Beli Rumah KPR atau Cash Keras? Berikut Ini Pertimbangannya

Photo of author
Written By Anggraini Munanda Effani

Penulis di Folderbisnis.com, Selamat menikmati artikel artikel terbaik kami. 

Baca di Google News

Beli rumah KPR atau Cash sering menjadi pertanyaan bagi banyak orang. Sebab sudah tentu semua orang berharap bisa mendapatkan rumah dengan cara terbaik dan paling menguntungkan.

Apalagi mengingat untuk membeli rumah membutuhkan uang dalam jumlah yang besar. Oleh sebab itu pertimbangan dalam membeli rumah harus dipikirkan secara matang agar tidak keliru.

Metode pembayaran pembelian rumah merupakan salah satu dari sekian banyak hal yang harus dipikirkan dalam membeli rumah. Sebab metode pembayaran akan menentukan beberapa hal lainnya.

Melalui artikel ini, kami akan memberikan beberapa pertimbangan untuk membantu Anda menentukan metode pembayaran pembelian rumah. Sehingga kami berharap Anda bisa menentukan metode pembayaran paling tepat untuk Anda.

Pertimbangan Beli Rumah Secara Cash Keras

Beli Rumah Kpr Atau Cash Keras? Berikut Ini Pertimbangannya
Beli Rumah KPR atau Cash Keras? Berikut Ini Pertimbangannya/Unsplash

Ada dua cara yang biasa dilakukan sebagai metode pembayaran pembelian rumah. Yaitu beli rumah KPR atau cash keras. Namun beberapa orang lebih memilih untuk melakukan pembelian rumah secara cash.

Namun jangan terburu-buru untuk ikut membeli rumah secara cash. Pastikan Anda sudah memperhitungkan beberapa pertimbangan penting di bawah ini sebelum melakukan pembelian rumah secara cash.

Memiliki Dana dalam Jumlah Besar

Beli rumah KPR atau cash sama-sama harus memperhitungkan jumlah dana yang sudah Anda miliki. Biasanya orang-orang yang memutuskan membeli rumah secara cash sudah memiliki simpanan uang dalam jumlah besar.

Sebab sesuai namanya, membeli rumah secara cash atau tunai berarti Anda langsung membayarkan seluruh biaya rumah. Oleh sebab itu syarat utama yang harus dimiliki adalah dana untuk membayar rumah tersebut.

Memang untuk memutuskan membeli rumah secara cash, Anda tidak harus sudah punya nominal uang sesuai harga rumah. Tapi setidaknya, Anda harus memiliki uang sebesar 80 – 90 persen dari harga rumah.

Baca juga, Tips Jual Rumah Pribadi Cepat Laku

Sehingga Anda bisa menabung terlebih dahulu untuk mencari kekurangan dana tersebut. Setelah seluruh uang terkumpul, baru Anda melakukan pembelian rumah yang sebelumnya telah Anda inginkan.

Memiliki Keuntungan Tidak Terikat Utang

Salah satu keuntungan membeli rumah secara cash adalah Anda menjadi tidak terikat oleh utang. Hal ini merupakan pertimbangan sangat penting ketika beli rumah KPR atau cash.

Jika Anda adalah orang yang sangat anti memiliki utang, maka wajib memilih metode pembayaran cash. Namun tentu dengan catatan bahwa Anda memang telah memiliki uang dalam jumlah besar.

Konsep terhadap utang yang dimiliki oleh setiap orang memang berbeda. Ada orang yang tidak masalah dengan mengambil pinjaman atau utang. Namun terdapat juga orang-orang yang tidak mau berutang.

Selain itu, utang untuk pembelian rumah memang terbilang cukup besar. Sebab biaya cicilan per bulan bisa mencapai jutaan bahkan puluhan juta rupiah bergantung pada tenor waktu pembayaran.

Harga Rumah Cenderung Jadi Lebih Murah

Saat memutuskan untuk beli rumah KPR atau cash pasti Anda akan memperhatikan harga. Sebagian orang lebih memilih pembayaran secara cash karena akan membuat harga rumah lebih murah.

Sebab dengan membeli secara cash, Anda tidak perlu menanggung beban bunga. Selain itu beberapa pengembang juga memberikan harga jauh lebih murah kepada pembeli yang memilih pembayaran cash keras.

Jika Anda perhatikan, kebanyakan harga rumah murah yang dipromosikan merupakan harga pembayaran secara cash. Jika memilih metode pembayaran lain seperti kredit, harga rumah akan berbeda.

Baca, Inilah Rahasia Agar Cicilan KPR Cepat Lunas

Melakukan pembelian rumah secara cash juga cenderung membuat Anda tidak perlu repot menghitung. Karena biasanya harga rumah sudah tetap sehingga tidak ada biaya tambahan lainnya.

