mengetahui Pos Pengeluaran yang Bisa Dibuat Lebih Efektif

Salah satu masalah yang mengganggu kondisi keuangan adalah pengeluaran tidak terkontrol. Dengan memahami cara mencatat keuangan pribadi, Anda bisa memahami pos pengeluaran yang terlalu berlebihan.

Sehingga Anda akan mengetahui pos pengeluaran mana yang bisa dibuat lebih efektif. Hal ini akan sangat membantu untuk membuat rencana baru agar kondisi keuangan kembali stabil.

Sebab perlu diakui bahwa pos pengeluaran seseorang bisa sangatlah banyak. Jika tidak melakukan pencatatan, maka Anda akan kesulitan memahami besaran pengeluaran secara rinci untuk setiap pos pengeluaran.

Sehingga ketika ingin melakukan penghematan, Anda akan kebingungan dalam memilih pos yang ingin dibuat lebih efisien. Sebab jika dilihat secara sekilas, seluruh pengeluaran tersebut terlihat penting dan tidak bisa dikurangi.

  • Memantik Semangat untuk Mendapatkan Penghasilan Tambahan

Memahami cara mencatat keuangan pribadi bukan hanya membuat Anda bisa mengetahui besaran keluaran. Sebab Anda juga bisa mengetahui berapa besar pemasukan dan sumber pemasukan tersebut.

Hal ini bisa Anda gunakan untuk memantik semangat mendapatkan penghasilan tambahan. Sehingga proses pencapaian tujuan keuangan di masa depan menjadi lebih realistis dan mudah untuk Anda lakukan.

Sebab dengan melihat jumlah pemasukan, akan membuat Anda lebih semangat. Khususnya jika Anda memiliki pos pemasukan yang tidak tetap seperti pendapatan dari freelance atau hasil bisnis.

Baca juga, Cara Cermat Atur Keuangan Bagi Entrepreneur Pemula

Menjaga kondisi keuangan tetap stabil memang bukanlah suatu hal yang mudah. Namun hal ini tetap perlu Anda lakukan agar tujuan keuangan yang telah direncanakan bisa tercapai.

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar kondisi keuangan tetap terjaga. Salah satunya adalah dengan memahami cara mencatat keuangan pribadi sehingga besaran pemasukan dan pengeluaran sehari-hari bisa Anda ketahui.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar