Cara Mulai Bisnis Kosmetik Kekinian dengan Merek Sendiri

Photo of author
Written By Arai Amelya

Penulis di Folderbisnis.com, Selamat menikmati artikel artikel terbaik kami. 

Baca di Google News

Diperbarui pada Juli 4th, 2021 at 06:31 pm

Bagi seorang perempuan, produk kecantikan alias kosmetik entah facecare atau skincare adalah sesuatu yang sangat penting. Hal inilah yang akhirnya membuat bisnis kecantikan tak pernah pudar. Selalu memiliki daya tarik baik masyarakat awam hingga kalangan selebritis. Siapapun rasa-rasanya ingin memulai bisnis kosmetik kekinian yang katanya menjanjikan.

Hmm, apakah memang penghasilan bisnis kosmetik kekinian ini benar-benar menggiurkan?

Euromonitor International merilis data The Future of Skincare yang menyebutkan nama Indonesia sebagai negara penyumbang terbesar kedua, untuk perawatan kulit tingkat global. Menurut mereka, total pasar skincare di Indonesia lebih dari US$2 miliar pada tahun 2019. Di mana nilai transaksi itu adalah 33% dari total pendapatan industri kecantikan di dunia.

Fakta inilah yang akhirnya membuat para selebritis berbondong-bondong memulai bisnis kosmetik kekinian. Entah facecare atau skincare, para selebritis ini memanfaatkan popularitas mereka untuk mengenalkan produknya. Seperti brand Madame Gie milik Gisella Anastasia yang lebih fokus dengan rangkaian produk kecantikan wajah.

Atau mungkin skincare Scarlett Whitening yang menghebohkan media sosial berkat hasil perawatan kulit memuaskan, ternyata dimiliki oleh pesinetron cantik Felicya Angelista. Bahkan popularitas produk skincare Scarlett ini membuat istri dari pesinetron Immanuel Caesar Hito itu merilis lini facecare di tahun 2021 ini.

Tentu saja pesona bisnis kosmetik kekinian ini tak hanya memikat para pesohor. Jauh sebelum selebritis, banyak pengusaha-pengusaha sukses yang mayoritas adalah perempuan, menggeluti bisnis kosmetik. Bahkan bisa dibilang, bisnis ini termasuk salah satu yang mampu bertahan di tengah gempuran pandemi Covid-19.

Baca juga: Untung Menggiurkan, Intip Rahasia Sukses Bisnis Sewa Perlengkapan Bayi

Potensi Bisnis Kosmetik Kekinian di Indonesia

Proses Tes Produk Kosmetik
© Freepik/ira_evva

Semua orang tentu sepakat bahwa sejak wabah corona menyerang masyarakat dunia sejak tahun 2020, kehidupan sudah berubah. Ada banyak negara yang melaporkan resesi karena sendir perekonomian mereka lebur akibat corona, termasuk Indonesia. Tingginya angka pengangguran dan perusahaan yang bangkrut adalah imbas pandemi Covid-19 berkepanjangan.

Namun tahukah Anda, di tengah merosotnya industri manufaktur akibat menurunnya permintaan ekspor dan anjloknya nilai tukar Rupiah, industri produk kecantikan justru mampu bertahan. Bahkan bisa dibilang, masyarakat semakin dibanjiri produk-produk kosmetik lokal yang memiliki harga terjangkau dengan kualitas memuaskan.

Daya beli masyarakat Indonesia untuk produk kosmetik pun bisa dibilang semakin meningkat selama pandemi Covid-19 ini. Anjuran pembatasan kegiatan sosial rupanya membuat masyarakat semakin mempedulikan perawatan wajah dan kulit tubuh. Tercatat transaksi produk facecare dan skincare di e-commerce ikut melambung seperti produk kesehatan.

Dr. Helen Knaggs selaku Vice President Global Product Research & Development Nu Skin Enterprises, menjelaskan kalau potensi pasar bisnis kosmetik kekinian baru saja dimulai. Tak main-main, proyeksi untuk empat tahun ke depan hingga tahun 2025 pada bisnis kecantikan, diperkirakan menembus US$17,8 miliar (sekitar Rp255 triliun)!

