Cara Lengkap Beli, Menabung, Investasi Saham di Aplikasi Ajaib Tahun 2022

Tahun 2022 memang baru mencapai dua pekan perjalanannya. Namun di tahun yang baru ini, jelas setiap orang punya harapan yang positif terutama jika menyangkut keuangan. Nah, untuk memiliki finansial yang lebih baik di tahun 2022 ini, ada baiknya Anda mulai mempelajari bagaimana sih cara lengkap menabung saham yang tepat.

Tunggu, memangnya saham masih menjanjikan?

Jawabannya adalah masih dan sangat menjanjikan.

Memang, saat ini dunia tengah dihantui dengan varian baru Covid-19 yakni Omicron. Bahkan di Indonesia sendiri, Omicron sudah bergerak dan kembali membuat kasus harian wabah corona meningkat menembus ratusan orang per harinya. Namun kondisi ini tidak membuat semua orang tampak lesu menatap pergerakan pasar saham.

Bahkan jika boleh dibilang, saham termasuk salah satu instrumen investasi yang mampu bertahan dan tidak hancur lebur terutama untuk saham-saham blue chip dengan kapitalisasi pasar besar.

Fakta ini sudah menjadi salah satu pertimbangan bagi Anda untuk melirik dan mulai benar-benar belajar bagaimana sih cara lengkap menabung saham yang tepat dan tentunya menguntungkan.

Karena sebagai aset investasi yang menjanjikan keuntungan besar tapi sejalan dengan potensi kerugiannya, tidak semua orang cukup berani untuk ‘bermain’ saham.

Nah, supaya Anda tidak hanya tergiur pada kesenangan sesaat dan harapan dapat banyak profit semata, ada baiknya memang mempelajari seluk beluk dunia saham termasuk prospeknya di tahun 2022 ini.

Baca juga: Mudah dan Murah, 10 Cara Investasi Emas Tanpa Beli Fisiknya

Prospek Dunia Saham di Tahun 2022

© Getty Images/Spencer Platt

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, dunia memang belum bisa dibilang benar-benar berhasil menaklukan pandemi Covid-19.

Dengan masih terus berlangsungnya proses vaksinasi di seluruh belahan bumi, perjuangan melawan wabah corona memang tak ada yang bisa memastikan kapan berakhir. Hal ini tentu berimbas pada pergerakan pelaku pasar.

Investor dan para trader saham tampaknya masih cukup berhati-hati dalam menentukan aksinya, termasuk dengan mempertimbangkan seluruh kebijakan yang bakal diambil oleh bank sentral.

Karena bagaimanapun juga, gejolak ekonomi global akan cukup mempengaruhi naik-turunnya harga-harga saham emiten di lantai bursa, termasuk BEI (Bursa Efek Indonesia).

Dengan 2022 yang masih akan menjadi tahun pemulihan, para analis saham justru sudah memiliki prediksinya sendiri atas sejumlah emiten yang digadang-gadang bakal memiliki kinerja cemerlang.

Di mana jika melihat performanya di lantai bursa pada tahun 2021 lalu, rupanya banyak analis yang menilai sejumlah emiten sektor perbankan atau finansial yang bakal bersinar di 2022 ini.

Prediksi Sucor Sekuritas

Kepada Kompas, Bernadus Wijaya selaku CEO Sucor Sekuritas pun mengungkapkan prediksinya tersebut. Menurut Bernadus, pemulihan ekonomi di tahun 2022 yang membuat sejumlah harga komoditi melambung, akan turut mempengaruhi penghasilan dan daya beli masyarakat. Di mana kondisi ini akan berimbas pada sektor-sektor yang erat kaitannya dengan perekonomian.

