Cara Cepat Mengumpulkan Rp 100 Juta Pertama di Usia 20-30 Tahunan

Uang memang bukan segalanya. Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa banyak keputusan dalam hidup ini berkaitan dengan uang. Jadi tidak masalah jika salah satu target Anda di usia 20-30 tahunan ini salah satunya adalah bisa mendapatkan Rp 100 juta pertama.

Mungkin untuk sebagian orang, mendapatkan Rp 100 juta pertama itu mudah sekali karena mendapatkan uang saku atau gajian di angka 2 digit setiap bulannya. Tapi untuk sebagian orang yang lain untuk mengumpulkan Rp 100 juta pertama butuh effort yang sangat tinggi dan juga waktu yang lebih lama.

Mungkin ada yang masih freshgraduate, baru menata bisnis, atau punya gaji bulanannya yang tidak terlalu besar. Sehingga meraih Rp 100 juta pertama menjadi target yang cukup diragukan ketika di kejar di usia yang relatif masih muda.

Jadi pertanyaannya “apakah itu realistis?”

Sebenarnya, tidak ada yang tidak mungkin jika kita mengusahakannya. Nah, bagaimana caranya agar bisa mengumpulkan Rp. 100 juta pertama di usia yang mumpung masih masih muda?

Kali ini kita akan berbagi tips dan cara agar Anda, para milenial dan gen Z bisa segera mendapatkan Rp. 100 juta pertamanya. Apa saja stratateginya?

1. Merubah Mindset

Hal pertama yang penting untuk di lakukan untuk bisa mengumpulkan Rp 100 juta pertama walaupun gaji kita sebatas UMR atau bahkan lebih kecil adalah merubah mindset sukses.

Karena banyak orang yang menganggap bahwa mendapatkan Rp 100 juta dengan gaji kecil itu tidak mungkin dan hanya berangan-angan saja. “Bagaimana bisa menabung banyak kalau gajinya saja sedikit?” Mungkin itu yang ada di benak sebagian orang.

Justru mindset seperti perlu di ubah dengan “Apa yang harus kita lakukan agar penghasilan kita bisa bertambah sehingga kita bisa menabung lebih banyak?” Memang, menambah pemasukan itu sulit apalagi sejak pandemik semuanya terkesan makin tidak jelas.

Namun, jika kita tidak punya pilihan lain selain tetap bertahan dan terus berusaha untuk berkembang. Nah, hal ini sangat berhubungan dengan beberapa strategi mengumpulkan Rp 100 juta pertama yang selanjutnya.

2. Menabung Dengan Skema Tangga

Biasanya orang-orang menabung dengan skema pembagian yang rata. Misalnya Anda ingin mendapatkan Rp. 100 juta pertama dalam 2 tahun. Maka Rp 100 juta di bagi 24 bulan (100/24) yakni Rp. 4,16 juta. Jadi Anda harus menabung Rp. 4,16 juta/ bulannya selama 2 tahun secara konsisten.

Tapi tahukah Anda, kalau ada cara lain untuk bisa mengumpulkan Rp 100 juta pertama Anda yakni dengan menabung menggunakan skema tangga.

Contohnya Anda ingin mendapatkan Rp 100 juta pertama selama 3 tahun kedepan, Anda bisa membaginya dalam 3 periode. Supaya lebih mudah, kita bisa membagi waktu 2 tahun dalam satuan bulan, dimana 2 tahun ada 24 bulan.

  • Periode 1 yakni jangka pendek, sekitar bulan ke 1 sampai 8
  • Periode 2 atau jangka menengah yakni bulan ke 9 hingga ke 16, dan
  • Periode 3 atau jangka panjangnya adalah bulan ke 17 sampai 24

Seperti tangga, jadi tiap periode juga berarti ada peningkatan target.

Misalnya pada periode 1 target Anda mengumpulkan Rp 20 juta. Sehingga Anda perlu menabung kira-kira Rp 2,5 juta / bulannya selama 8 bulan.

Sebagai saran saja, untuk periode pertama ini, disarankan untuk tidak langsung memasang target tinggi-tinggi untuk menghidari ketidak konsisten-an dalam menabung. Karena ini masih sangat awal/permulaan dan yang terpenting adalah konsistensi.