Di Indonesia sendiri, Kementerian Perindustrian melaporkan kalau permintaan akan kebutuhan dari industri kosmetik selalu meningkat 9,67% setiap tahunnya. Dengan terus bertambahnya jumlah penduduk dan kelompok usia muda produktif, mereka semakin perhatian dengan perawatan wajah dan kulit tubuh. Hal ini merupakan pasar yang sangat potensial bagi pebisnis kosmetik.

Bahkan perawatan wajah dan kulit tubuh kini bukanlah dominasi perempuan milenial saja. Konsumen pria juga mulai memahami pentingnya menjaga penampilan demi meningkatkan personal branding. Bahkan kalangan remaja hingga Ibu-Ibu rumah tangga di kota besar sampai pinggiran, juga semakin mulai memahami pentingnya melakukan perawatan diri.

Menanggapi permintaan yang terus meningkat inilah, bisnis kosmetik kekinian tak hanya bergelut di lini facecare saja seperti bedak, lipstik atau eye-shadow. Kosmetik menurut FDA (Food and Drug Administration) adalah berbagai produk untuk membersihkan, mempercantik sampai mengubah penampilan tubuh manusia tanpa mempengaruhi struktur dan fungsi tubuh itu sendiri.

Hal inilah yang akhirnya membuat industri kosmetik dibedakan menjadi dua kelompok besar. Kedua kelompok itu adalah kosmetik rias dan kosmetik perawatan. Apa perbedaannya?

a. Kosmetik Rias

Jenis Produk Kosmetik Rias
© Franchise India

Seperti namanya, kosmetik rias ini bertujuan untuk memberikan riasan terutama pada area wajah. Perempuan sangat identik menggunakan kosmetik rias ini terutama mereka yang bekerja dengan mengutamakan penampilan. Beberapa produk kosmetik rias ini meliputi bedak, lipstik, pensil alis, blush-on, eye-shadow, eyeliner sampai maskara.

Tak cuma perkara merias wajah saja, beberapa produk haircare seperti cat rambut dan hairspray hingga produk-produk nail-art seperti kuteks, masuk dalam kategori kosmetik rias. Sehingga apapun yang membuat tampilan diri menawan dalam sekali aplikasi, bisa disebut sebagai produk-produk kosmetik rias.

Baca juga: Berapa Penghasilan Driver Gojek Saat Ini? Intip Ulasannya!

b. Kosmetik Perawatan

Jenis yang kedua inilah yang bisa disebut paling banyak dibutuhkan saat ini. Yap, kosmetik perawatan dianggap begitu penting karena mampu memberikan penampilan diri yang tetap menawan dalam jangka panjang. Seperti namanya, produk-produk kosmetik perawatan haruslah digunakan secara rutin untuk memberikan hasil maksimal.

Beberapa contoh kosmetik perawatan facecare seperti sabun cuci wajah, toner, pelembab alias moisturizer, sunscreen, serum, masker wajah hingga krim siang-malam. Sementara kosmetik perawatan untuk kategori skincare juga cukup banyak seperti deodoran, parfum, hand-body lotion, sunblock, body serum, sampai body scrub.

Untuk urusan haircare pun, Anda tentu sering menggunakan shampoo atau conditioner hingga melakukan rangkaian creambath dan hair spa di salon, menggunakan produk-produk kosmetik perawatan rambut. Lebih lanjut lagi, produk perawatan bayi juga disebut sebagai jenis kosmetik. Tentunya dengan banyak sekali jenisnya, potensi bisnis kosmetik kekinian jelas sangat luas.

Keunggulan Menggeluti Bisnis Perawatan Kecantikan

Ilustrasi Produk Kosmetik
© Medium

Hampir sama seperti industri kuliner, bisnis kosmetik kekinian memang tak pernah lekang oleh waktu. Katadata mengumpulkan kategori produk yang dibeli secara online oleh masyarakat Asia Tenggara pada Januari-April 2020, ternyata barang-barang dari sektor kecantikan, kosmetik dan kesehatan dipilih oleh 62% dari total responden.