Beberapa sektor seperti perbankan, otomotif dan properti dipandang bakal menguat pada tahun 2022 ini. Bernadus pun mengaitkan dengan kondisi likuiditas di tahun 2021 yang masih tinggi sehingga membuat kinerja kredit perbankan masih belum memuaskan. Sedangkan untuk tahun 2022 ini, perbankan dipandang bakal lebih berani menerapkan strategi kredit mengingat pemulihan ekonomi berjalan.

Sedangkan untuk sektor properti meskipun sempat luar biasa lesu di tahun 2020-2021, harapan untuk membaik di 2022 begitu besar. Keputusan-keputusan bank sentral dalam menerapkan suku bunga membuat masyarakat lebih memilih menyimpan uang tunai, sekaligus kembali memilih investasi yang konservatif seperti properti.

Atas pendapatnya itu, Bernadus menilai tiga emiten perbankan yang akan gemilang di lantai bursa adalah BBRI (PT Bank Rakyat Indonesia), BMRI (PT Bank Mandiri) dan BBYB (PT Bank Neo Commerce). Sedangkan untuk sektor properti, emiten BSDE (PT Bumi Serpong Damai) diprediksi akan menguat pula. Tertarik otomotif? ASII (PT Astra International) bisa jadi pertimbangan.

Prediksi Mirae Asset Sekuritas Indonesia

Tak berbeda jauh dengan pendapat Bernadus, Roger M.M selaku Head of Investment Information PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia juga menilai kalau emiten-emiten sektor perbankan bakal berkilau di sepanjang tahun 2022 ini. Karena bagaimanapun juga, saat perekonomian pulih akan membuat instansi perbankan mengalami peningkatan nasabah, kinerja dan penyaluran kredit.

Hanya saja untuk sektor lain, Roger justru menjagokan metal mining, plantation, coal dan retailer. Khusus untuk sektor ritel yang benar-benar ambruk saat pandemi Covid-19 seperti tutupnya seluruh gerai Giant di Indonesia lantaran kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat), Roger menilai kalau ada harapan bangkit asal pemerintah terus memberikan sentimen positif.

Tak lupa Roger juga membahas harga CPO (Crude Palm Oil) alias minyak sawit mentah yang disebut bakal masih tinggi pada tahun 2022, sehingga akan memberikan imbas positif pada emiten-emiten perkebunan sawit. Mirae Asset sendiri merekomendasikan emiten sektor perbankan seperti BBNI (PT Bank Negara Indonesia), BMRI dan BBRI untuk dipilih investor atau trader.

Baca juga: 7 Sekuritas dan Broker Saham Terbaik di Indonesia Tahun 2022

Sedangkan dari sektor energi ada ITMG (PT Indo Tambangraya Megah) dan ADRO (PT Adaro Energy) yang juga bisa dipertimbangkan. Terakhir untuk emiten retailer, MAPA (PT MAP Aktif Adiperkasa) dipadang bakal meraih keuntungan, apalagi kinerjanya sudah sesuai ekspektasi di sepanjang semester akhir tahun 2021 silam.

Prediksi Pilarmas Investindo Sekuritas

Lagi-lagi tak banyak berbeda dua analis sektor sekuritas sebelumnya yang menjagokan emiten perbankan, Maximilianus Nico Demus selaku Associate Director of Research and Investment juga memilih sektor finansial. Menurut Nico, emiten finansial jelas akan bergerak ke arah positif di tahun 2022 ini mengingat perekonomian negeri dan global mulai pulih.

Mulai meningkatnya aktivitas masyarakat karena semakin tingginya tingkat vaksin dan pelonggaran PPKM di Indonesia, jelas memberikan dampak ke kondisi finansial. Bahkan sekalipun emiten perbankan mulai makin melebarkan diri ke ekosistem digital lewat layanan bank digital, Nico menilainya itu bukan sebagai ancaman bagi emiten finansial.