Lama Menabung

Seperti yang kami sebutkan sebelumnya, membeli rumah secara cash membuat Anda harus memiliki dana dalam jumlah besar. Sehingga Anda mungkin harus menabung untuk mengumpulkan dana terlebih dahulu.

Menumpulkan uang memang tetap perlu dilakukan untuk beli rumah KPR atau cash. Hanya saja menabung atau mengumpulkan uang untuk membeli secara cash membutuhkan waktu lebih lama.

Sebab dana yang Anda butuhkan agar bisa mendapatkan rumah menjadi lebih besar. Oleh sebab itu Anda harus mempertimbangkan durasi pengumpulan dana tersebut hingga akhirnya bisa membeli rumah.

Sebab selama Anda masih menabung, kebutuhan terhadap tempat tinggal tetap perlu dipenuhi. Anda harus memikirkan cara memenuhi kebutuhan tempat tinggal selama masih mengumpulkan uang untuk membeli rumah secara cash.

Anda juga perlu mempertimbangkan apakah rumah yang ingin Anda beli secara cash tersebut sudah terjual selama masih mengumpulkan uang. Karena uang yang terkumpul menjadi sia-sia jika rumah tersebut sudah laku.

Kepemilikan Rumah Langsung Sepenuhnya Milik Anda

Salah satu perbedaan beli rumah KPR atau cash adalah tentang kepemilikan rumah dan kelengkapannya. Jika Anda ingin segera memiliki rumah beserta kelengkapannya secara penuh, maka pilih pembayaran melalui cash.

Sebab setelah proses pembayaran selesai, rumah tersebut sepenuhnya akan menjadi milik Anda. Maka Anda memiliki keleluasaan untuk menjadikan rumah tersebut sebagai jaminan untuk mengambil pinjaman di bank.

Selain itu, potensi terjadinya masalah di dalam proses pembayaran juga lebih kecil. Sebab proses transaksi pembelian rumah menjadi lebih cepat karena cenderung hanya terjadi satu kali saja.

Banyak orang yang memilih membeli rumah secara cash karena ingin menjadikannya sebagai kos atau kontrakan. Hal ini mungkin akan lebih sulit jika Anda tidak memiliki sertifikat dari rumah tersebut.

Pertimbangan Beli Rumah Secara KPR

Pertimbangan Beli Rumah Secara Kpr
Pertimbangan Beli Rumah Secara KPR/Unsplash

Beli rumah KPR atau cash tentu memiliki pertimbangan yang berbeda. Anda telah memahami beberapa pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum membeli rumah secara cash atau tunai.

Maka selanjutnya Anda perlu mengetahui pertimbangan apa saja ketika ingin membeli rumah melalui KPR. Berikut adalah beberapa pertimbangan membeli rumah secara KPR yang perlu Anda pikirkan.

Tenor KPR

Jika Anda ingin membeli rumah secara KPR, maka Anda harus mempertimbangkan tenor atau lama pembayaran. Anda bisa mengambil KPR dalam tenor 5, 10, 15 bahkan hingga 20 tahun.

Beli rumah KPR atau cash pasti dilakukan untuk memberikan jaminan terhadap masa depan. Sebab rumah merupakan salah satu kebutuhan yang akan terus ada hingga akhir hidup.

Hal ini membuat banyak orang tidak masalah untuk mengambil KPR dalam tenor waktu lama. Sebab rumah tersebut akan terus digunakan dalam belasan bahkan puluhan tahun ke depan.

Baca, Cara Restrukturisasi Kredit KPR Terbaru

Namun sebagian yang lain cenderung memilih untuk mengambil KPR dalam tenor waktu pendek. Alasannya karena mereka cenderung tidak nyaman untuk memiliki utang dalam waktu lama.

Biaya Cicilan

Beli rumah KPR atau cash sama-sama mengharuskan Anda menyiapkan dana untuk melakukan pembayaran. Hanya saja pada pembelian KPR, Anda membayar rumah tersebut dengan cara mencicil.

Biasanya biaya cicilan akan sesuai dengan lama tenor KPR yang Anda ambil. Semakin lama tenor KPR yang Anda ambil, maka akan semakin kecil biaya cicilan setiap bulannya.

Sebaliknya semakin cepat waktu tenor KPR yang Anda ambil, maka cicilan setiap bulan akan menjadi lebih besar. Anda bisa memilih pembiayaan cicilan sesuai dengan kemampuan finansial.

Sebab perlu Anda perhatikan bahwa biaya cicilan KPR rumah bisa mencapai jutaan rupiah setiap bulan. Anda harus mempertimbangkan apakah biaya tersebut tidak memberatkan kebutuhan lainnya.