Bukti paling jelas mungkin bisa dilihat dari Korea Selatan. Produk kosmetik mereka begitu mendunia karena dibantu oleh serial drama Korea dan gemerlap K-Pop. Hal ini akhirnya memberikan peluang bagi pelaku bisnis kosmetik lokal yang akhirnya bisa berjaya di negerinya sendiri. Tak heran kalau akhirnya banyak keunggulan yang ditawarkan oleh bisnis kecantikan:

1. Pasar Sangat Luas

Keunggulan utama yang membuat bisnis kecantikan selalu saja mampu menarik perhatian adalah pasar yang luar biasa luas. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, urusan kosmetik kini bukan hanya dominasi kaum perempuan. Laki-laki juga sudah tidak malu dan malah menganggap perawatan wajah dan tubuh adalah hal utama.

Satu hal yang perlu ditegaskan adalah ketika laki-laki begitu peduli pada penampilan sampai membeli rangkaian produk facecare atau skincare, itu tidaklah berarti mereka memiliki masalah seksual. Namun menjaga penampilan saat ini sangat dibutuhkan demi kesehatan diri dan tentunya meningkatkan rasa percaya diri, terutama di lingkungan kerja.

Bahkan dalam perkembangannya, produk kosmetik tak hanya digunakan oleh mereka yang sudah dewasa saja. Ada banyak produk kosmetik untuk remaja hingga bayi. Yap, bayi juga memiliki bedak, lotion, shampoo, parfum hingga sabun mandi yang diformulasikan secara khusus untuk kulit tubuh sensitif mereka.

Luasnya pangsa pasar untuk bisnis kosmetik kekinian inilah yang akhirnya membuat banyak orang tertarik untuk menggelutinya. Anda tinggal menghasilkan produk yang sesuai dengan target pasar misalnya kosmetik khusus pria, kosmetik khusus perempuan berusia di atas 40 tahun atau bahkan kosmetik bagi kelompok remaja yang masih sekolah.

2. Penjualan Begitu Fleksibel

Keunggulan kedua yang bisa Anda peroleh saat menggeluti bisnis kosmetik kekinian adalah penjualan yang mudah dan sangat fleksibel. Anda tak harus membuka gerai di pinggir jalan hanya untuk mengenalkan produk kosmetik yang dihasilkan. Karena bahkan secara online, penjualan bisa berjalan. Manfaatkan betul keberadaan e-commerce untuk urusan marketing.

Tak hanya melalui marketplace, penjualan produk kosmetik juga bisa dilakukan secara mudah melalui media sosial. Anda bahkan bisa bekerjasama dengan blogger, beauty vlogger atau bahkan selebgram untuk mengenalkan produk lewat jasa endorsement. Ada banyak produk kecantikan yang sukses di pasaran lewat strategi penjualan yang tepat.

Selain membuka lapangan pekerjaan dalam hal karyawan produksi, bisnis kosmetik ini juga memperluas peluang kerja lewat sistem keagenan. Yap, Anda bisa bekerja dengan banyak orang di seluruh Indonesia lewat kantor-kantor cabang atau memang membuka agen, distributor, reseller hingga dropshipper yang ujung-ujungnya mampu mendongkrak omzet bisnis.

Baca juga: Apa itu Waralaba? Pengertian, Jenis dan Konsep Bisnis

3. Tak Perlu Jago di Bidang Kecantikan

Jika ingin berbisnis kuliner, sedikit banyak Anda haruslah paham soal kuliner entah makan atau minuman, supaya bisa menciptakan resep eksklusif dan rasa yang digandungi konsumen. Namun jika Anda terjun ke bisnis kosmetik keinian, Anda tak perlu repot-repot harus memahami seluk-beluk industri kecantikan itu sendiri.

Nah, lho lantas bagaimana kita bisa menemukan formula yang tepat untuk produk kosmetik yang bakal dijual nanti?

Tenang saja! Anda bisa menggunakan jasa maklon.