Dua emiten finansial yang dianggap Nico layak dipilih adalah BBCA (PT Bank Central Asia) dan BMI. Sedangkan untuk sektor lain yang menurutnya cukup berkilau di lantai bursa pada 2022 adalah SMGR (PT Semen Indonesia) dari sektor basic material. Jangan dilupakanjuga dua jagoan sektor consumer non cyclical yakni ICBP (PT Indofood CBP Sukses Makmur) dan AALI (PT Agro Lestari).

Tak seperti Sucor Sekuritas dan Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Pilarmas Investindo Sekuritas juga menganggap sektor-sektor infrastruktur bakal gemilang pula. Beberapa di antaranya adalah TLKM (PT Telkom Indonesia), TBIG (PT Tower Bersama Infrastructure) dan JSMR (PT Jasa Marga). Yang menarik, Nico juga menganjurkan mulai memperhatikan emiten EMTK (PT Elang Mahkota Teknologi).

Prediksi Panin Sekuritas

Jika tiga analis sebelumnya tanpa ragu menyebut sektor perbankan dan finansial yang wajib diburu investor dan trader saham, William Hartanto selaku analis Panin Sekuritas justru memilih sektor pertambangan. Untuk hal ini, William menilai jika harga-harga komoditas yang melambung justru memberikan dampak langsung ke sektor pertambangan.

Sejumlah emiten seperti ADRO, PTBA (PT Bukit Asam), DOID (PT Delta Dunia Makmur), SMMT (PT Golden Eagle Energy), MEDC (PT Medco Energy) dan ELSA (PT Elnusa) layak untuk diperhatikan. Bukan tanpa alasan karena menurut William, potensi meningkatnya suku bunga The Fed (bank sentral Amerika Serikat) akan membuat emiten-emiten teknologi dan bank digital tampak membosankan.

Adanya kejenuhan itu membuat William menyarankan agar para pelaku bursa lebih sabar dan menanti. Sedangkan untuk saham-saham lain yang bisa dilirik sebagai portofolio investasi, William justru menjagokan emiten sektor telekomunikasi. Nama-nama seperti TLKM, EXCL (PT XL Axiata) dan JAST (PT Jasnita Telekomindo) dianggap akan menguat sepanjang 2022 ini.

Bukan tanpa alasan karena bagaimanapun juga sejak pandemi Coid-19 melanda dunia di tahun 2020 silam, masyarakat global mengalami kemajuan penggunaan teknologi dan internet yang cukup pesat. Pembatasan kegiatan sosial menjadikan smartphone jadi perangkat wajib dan internet adalah cara baru berkomunikasi dalam berbagai kebutuhan.

Menabung Saham, Gaya Investasi Baru di Tahun 2022

via tokeny.pl

Melihat berbagai prediksi di atas, investasi di pasar saham sepertinya masih cukup akan menjanjikan di tahun 2022 ini. Sejumlah emiten bahkan diprediksi mampu bangkit kembali dan menjanjikan cuan besar seiring dengan bangkitnya perekonomian negeri. Namun kondisi ini rupanya tak serta-merta membuat masyarakat langsung tertarik untuk melantai di BEI.

Termasuk yang demikian?

Tak ada yang salah dengan itu.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, saham adalah aset yang cukup berisiko sehingga dalam pembeliannya memang sangat perlu kehati-hatian. Namun jika Anda termasuk yang benar-benar ingin berinvestasi saham tapi terganjal modal dan tak ingin kehilangan uang cepat, menabung saham adalah solusi yang paling tepat.

Tunggu, menabung saham?

Apakah ini maksudnya sama seperti kita menabung di bank?

Yap, pada dasarnya pembahasan cara lengkap menabung saham memang tak ubahnya Anda menyimpan uang di bank. Hanya saja uang yang Anda tabungkan ini berbentuk saham pada perusahaan, sehingga Anda bukanlah nasabah melainkan investor lantaran berhak atas kepemilikan saham sebuah emiten. Karena itu pula, Anda juga bisa memperoleh pembagian keuntungan perusahaan alias dividen.