Ketikakita sudah berhasil disiplin menabung di periode pertama, maka periode kedua targetnya bisa di tingkatkan. Misanya menjadi Rp 35 juta, dimana mulai bulan ke 9 hingga bulan ke 16 Anda harus menabung Rp 4,37 juta/bulannya (selama 8 bulan kedepan).

Dari periode pertama dan kedua ini Anda sudah berhasil menabung sejumlah Rp 55 juta, nah sekarang tinggal periode terakhir Anda harus lebih giat lagi karena masih ada sisanya Rp 45 juta.

Pada pada periode 3 yakni bulan ke 17 sampai bulan ke 24 targetnya menjadi Rp 45 juta. Ini menuntut Anda menabung sekitar Rp 5,62 juta/ bulan (selama 8 bulan kedepan). Jika di total pada akhir periode (2 tahun mendatang) nantinya uang Anda berjumlah Rp 100 juta.

Skema tangga ini akan membuat Anda lebih terpacu meningkatkan income di setiap periodenya. Jadi bagi Anda yang suka tantangan, skema ini mungkin cocok untuk bisa meraih Rp 100 juta pertama dengan cepat.

3. Fokus Pada Primary Goal dan Habit Goals

Selanjutnya, kita harus fokus pada goal utama dan juga goal kebiasaan. Goal utama itu berbicara tentang uang Rp 100 juta yang kita targetkan, sementara habit goals adalah tujuan-tujuan berupa kebiasaan yang wajib kita lakukan untuk bisa mencapai primary goal nantinya.

Kita tidak akan bisa mencapai target Rp 100 juta pertama dalam kurun waktu yang kita tentukan jika kita tidak benar-benar menjalankan kebiasan-kebiasaan tersebut.

Pada poin sebelumnya, sekilas kita menyinggung tentang konsistensi. Nah ini berhubungan dengan habits goal. Misalnya saja untuk bisa mengumpulkan Rp 100 juta pertama dalam waktu 2 tahun, salah satu habits goal yang mempengaruhi adalah kontrol diri khususnya dalam pengeluaran.

Anda bisa membaca Intip 8 Kunci Sukses Bill Gates Dalam Membangun Bisnis ini.

Kontrol diri bisa dilakukan dengan berbagai pendekatan, salah satunya adalah lewat spiritual contohnya Anda yang muslim bisa meembuat habits untuk meningkatkan kualitas sholat 5 waktu Anda. Pendekatan lainnya bisa juga dengan menerapkan mindset investasi dalam kehidupan sehari-hari yang akan di bahas nanti.

4. Pikirkan Bagaimana Cara Mendapatkan Income Tambahan

Berhemat memang bisa membantu kita lebih mampu menabung, tapi mau berhemat sampai seperti apapun jika income tidak bertambah maka kita akana tetap kesulitan mendapatkan Rp 100 juta pertama dengan cepat.

Justru malah, jika kita terlalu ketat dan terus menekan pengeluaran, maka bisa terjadi ketidak seimbangan dalam hidup. Maka, jalan keluarnaya adalah dengan mencari penghasilan tambahan.

Apalagi jika menabung dengan menggunakan skema tangga seperti diatas. Karena justru dengan skema tangga kita tertuntut untuk berpikir bagaimana caranya mendapatkan income tambahan untuk bisa mencapai target setiap periodenya.

Jika Anda seorang karyawan, mungkin Anda perlu memikirkan apa hal yang bisa Anda manfaatkan untuk menambah income per-bulannya.

Mungkin bisa mencari pekerjaan sampingan /tambahan sebagai freelance setelah selesai pekerjaan di kantor atau bisnis sampingan yang masih realistis dilakukan. Mulai saja dengan pertanyaan, apa yang Anda sukai dan apa yang bisa Anda lakukan.

Dari situ Anda akan bisa mengembangkan dan mencari cara agar bisa menghasilkan kran-kran penghasilan tambahan yang lain.

5. Menerapkan Mindset Investasi Dalam Kehidupan Sehari-hari

Disini, kita tidak akan membahas masalah investasi dalam mengumpulkan Rp 100 juta pertama. Karena pembahasan mengenai investasi, sudah di bahas pada artikel sebelumnya.