Secara mudahnya, maklon adalah sebuah jasa pengerjaan produk yang dilakukan oleh pihak lain. Jadi ketika Anda menggunakan jasa maklon saat memulai bisnis kosmetik, maka Anda tak perlu repot-repot mempelajari cara menentukan formula untuk facial wash. Penyedia jasa maklon siap memproduksi produk kosmetik untuk brand yang Anda rilis.

Lantaran ada jasa maklon inilah, Anda bisa fokus untuk mengenalkan brand kepada pasar. Mulai dari menentukan strategi promosi yang tepat, seperti apa target pasar, bagaimana metode distribusi hingga layanan konsumen nantinya. Dengan lebih fokus pada urusan penjualan, tentu Anda sebagai pelaku bisnis dapat memaksimalkan omzet.

4. Produk Beragam

Produk-Produk Kosmetik Rias
© ANT Lawyers

Lantaran pangsa pasar bisnis kosmetik ini sangat luas, sudah pasti produk yang bisa dijual sangat beragam dan akhirnya berimbas pada omzet bisnis. Contohnya Anda menjual produk kosmetik khusus perempuan berhijab, maka Anda bisa menawarkan produk mulai dari rangkaian facecare, skincare sampai haircare.

Anda tak hanya berjualan lipstik atau liptint, tapi bisa berkembang ke serum, facial wash, sunscreen yang semuanya sudah menyesuaikan standar halal karena pangsa pasar adalah kaum Muslimah. Bahkan Anda juga bisa bekerjasama dengan brand hijab dalam meluncurkan produk eye-shadow sesuai dengan warna hijab lantaran produk yang bisa dijual sangat beragam.

5. Indonesia Kaya Bahan Baku

Produk Kosmetik Bahan Alami
© Getty Images

Bersyukurlah karena kita tinggal di Indonesia, bisnis kosmetik kekinian tidak pernah kehabisan bahan baku. Apalagi saat ini para konsumen produk kosmetik lebih menyukai yang menggunakan bahan baku alami alias back to nature, sehingga Anda bisa menawarkan produk yang sesuai dengan benefit lebih aman karena kaya antioksidan.

Beberapa tanaman yang kerap dijadikan dalam industri kecantikan adalah:

  • Kelor (Moringa Oleifera): Dipercaya memiliki setidaknya 18 kandungan asam amino yang bisa memaksimalkan perawatan kulit, hingga membantu menyamarkan noda hitam pada wajah
  • Lumut (mosseltech): Ekstrak lumut diyakini bisa membuat kulit jadi lebih mudah beradaptasi. Apalagi kandungan zat anti blue light pada mosseltech bisa menjadi pelindung kulit dalam mengatasi radiasi sinar biru, UV hingga polusi
  • Pegagan (Centella Asiatica): Formula favorit pada berbagai produk kosmetik masa kini ini rupanya bisa membantu meningkatkan kolagen pada kulit, sehingga kulit tidak mudah berkerut dan senantiasa tampak awet muda. Asiaticoside dalam pegagan mampu membantu mengurangi luka bekas jerawat
  • Lidah Buaya (Aloe Vera): Sejak lama tumbuhan yang memiliki lebih dari 75 nutrisi ini terbukti mampu memberikan efek anti-inflamasi, menenangkan, mengencangkan, melembabkan dan tentunya melindungi kulit
  • Lemon: Kandungan citric acid dalam buah lemon adalah salah satu bagian dari AHA (Alpha Hydroxy Acid) alami yang mampu membantu proses eksfoliasi bagian epidermis kulit secara kimiawi, sehingga sel-sel kulit mati bisa terangkat yang membuat kulit wajah makin cerah

Tentunya masih banyak sekali tumbuhan-tumbuhan yang ada di Indonesia dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bisnis kosmetik kekinian. Tak heran kalau akhirnya salah satu ’raksasa’ produsen kosmetik Tanah Air yakni Martha Tilaar, sampai membangun pusat pengembangan dan penelitian bahan baku lokal untuk produk-produk mereka ke depannya.