Makin besar tabungan saham yang Anda miliki di sebuah perusahaan, jelas kalau dividen yang didapatkan juga makin besar pula. Tak heran kalau akhirnya konsep menabung saham ini dianggap sebagai salah satu cara investasi saham masa kini karena memiliki banyak sekali keuntungan. Apa saja? Berikut pembahasan lengkapnya:

1. Disiplin Finansial

Keuntungan pertama yang bakal Anda dapatkan jika mempelajari cara lengkap menabung saham adalah mampu memupuk kebiasaan disiplin finansial. Ya, ketika Anda memilih investasi saham lewat cara menabung, maka sudah pasti harus rajin menyetorkan sejumlah dana dalam kurun waktu tertentu demi memperoleh cuan yang terus meningkat.

Misalkan saja Anda mengalokasikan 20% dari gaji bulanan, maka sisihkan nominal ini secara disiplin. Dengan begitu tak ada lagi alasan enggan investasi saham hanya karena dana belum mencupuki. Bahkan sekalipun Anda memilih penghasilan di bawah UMR (Upah Minimum Regional), misalnya Rp1,5 juta saja, maka dengan alokasi 20%, Anda cuma perlu menyisihkan Rp300 ribu saja per bulan.

Dengan Rp300 ribu itu, Anda sudah bisa membeli satu lot saham (100 lembar saham) emiten blue chip yakni ADRO yang pada Jumat (14/1) tercatat di level Rp2.260. Jika jumlah ini konsisten Anda lakukan dalam satu tahun, maka Anda akan memiliki 12 lot saham ADRO.

Baca juga: Tetap Cuan, Inilah 10 Saham Terbaik di Era New Normal

2. Memperoleh Dividen

Nah, seperti yang sudah disinggung sebelumnya, dividen adalah salah satu keuntungan yang tetap berhak Anda peroleh saat menabung saham. Tak perlu cemas meskipun hanya punya beberapa lot saham, karena Anda di dalam emiten tersebut sudah tercatat sebagai pemilik saham sehingga sudah pasti akan memperoleh pembagian keuntungan yang biasanya cair setiap tahunnya.

Kembali ke contoh emiten ADRO sebelumnya, perusahaan Papan Utama yang bergerak di bidang pertambangan batubara alias coal mining ini memang cukup mendapat imbas positif berkat melambungnya harga batubara global. Dalam laporannya yang dilansir oleh website resmi BEI, ADRO membagikan 350 juta dividen tunai yang dibayarkan pada 14 Januari 2022 hari ini.

3. Membantu Negara

Tak banyak yang menduga bahwa dengan belajar bagaimana cara lengkap menabung saham secara tepat, Anda rupanya juga turut terlibat dalam membantu negara.

Tunggu, tapi bukankah kita hanya menabung dengan nominal yang tidak terlalu besar? Bagaimana caranya membantu negara?

Karena jumlah yang sedikit itu rupanya turut membuat pergerakan lantai bursa semakin positif. Kondisi bursa yang baik tentu akan membuat pasar modal jelas bergairah dan diminati oleh investasi asing pula. Secara jangka panjang, usaha kecil lewat menabung saham ini akan membuat kinerja emiten semakin maksimal dan akhirnya memberikan dampak baik terhadap perekonomian negara.

4. Mendapat Capital Gain

Kalau menurut Anda keuntungan dari menabung saham hanya dividen, maka itu kurang tepat. Ada satu lagi keuntungan yang bakal diperoleh oleh mereka nasabah tabungan saham yakni capital gain. Secara mudahnya, capital gain adalah keuntungan yang Anda dapat saat harga jual saham lebih besar daripada harga belinya.

Nah, jika kembali pada contoh emiten ADRO, maka Anda membelinya di level Rp2.000-an, lalu setelah empat bulan Anda jual dan akhirnya melambung jadi Rp3.500-an. Artinya setidaknya Anda memperoleh capital gain Rp1.500 per lembar saham. Jika Anda punya tiga lot saham ADRO alias 300 lembar, maka setidaknya Anda meraup untung Rp450 ribu dari tiga lot saham ADRO saja.