Jika Anda tertarik untuk memilih suatu instrumen investasi untuk membantu Anda meraih Rp 100 juta pertama, maka Anda bisa membaca berbagai artikel yang sudah di tulis di blog ini.

Selain investasi melalui instrumen keuangan, justru kita juga perlu menerapkan mindset investasi itu kedalam kehidupan sehari-hari khususnya dalam masalah pengeluaran.

Misalnya pengeluaran untuk makan, nongkrong di kafe, membeli gadget, meja belajar, membeli baju, dan hal lainnya, itu semua bisa Anda pikirkan sebagai investasi. Jadi bukan hanya untuk menuruti keinginan pribadi saja.

Dengan menggunakan mindset investasi kedalam kehidupan sehari-hari seperti itu, kita akan lebih hati-hati dalam mengeluarkan uang.

Mirip seperti ketika memilih instrumen investasi, yang mana pastinya kita tidak boleh bertindak secara impulsif, dan memutuskan tanpa pengetahuan atau perhitungan. Jadi ketika kita hendak mengeluarkan uang skecil apapun, kita akan terbiasa memperhitungkan nilai manfaatnya.

Mindset ini membantu kita untuk tidak boros. Karena kalaupun orang lain punya gaji Rp. 50 juta/ bulanpun tidak akan bisa mengumpulkan tabungan 1sampai Rp 100 juta jika perilaku pengeluaran uangnya impulsif/boros.

Sebaliknya kita yang pas-pasan sangat realistis untuk mencapai Rp 100 juta pertama dengan cepat jika kita menggunakan mindset investasi dalam pengeluaran dan juga tentunya tetap berusaha mencari income tambahan.

Jadi, mulai sekarang mungkin bisa kita tanyakan ke diri kita sendiri, “apakah waktu, tenaga, pikiran, uang sudah di gunakan untuk berinvestasi?”

6. Upgrade Skills

Untuk bisa meningkatkan income, hal yang paling penting salah satunya adalah dengan meningkatkan value Anda sendiri. Anda bisa meng-upgrade skill yang Anda miliki dan memiliki signifikasi untuk meraih target Rp 100 juta pertama Anda.

Misalnya jika Anda adalah seorang yang bekerja menjadi seorang Graphic Designer, maka Anda perlu meningkatkan kemampuan Anda di bidang tersebut agar karir di kantor bisa lebih cepat meningkat.

Atau, peningkatan skills juga bisa di gunakan untuk menghasilkan income di tempat lain, misalnya Anda mengambil pekerjaan freelance di luar pekerjaan utama sebagai Graphic Designer di kantor.

Upgrade skills tentunya merupakan bagian dari investasi Anda, sehingga pastikan arah dan prospek kegiatan upgrade skill yang Anda jalani berpotensi besar untuk meningkatkan income.

Baca artikel kami lainya, di 21+ Peluang Bisnis Terbaik.

Jangan sampai upgrade skill yang Anda lakukan tidak jelas arah dan juga targetnya. Dengan begitu berapapun biaya, waktu dan tenaga yang di curahkan bisa setimpal dengan hasil yang di dapatkan nanti.

Penutup

Biasanya, tujuan keuangan prioritas di masa awal adalah untuk dana darurat. Jadi sebelum mengejar Rp 100 juta pertama Anda, pastikan Anda sudah punya dana darurat dulu. Dana darurat sendiri berjumlah minimal mulai dari 3x hingga 12 x pengeluaran bulanan. Jika sudah, maka selamat untuk Anda itu adalah step pertama untuk menuju kehidupan keuangan yang lebih baik.

Kemudian barulah ketika memutuskan untuk mengejar 100 juta pertama, pastikan Anda sudah punya tujuan keuangannya dulu. Mau di apakan dengan uang Rp 100 juta pertama tersebut. Atau malah salah satu tujuan dari Rp 100 juta pertama Anda adalah dana darurat dan sisanya untuk memenuhi tujuan keuangan yang lain, itu juga tidak masalah.

Baik, itulah beberapa strategi untuk bisa mengumpulkan Rp 100 juta pertama yang bisa Anda pertimbangkan. Semoga bisa bisa menginspirasi dan memotivasi Anda untuk menggapai kehidupan finansial yang lebih baik.

Tinggalkan komentar