6. Keuntungan Menggiurkan

Dan inilah keunggulan terakhir yang ditawarkan oleh bisnis produk kosmetik yakni keuntungan yang menggiurkan. Fakta bahwa peminat produk kosmetik selalu saja meningkat tak peduli pandemi Covid-19 berkepanjangan adalah salah satu bukti kalau berbisnis kosmetik, tidak pernah ada matinya. Sehingga bagi Anda yang kini hendak jadi pengusaha, bisnis kosmetik bisa jadi pilihan.

Ada banyak orang tajir di dunia ini yang berhasil memperoleh pundi-pundi kekayaan berkat bisnis kosmetik. Salah satunya adalah si bungsu dari klan Kardashian, Kylie Jenner, yang dinobatkan sebagai milyuner termuda di dunia. Lewat Kylie Cosmetics yang dirilis tahun 2015, dalam waktu tiga tahun total kekayaan Jenner menembus US$1 miliar, seperti dilansir Business Insider.

Untuk Indonesia sendiri, beberapa brand yang sukses membawa selebritis pencetusnya sukses dan meraup Rupiah dalam jumlah besar seperti Scarlett Whitening (Felicya Angelista), SADA (Cathy Sharon), ZAM Cosmetics (Zaskia Adya Mecca), Kamalia Beauty (Titi Kamal), Madame Gie (Gisella Anastasia) dan Ivan Gunawan Cosmetics (Ivan Gunawan).

Inilah Cara Mudah Memulai Bisnis Kosmetik Kekinian

Terus tumbuhnya industri kosmetik di Indonesia memang didorong dari permintaan konsumen, serta banyaknya masyarakat yang menjadi pelaku usaha. Kemudahan untuk memulai bisnis kosmetik kekinian dengan jasa maklon juga semakin membuat industri ini bergerak ke arah positif, karena kini semua orang bisa jadi beautypreneur tanpa terlalu banyak ribet.

Tertarik melakukannya? Kami akan ulas tahapan yang harus Anda jalani jika ingin memulai bisnis kosmetik kekinian dengan jasa maklon:

1. Pikirkan Ide Bisnis

Hal paling awal yang harus Anda lakukan jika ingin memulai bisnis kosmetik kekinian adalah memikirkan ide bisnis. Tahapan brainstorming ini bahkan tidak bisa dilakukan dalam hitungan jam, tapi bisa saja sampai berbulan-bulan. Beberapa pelaku bisnis bahkan sampai melakukan riset pasar untuk dapat menemukan inovasi produk yang unik dan sangat dibutuhkan oleh konsumen.

Karena itulah dalam tahapan ini biasanya si calon pebisnis tidak melakukannya sendiri. Ada baiknya Anda membuat tim kecil untuk proses brainstorming supaya bisa saling mendiskusikan ide-ide yang muncul. Misalkan saja, pasar kosmetik terbesar saat ini adalah kelompok perempuan muda yang karakteristiknya adalah aktif, suka di luar ruangan dan anti ribet.

Baca juga: 15 Cara Daftar Mitra Bukalapak: Syarat dan Keuntungan

Untuk menjawab masalah itu, dibutuhkan kosmetik yang mampu memberikan perlindungan maksimal terhadap cahaya matahari. Sehingga akhirnya munculah ide produk sunscreen dengan kemasan yang unik, atau juga bisa moisturizer sampai foundation yang mengandung SPF. Agar bisa menghasilkan produk yang tepat, jelas dibutuhkan riset secara maksimal.

Tak hanya sekadar riset, Anda juga harus mengetahui tren kosmetik yang tengah booming di kalangan konsumen sehingga nantinya produk yang dihasilkan sudah memenuhi keinginan pasar baik mulai dari packaging, jenis produk, kandungan yang dimiliki sampai rentang harga.

2. Konsultasi dengan Ahli Kosmetik

Setelah melakukan pertukaran dan diskusi ide bisnis dalam waktu lama, tahapan berikutnya adalah melakukan konsultasi ke ahli kosmetik. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, dalam mendirikan bisnis kosmetik kekinian saat ini tak perlu ribet karena Anda bisa menggunakan jasa maklon yang tentunya mereka menyediakan ahli di bidang bisnis tersebut.