5. Informasi Transparan

Saat ini ada banyak sekali bentuk investasi-investasi gadungan yang jelas merugikan banyak orang. Modusnya jelas sama yakni menjanjikan keuntungan besar dalam waktu super singkat dan modal sangat kecil. Kondisi ini jelas tak boleh Anda percaya karena investasi saham jelas tidak bekerja demikian. Dalam investasi saham, kesabaran adalah hal utama.

Untuk kenyamanan dan keamanan sendiri, asalkan Anda membeli saham dari emiten-emiten blue chip, fluktuasi harga yang tercatat jelas tidak akan terlalu mengkhawatirkan sekalipun kondisi pandemi. Pastikan juga Anda membeli saham dari emiten yang masih listing di BEI terlepas berasal dari Papan Utama atau Papan Pengembangan.

Kenapa harus demikian?

Karena seluruh emiten yang masih aktif listing di BEI biasanya menyertakan laporan keuangan perusahaan secara berkala. Dengan begitu Anda sebagai pemilik saham bakal lebih tenang karena artinya, dana yang dimiliki digunakan secara tepat oleh emiten.

Pihak emiten juga akan memberitahu besar keuntungan dan kerugian perusahaan yang tentunya bakal berimbas kepada besar dividen yang dicairkan.

Tata Cara Lengkap Menabung Saham

Nah, jika Anda sudah tahu seperti apa gambaran perkembangan pasar saham di tahun 2022 ini, tentu sudah bisa meyakinkan diri jika menabung saham adalah pilihan terbaik memaksimalkan cuan, bukan?

Tenang saja supaya tidak bingung, kami akan membahas cara lengkap menabung saham yang bisa Anda coba dengan mudah karena cuma membutuhkan smartphone.

Kami menggunakan Ajaib yang merupakan aplikasi investasi saham besutan PT Takjub Teknologi Indonesia dan PT Ajaib Sekuritas Asia.

Menyediakan banyak pilihan saham dan reksadana, aplikasi Ajaib ini memang direkomendasikan kepada banyak orang yang hendak mulai belajar cara menabung saham. Sudah terdaftar resmi di OJK (Otoritas Jasa Keuangan), Anda tak perlu cemas memakai Ajaib.

Baca juga: Lengkap! Inilah Cara Trading Forex Indonesia 2022

Lantas bagaimana cara lengkap menabung saham di Ajaib? Simak langkah-langkahnya berikut ini:

1. Unduh dan Pasang Ajaib

aplikasi Ajaib di Play Store

Langkah paling pertama dan sangat mendasar supaya bisa menggunakan aplikasi Ajaib adalah Anda mengunduh terlebih dulu. Bisa di Play Store kalau Anda adalah pengguna perangkat Android dan di App Store kalau Anda memakai perangkat Apple. Pastikan perangkat Anda sudah tersambung ke internet dan memiliki ruang penyimpanan cukup.

Jika unduhan sudah selesai, maka biasanya baik sistem Play Store atau App Store akan secara otomatis melakukan pemasangan di perangkat. Kalau sudah terpasang, maka Anda bisa langsung menggunakan aplikasi Ajaib.

2. Lakukan Pendaftaran

Cara Lengkap Beli, Menabung, Investasi Saham di Aplikasi Ajaib Tahun 2022 17

Setelah Anda masuk ke dalam aplikasi Ajaib, Anda akan sampai di halaman pertama sebelum ke tampilan menu. Kalau Anda benar-benar pengguna baru, maka bisa memilih tombol DAFTAR. Namun kalau Anda sudah memiliki akun di aplikasi Ajaib, bisa langsung melakukan login dan memilih menu SAYA SUDAH MEMILIKI AKUN.