Risiko Gagal Bayar

Risiko gagal bayar akan selalu ada di beli rumah KPR atau cash. Hanya saja risiko ini menjadi lebih besar dan bermasalah ketika Anda melakukan pembelian rumah secara KPR.

Sebab jika Anda gagal bayar saat mengambil KPR, maka rumah akan disita. Sehingga pembayaran yang telah Anda lakukan sebelumnya terkesan menjadi sia-sia. Anda juga jadi kehilangan tempat tinggal.

Oleh sebab itu sebaiknya KPR diambil jika Anda bisa memastikan memiliki pendapatan tetap dalam beberapa tahun ke depan. Sebenarnya penilaian terhadap hal ini juga akan dilakukan oleh pihak bank.

Karena pihak bank tentu tidak berharap Anda gagal membayar cicilan rumah KPR. Oleh sebab itu jika sejak awal Anda memiliki risiko gagal bayar yang besar, KPR bisa tidak disetujui.

Kebutuhan Terhadap Rumah

Tempat tinggal memang merupakan kebutuhan primer. Oleh sebab itu beli rumah KPR atau cash akan dilakukan agar bisa memenuhi kebutuhan tersebut. Namun sebenarnya cara memenuhi tempat tinggal bukan hanya beli.

Jika tidak terlalu terburu-buru, Anda bisa mendapatkan tempat tinggal dengan cara kos atau kontrak. Namun bagi sebagian orang, kebutuhan terhadap rumah pribadi sangat penting sehingga harus segera dipenuhi.

Jika Anda juga memiliki kebutuhan yang sangat mendesak terhadap rumah, maka bisa memilih KPR. Sebab untuk membeli rumah secara KPR, Anda tidak perlu menyiapkan dana terlalu besar.

Anda hanya cukup menyiapkan biaya uang muka untuk bisa menempati rumah tersebut. Tetapi jika kebutuhan rumah tidak terlalu mendesak, maka kos atau kontrak bisa menjadi pilihan.

Total Pembayaran Jadi Lebih Besar

Salah satu kekurangan jika Anda membeli rumah secara KPR adalah harganya jadi lebih besar. Harga memang selalu menjadi pertimbangan paling penting ketika beli rumah KPR atau cash.

Ketika membeli rumah secara KPR, Anda akan dikenakan bunga. Bunga tersebutlah yang membuat total harga yang Anda bayarkan untuk bisa memiliki rumah menjadi lebih besar.

Semakin lama tenor KPR, cicilan memang akan menjadi semakin kecil. Tapi total biaya secara keseluruhan menjadi lebih besar. Banyak orang yang merasa bermasalah dengan hal ini.

Namun sebagian yang lain merasa bahwa adanya bunga merupakan hal wajar dan bukan masalah. Sehingga mereka tetap mengambil KPR dengan tenor panjang untuk meringankan beban cicilan per bulan.

Lebih Baik Beli Rumah KPR atau Cash Keras?

Maka dapat disimpulkan bahwa membeli rumah baik secara cash ataupun KPR memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Hal yang perlu Anda lakukan adalah menyesuaikannya dengan kondisi pribadi.

Sebab kondisi setiap orang pasti berbeda. Hal ini juga tentu akan berpengaruh terhadap keputusan terbaik ketika hendak membeli rumah. Maka Anda juga perlu memahami diri dengan objektif.

Jika Anda memiliki dana segar dalam jumlah banyak dan tidak mau berutang, maka membeli rumah secara cash merupakan pilihan terbaik. Namun hal sebaliknya berlaku jika Anda tidak memiliki dana banyak.

Baca, KPR Tenor Pendek vs KPR Tenor Panjang, Lebih Bagus Mana?

Terlebih, ada hal penting yang juga harus dipikirkan selain beli rumah KPR atau cash keras. Contohnya seperti kualitas rumah yang hendak dibeli, kondisi lingkungan dan beragam pertimbangan lainnya.

Tentunya Anda juga harus memasukan berbagai pertimbangan ini di dalam penentuan pembelian rumah. Jangan sampai keputusan membeli rumah hanya Anda dasarkan pada metode pembayaran semata.

Jika seluruh pertimbangan tersebut sudah Anda pikirkan, maka Anda pasti menemukan pilihan terbaik untuk membeli rumah. Sebab beli rumah KPR atau cash sama-sama akan menguntungkan jika telah melalui pertimbangan matang.

TRADING FOREX DI OCTA.ID

PerusahaanPT. Octa Investama Berjangka
Regulasi
Bappebti
54/BAPPEBTI/
SI/05/2013
Min.Lot0.1
Min.Deposit$100
Situswww.octa.id

Tinggalkan komentar