Dengan melakukan konsultasi ke ahli kosmetik, Anda akan tahu aturan yang ditetapkan dalam industri kosmetik Indonesia. Mulai dari pengurusan ke BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sebagai institusi yang akan memberikan izin produk beredar, sekaligus pengawasan terhadap keamanan produk sebelum dan saat dipasarkan.

Konsultasi bisnis dengan penyedia jasa maklon ini juga akan membantu Anda dalam menentukan bahan baku yang tepat sampai perhitungan harga. Misalkan saja, Anda ingin menggunakan bahan baku bakuchiol yang digadang-gadang bakal jadi primadona industri kosmetik tahun 2021 ini. Nantinya ahli kosmetik akan membantu memberikan pertimbangan.

Bakuchiol memang digandrungi karena kemampuannya mengurangi keriput dan garis halus pada kulit wajah, hingga meningkatkan produksi kolagen. Hanya saja ekstrak biji tumbuhan babchi dari India ini merupakan bahan baku impor, sehingga bisa saja mempengaruhi biaya produksi. Bisa saja ahli kosmetik akan memberikan alternatif memakai centella asiatica asli Indonesia.

Tak hanya itu saja, konsultasi bisnis ini juga akan membahas mengenai sistem produksi yang memuat MOQ (Minimun Order Quantity), perjanjian kerjasama (MoU) sampai biaya jasa maklon. Karena itulah dalam tahapan ini, ada baiknya Anda aktif untuk bertanya sebelum memutuskan menggunakan jasa maklon tersebut karena berkaitan dengan produk yang bakal Anda jual.

3. Persiapan Modal dan Syarat yang Dibutuhkan

Setelah penentuan ide bisnis dan konsultasi dengan ahli kosmetik, maka Anda sudah tahu produk seperti apa yang bakal Anda tawarkan ke pasar. Supaya prosesnya lancar, Anda harus bisa mempersiapkan dana sesuai yang dibutuhkan. Pada dasarnya modal untuk memulai bisnis kosmetik kekinian memang cukup besar, tapi sebanding dengan proses produksinya.

Janne Nata selaku Direktur PT Nose Herbalindo menyebutkan jika pihaknya menyediakan paket layanan investasi mulai dari Rp30 juta sampai ratusan juta Rupiah. Lewat paket layanan ini, calon klien bisa memilih produk kosmetik termasuk bahan aktif dari suatu tanaman yang diinginkan untuk menjadi kandungan utama dari produk mereka.

Sementara itu Aprian Pratama alias Ari selaku CEO PT Protea Nutri Cosmetindo menjelaskan kalau pihaknya memiliki penawaran modal Rp15 juta untuk kategori custom dan Rp30 juta untuk maksimal budget planning. Di mana dalam tiap kategori nominal modal, Protea akan memproduksi minimal 1.000 pcs termasuk bantuan pengurusan ke BPOM dan HAKI.

Dalam tahapan ini biasanya calon pebisnis juga harus sudah mempersiapkan sejumlah syarat administrasi yang dibutuhkan pihak maklon. Untuk klien individu wajib menyertakan minimal KTP dan NPWP. Sementara klien badan usaha, harus menyertakan SIUP, PDP, NPWP, KTP Direktur hingga PIC untuk melakukan pemantauan produk di laboratorium dan pabrik maklon.

4. Membuat Sampel

Tahap Produksi Produk Kosmetik
© Shutterstock

Kalau ketiga tahapan sebelumnya sudah berjalan, maka Anda hanya tinggal menunggu sampel yang nantinya akan diberikan oleh pihak maklon. Sampel produk ini sangat penting dan sudah tertera dalam MoU, supaya Anda bisa memiliki gambaran seperti apa tampilan, tekstur, aroma, bahan baku aktif, warna hingga benefit yang ditawarkan oleh produk.