Jika Anda merupakan pengguna baru seperti saya, maka akan diarahkan ke halaman pengisian form online pendaftaran. Ada beberapa kolom yang wajib Anda isi mulai dari nomor HP aktif di ponsel yang terpasang aplikasi Ajaib, alamat email, password alias kata sandi dan konfirmasi password. Jangan lupa memasukkan kode referral Ajaib jika Anda memilikinya. Tapi jika tak punya bisa langsung skip saja.

Kalau Anda tak mau terlalu ribet di tahapan ini, bisa langsung melakukan pendaftaran menggunakan akun Google alias email di Gmail. Nah, setelah seluruh kolom pada form pendaftaran sudah Anda isi dengan benar dan tepat, langsung saja pilih tombol DAFTAR.

Proses akan berlanjut ke aplikasi Ajaib yang meminta Anda membuat PIN perangkat berupa empat angka. Pastikan PIN perangkat ini benar-benar Anda yang tahu dan unik (usahakan bukan merupakan tanggal, bulan dan tahun lahir). Kenapa begitu

? Karena PIN ini akan digunakan setiap kali Anda melakukan transaksi di aplikasi Ajaib. Biasanya proses PIN ini harus dikonfirmasi dan Anda wajib menuliskan ulang.

3. Verifikasi Email

Jika proses pendaftaran dalam cara lengkap menabung saham ini sudah Anda lakukan dengan tepat, maka Anda akan masuk ke halaman menu utama dari aplikasi Ajaib. Namun sebelum melakukan transaksi dan melengkapi profil, Anda akan memperoleh notifikasi untuk verifikasi email.

Segera buka inbox email yang Anda daftarkan ke aplikasi Ajaib. Nanti di email verifikasi yang dikirimkan oleh Ajaib, Anda tinggal memilih tombol KONFIRMASI EMAIL.

4. Registrasi Akun Ajaib

Tahapan berikutnya yang wajib Anda lakukan adalah dengan melakukan registrasi akun Ajaib. Dalam langkah ini Anda wajib mempersiapkan e-KTP dan rekening bank aktif atas nama Anda sendiri.

Anda akan diminta untuk mengisi informasi Identitas Diri mulai dari NIK (Nomor Induk KTP), nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat lengkap, informasi pendidikan terakhir, nama Ibu hingga foto e-KTP.

Ada dua informasi lainnya yang juga harus dilengkapi yakni agama dan informasi status perkawinan. Tak perlu cemas, karena seluruh data pribadi yang Anda sertakan dalam registrasi akun Ajaib ini dijamin keamanannya. Lagipula tahapan ini memang merupakan langkah yang diwajibkan oleh OJK dan BEI agar memperoleh informasi investor secara tepat. Jika semua sudah terisi, klik tombol LANJUT.

5. Verifikasi Identitas

Tahapan berikutnya adalah Anda wajib melakukan verifikasi wajah yang akan direkam dalam mode video menggunakan kamera selfie pada ponsel Anda.

Pastikan hasil video ini sudah diambil di tempat yang terang, terlihat jelas dan tidak buram, wajah tidak tertutup masker, sesuai dengan posisi yang diminta oleh aplikasi Ajaib. Kalau video sudah sesuai, klik tombol LANJUT.

6. Informasi Risiko Investor

Hal berikutnya dalam tata cara lengkap menabung saham di aplikasi Ajaib adalah dengan mengisi informasi profil risiko investor.

Beberapa hal yang harus Anda lengkapi adalah informasi total penghasilan setiap bulan, gaya investasi, pengalaman inestasi, jangka waktu investasi, tujuan investasi dan tentunya sumber pendapatan. Kalau sudah pasti yakin, pilih tombol LANJUT.

7. Informasi Tempat Kerja

Demi lebih mengenal calon investor, pihak Ajaib juga akan meminta Anda menyelesaikan tahapan informasi tempat kerja. Beberapa hal yang harus diisi adalah mengenai jenis pekerjaan, nama kantor alias tempat bertugas, bidang pekerjaan, alamat lengkap tempat kerja, nomor telepon kantor hingga nomor NPWP baik jenis pribadi maupun pasangan.

Kalau Anda tidak memiliki NPWP, bisa memilih menu TIDAK PUNYA. Pun begitu juga jika Anda saat ini tidak bekerja dan terikat dengan instansi maupun perusahan, bisa memilih tombol KLIK DI SINI yang berwarna biru dan terletak di bawah nama kantor alias tempat bekerja.

Jika Anda adalah pelajar, bisa memasukkan nama sekolah, sedangkan kalau Anda adalah seorang IRT (Ibu Rumah Tangga) atau pensiunan, bisa mengisi tempat kerja Anda terakhir maupun informasi kerja pasangan.

8. Informasi Rekening Bank

Setelah berbagai informasi pribadi di tahapan sebelumnya, langkah berikutnya adalah memberikan informasi rekening bank aktif atas nama Anda sendiri. Pastikan tulis rekening bank yang memang masih digunakan karena memang bakal menjadi rekening tujuan penarikan dana di RDN (Rekening Dana Nasabah), sekaligus pencairan reksadana.

Ajaib sendiri memang mewajibkan informasi rekening bank aktif, sehingga tidak menerima akun dompet digital alias e-wallet seperti GoPay, OVO, LinkAja, ShopeePay hingga DANA. Pun demikian dengan nomor kartu debit atau kartu kredit.

9. Pernyataan Calon Investor

Untuk tahap terakhir pendaftaran akun di Ajaib, Anda akan diminta membaca dengan seksama syarat serta ketentuan rekening efek yang dikelola oleh Ajaib.

Usahakan Anda benar-benar membaca dokumen ini sebelum akhirnya memberikan tanda tangan digital sebagai persetujuan. Anda bisa membubuhkan tanda tangan pada tombol KETUK DI SINI UNTUK TANDA TANGAN.

Ajaib akan membawa Anda ke halaman khusus di mana bisa memberikan tanda tangan digital secara leluasa. Jika sudah sesuai tanda tangan itu dengan e-KTP, maka Anda bisa memilih tombol SIMPAN dan kemudian LANJUT.

Jangan lupa tahapan ini akan meminta Anda untuk menyertakan PIN yang sudah dibuat sebelumnya, lantaran merupakan proses yang bersifat pribadi dan sensitif.

10. Tunggu Proses Verifikasi

Apakah setelah memberikan tanda tangan maka bisa langsung menabung saham? Tentu saja tidak. Karena biasanya pihak penyedia platform menabung saham seperti Ajaib akan meminta proses verifikasi selama 4-5 hari kerja.

Di mana proses ini bakal dilakukan secara seksama dengan memeriksa kesesuaian data diri dengan dokumen dan informasi yang sudah Anda berikan sebelumnya.

11. Isi Saldo RDN

Apakah setelah proses verifikasi akun Ajaib selesai sudah langsung bisa menabung saham? Tentu saja tidak. Tahapan berikutnya yang harus Anda lakukan adalah dengan menanti proses verifikasi RDN oleh pihak bank di mana rekening aktif Anda terdaftar.

Kemudian Anda juga harus menunggu proses konfirmasi akun saham yang ternyata membutuhkan waktu maksimal 2-3 pekan.

Jika semua verifikasi sudah lolos, Anda bisa langsung mengisi akun saham alias melakukan top up saldo. Saldo dalam akun saham inilah yang nantinya bisa Anda pergunakan untuk transaksi pembelian saham di BEI, lewat konsep menabung saham yang mana nominalnya cukup terjangkau yakni mayoritas mulai dari Rp100 ribu.