Baca juga: 30 Syarat dan Cara Menjadi Agen JNE: Biaya Daftar dan Modal Awal

Ketika sampel yang dihasilkan oleh jasa maklon tak sesuai dengan apa yang diinginkan di awal konsultasi, Anda sebagai klien yang sudah membayar berhak untuk mengajukan keluhan dan meminta sampel itu direvisi sesuai dengan ketentuan dalam MoU. Barulah ketika sampel produk itu sudah sesuai dengan permintaan, Anda bisa mulai mengenalkan ke beberapa konsumen.

Calon-calon konsumen penerima sampel produk ini biasanya dipilih secara random. Biarkan konsumen itu mencoba sampling produk yang sudah dihasilkan, mencatat seluruh testimoni dan kembali lakukan brainstorming dengan pihak maklon supaya akhirnya bisa menghasilkan sampling yang maksimal sebelum produk siap dibuat dalam jumlah besar.

5. Menentukan Merek Produk

Rangkaian Produk Kosmetik
© Holy Booth Studio

Sampling sudah beres, maka Anda tiba di tahapan yang sangat penting dalam perjalanan membangun bisnis kosmetik kekinian. Apa itu? Tepat sekali, menentukan merek alias brand dari sebuah produk. Dalam menentukan merek jelas tak bisa terjadi dalam waktu singkat. Pastikan merek itu unik, mudah untuk diingat dan diucapkan serta menggambarkan keseluruhan bisnis Anda.

Beberapa merek produk kosmetik yang populer secara global bahkan sudah memenuhi kriteria nama brand yang menarik seperti L’Oreal, NIVEA, Garnier sampai Unilever. Atau mungkin Anda bisa melirik brand-brand kosmetik lokal yang populer dengan nama unik seperti Emina, Wardah, Make Over, Purbasari, Avoskin, BLP (By Lizzie Parra), Mustika Ratu sampai Sariayu.

Biasanya dalam tahapan merek produk ini, Anda juga akan menentukan seperti apa logo, tagline hingga desain packaging. Karena semua kesatuan inilah yang akan membangun brand kosmetik Anda sekaligus persiapan untuk pengajuan legalitas ke BPOM dan HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual), agar brand Anda tidak ditiru oleh pihak lain.

6. Mengurus Legalitas Produk

Selain menentukan merek, tahapan legalitas produk juga sangat penting dalam bisnis kosmetik kekinian. Dalam tahapan ini, biasanya tim maklon yang akan membantu pengurusan ke BPOM dan HAKI. Untuk bisa lolos dari BPOM, pihak maklon harus menyertakan hasil uji laboratorium bahan-bahan baku yang digunakan dalam produk.

Izin BPOM membuktikan kalau sebuah produk kosmetik memang dibuat sesuai dengan standar kualitas yang ada mulai dari tahapan produksi, sampai penentuan dan penggunaan bahan baku yang aman digunakan manusia. Kadang untuk pelaku bisnis kosmetik kekinian yang menargetkan pasar Muslim, sampai mengurus ke MUI (Majelis Ulama Indonesia) supaya memperoleh label halal.

Tahapan pengurusan legalitas ke instansi ini memang tidak bisa dilakukan secara singkat. Karena itulah para pelaku bisnis harus menanti dengan sabar. Jangan keburu nekat memasarkan produk tanpa izin dari BPOM, karena jika ketahuan maka merek usaha Anda bisa saja di-banned dan akhirnya cuma berujung kerugian.

Baca juga: Apa itu Startup dan Bagaimana Perkembangannya di Indonesia?

7. Mulai Produksi Massal

Setelah semuanya beres dan produk sudah memperoleh izin BPOM, maka pihak maklon akan langsung mulai melakukan produksi secara massal sesuai dengan kesepakatan dalam MoU dengan klien. Disesuaikan dengan modal, pihak maklon bisa memproduksi minimal 1.000 pcs atau mungkin sampai lebih dari 5.000 pcs jika klien sudah memiliki pangsa pasar yang loyal.

Dalam produksi massal inilah Anda akan bisa melihat kualitas si penyedia jasa maklon. Mulai dari bagaimana kapasitas produksi pada pabrik termasuk tahapan QC (Quality Control) yang sangat penting. Jangan sampai sampling yang dihasilkan memuaskan, tapi saat produk mulai dibuat dalam jumlah besar tidak sesuai dengan standar.

Supaya hal-hal itu tidak terjadi karena malah bisa bikin rugi bisnis kosmetik kekinian yang Anda geluti, ada baiknya memang memilih penyedia jasa maklon berkualitas. Pastikan jasa maklon itu sudah mengantongi sertifikasi resmi sebagai bukti profesionalisme mereka, sehingga produk yang Anda pesan tidak akan mengecewakan.

8. Promosi dan Penjualan

Kemasan Produk Kosmetik
© Live Blog Spor

Dan inilah tahapan terakhir dalam bisnis kosmetik kekinian yakni mulai lakukan promosi dan menjual produk. Beruntung karena kini zaman serba digital, pengenalan produk bisa dilakukan secara mudah melalui media sosial dan internet, tanpa Anda perlu repot-repot memakai jasa SPG (Sales Promotion Girl) untuk mengenalkan produk di pusat keramaian hingga rumah-rumah.

Jika Anda memilih target promosi di media sosial, maka maksimalkan akun-akun Instagram, Twitter, Facebook, TikTok sampai Youtube lewat konten berkualitas dari brand kosmetik Anda. Supaya lebih bisa mempengaruhi pasar, gunakan jasa influencer seperti selebgram, Youtuber hingga selebtwit lewat kerjasama endorsement.

Anda juga dapat mempertimbangkan urusan promosi di dunia maya ini dengan menggaet para blogger. Lewat artikel-artikel review yang ditulis di blog pribadi mereka, brand yang Anda usung bakal lebih dikenal di mesin pencarian Google. Kalau strategi promosi sudah dilakukan, maka Anda tinggal menentukan sistem penjualan.

Anda dapat menjualnya secara langsung lewat marketplace alias e-commerce , atau menawarkan konsep reseller hingga dropshipper kepada pasar. Agar produk makin dikenal, tak ada salahnya untuk menentukan distributor dan agen resmi di beberapa wilayah, sehingga produk Anda makin populer yang berimbas positif ke omzet penjualan.

Kesimpulan

Tentunya dari ulasan di atas, memulai bisnis kosmetik kekinian bukanlah sesuatu yang sulit, tapi juga tak bisa disepelekan. Ada beberapa tahapan penting yang harus dilakukan agar brand yang Anda usung bakal makin dikenal dan akhirnya memberikan dampak positif ke penghasilan. Sebagai pelaku bisnis, Anda haruslah tetap bisa mempertahankan kualitas.

Sebagai bisnis yang masih akan terus berkembang besar ke depannya, tentunya persaingan sangat ketat. Industri kosmetik akan terus bergerak maju dan memunculkan berbagai inovasi, terutama dari kandungan bahan baku aktif alami yang digunakan. Untuk itulah sebagai pelaku bisnis, Anda harus terus belajar, jangan pernah cepat puas dan mengikuti tren di pasaran.

Tentukan strategi marketing dan penjualan yang tepat karena sebagus apapun produk yang Anda klaim, jika marketing yang dipilih tak maksimal maka tak akan membuat produk itu dikenal. Produk yang tidak dikenal jelas akan tidak lancar dalam hal distribusi dan bisa saja malah membuat Anda rugi karena produknya tidak laku-laku.

Karena ada banyak hal yang harus dikerjakan, pelaku bisnis kosmetik kekinian sudah seharusnya memiliki tim yang berisi orang-orang kepercayaannya. Agar produk bisa tetap berkualitas, profesional dan aman dengan harga jual yang terjangkau, pastikan tetap memberikan hasil sesuai standar termasuk dengan memilih penyedia jasa maklon profesional. Semangat untuk berbisnis!

TRADING FOREX DI OCTA.ID

PerusahaanPT. Octa Investama Berjangka
Regulasi
Bappebti
54/BAPPEBTI/
SI/05/2013
Min.Lot0.1
Min.Deposit$100
Situswww.octa.id

Tinggalkan komentar