12. Lakukan Pembelian Saham

Kalau Anda sudah mengisi saldo pada akun saham, maka proses berikutnya dalam cara lengkap menabung saham adalah dengan melakukan pembelian. Biasanya di masing aplikasi investasi saham menyediakan pilihan emiten yang melantai di BEI, lengkap dengan informasi harga secara realtime dan kinerjanya dalam bentuk grafik.

Beberapa aplikasi investasi saham biasanya merekomendasikan daftar emiten sesuai dengan profil risiko sang investor, sehingga Anda tak perlu cemas. Demi memaksimalkan keuntungan, pilihlah emiten blue chip yang sedang anjok sehingga Anda berpeluang memaksimalkan capital gain. Kalau sudah ada emiten yang sesuai, tinggal pilih saja tombol BELI.

Dalam halaman pembelian saham, Anda bisa memilih opsi LIMIT ORDER atau AUTO ORDER, baru kemudian tentukan berapa lot saham yang hendak dibeli (minimal 1 lot = 100 lembar saham). Namun kalau akun Anda masih dalam proses verifikasi, tahapan ini jelas masih ditangguhkan.

13. Pantau

Nah, jika seluruh tahapan dari cara lengkap menabung saham di atas sudah Anda lakukan, maka satu-satunya hal yang bisa diperbuat kemudian adalah memantau. Jika memang tujuan Anda adalah menabung saham dan cuma menanti capital gain, Anda bisa melihat pergerakan pasar lalu kemudian menjual saham yang dimiliki ketika harga jualnya melambung.

Namun kalau Anda memang bertujuan jangka panjang dan cuma ingin meningkatkan dividen, jangan lupa untuk konsisten serta disiplin menambah tabungan saham yang dimiliki. Tentu semakin rutin Anda menabung alias membeli saham, portofolio saham jelas makin variatif dan artinya cuan dari dividen pun meningkat.

Hal-Hal yang Harus Diperhatikan Saat Menabung Saham

Bagaimana?

Sebetulnya tidak sulit bukan dalam mempelajari cara lengkap menabung saham? Anda bahkan bisa melakukannya secara efektif dan efisien cuma menggunakan smartphone yang memiliki akses internet.

Sehingga dengan begitu proses menabung saham bisa dilakukan kapanpun dan di mana pun. Tetapi untuk bisa memaksimalkan cuan, tentu ada beberapa hal yang wajib diperhatikan.

Baca juga: Apa itu Trading Forex dan Bagaimana Memulainya?

Apa saja? Berikut di antaranya:

  • Pastikan Anda memilih broker yang tepat, sudah terdaftar dan memperoleh izin OJK serta BEI sehingga dengan begitu dana yang Anda tabung dalam bentuk portofolio saham bisa dipertanggung jawabkan serta aman
  • Pertimbangkan pula besaran biaya yang ditetapkan oleh pihak sekuritas atau penyedia platform investasi karena akan mempengaruhi keuntungan tabungan saham Anda
  • Kalau memang tabungan saham dirasa masih bikin cemas, Anda dapat mencoba reksadana terlebih dulu karena adanya MI (Manajer Investasi) yang bakal mengelola dana investasi Anda secara profesional
  • Jangan pernah berharap cepat kaya dari tabungan saham karena profit yang didapat memang sebanding dengan besar saldo pada akun saham dan juga saldo RDN
  • Kelola emosi semaksimal mungkin dengan tidak terburu-buru menjual saham saat harganya anjlok, atau berbelanja tanpa kontrol ketika melihat saham kelewat murah. Karena bagaimanapun juga kinerja emiten adalah hal utama

Nah, kalau Anda sudah memahami betul hal-hal di atas, maka menerapkan cara lengkap menabung saham bukanlah hal sulit. Anda akhirnya bisa menjadi seorang investor saham yang sukses, kendati dimulai dengan saldo pas-pasan. Karena ingat kata pepatah, sedikit-sedikit lama-lama jadi bukit. Jadi, semangat terus menabung saham!

Tinggalkan komentar