7 Cara Cerdas Menambah Budget Investasi Bulanan

Agar bisa mendapatkan pasif income lebih banyak dari investasi, kita perlu menambah budget investasi bulanan kita. Tapi sayangnya, mungkin penghasilan bulanan kita pun terbatas sehingga rasanya sulit sekali untuk menambah budget investasi bulanan. Apakah Anda juga mengalami hal yang sama?

Tenang, semua ada jalan keluarnya. Jika Anda sedang merasakan hal yang sama, lanjutkan membaca artikel ini sampai selesai yuk! Karena kali ini kita akan membahas bagaimana cara cerdas menambah modal investasi bulanan.

Sebelum membahas lebih lanjut, saya akan coba memberi gambaran terlebih dahulu. Misalnya saja, kita terbiasa berinvestasi sebanyak Rp 1 juta perbulan dengan asumsi return 10% pertahun.

Maka dalam waktu 5 tahun, uang Anda akan menjadi Rp 73 juta. Jika Anda bisa menambah budget investasi yang awalnya Rp juta menjadi Rp 2 juta per bulan, maka 5 tahun kemudian uang Anda menjadi Rp 146 juta.

Nah, jika kita membayangkan budget investasi bulanan yang lebih tinggi lagi semisal Rp 10 juta perbulan, maka 5 tahun lagi uang Anda menjadi Rp 732 juta. Wow! Jumlah yang fantastis bukan? Tentu sangat berbeda di banding dengan budget investasi yang hanya Rp 1 juta perbulannya.

Jika Anda tertarik untuk menambah budget investasi bulanan, Anda bisa mencoba melakukan tips-tips dibawah ini!

1. Jangan Berhutang, Budget Investasi Bulanan

Jangan Berhutang. Budget Investasi Bulanan
Gambar : pixabay.com/ Raten Kauf

Jika Anda berpikir untuk meminjam dana agar bisa menambah budget investasi, coba tahan dulu. Judulnya menambah modal investasi, tapi bukan berarti berhutang adalah jalan yang langsung di ambil. Bahkan para financial planner hampir tidak ada yang menyarankannya.

Meskipun meminjam uang adalah jalan yang paling mudah, tapi sebisa mungkin Anda tidak melakukannya. Apalagi jika instrumen investasi yang Anda gunakan beresiko tinggi seperti saham.

Mungkin Anda tergiur dengan grafik hijau yang terus naik. Tapi perlu di ingat, bahwa investasi saham tidak selamanya untung, bahkan grafik yang awalnya hijau bisa tiba-tiba amblas.

Alih-alih mendapat untung, justru hutang Anda akan menumpuk karena harus membayar bukan hanya minus dari investasi tapi juga bunga pinjamannya.

Jadi pastikan Anda menggunakan uang dingin untuk berinvestasi. Artinya, uang tersebut bukan berasal dari pinjaman, uang untuk kebutuhan rutin atau kebutuhan lain yang akan digunakan dalam jangka pendek.

2. Mengurangi Pengeluaran Bulanan

Jika Anda masih single (belum menikah), maka strategi mengurangi pengeluaran bulanan yang tidak begitu diperlukan adalah cara yang paling mudah untuk menambah budget investasi.

Biasanya kita punya budget untuk self rewarding. Bentuknya bisa bermacam-macam. Mulai dari membeli makanan di resto favorite, ngopi-ngopi di cafe, membeli gadget hingga hobby lainnya yang cukup mahal. Nah, kita bisa mengurangi pengeluaran tersebut, karena self rewarding bisa dilakukan dengan berbagai cara yang lebih hemat.

Anda bisa mulai mengurangi atau membuat list bentuk self rewarding yang lain sebagai pengganti dari cara self rewarding yang konsumtif.

Ketika work from home, mungkin bisa jadi momen yang tepat untuk membuat kebiasaan self rewarding yang baru. Misalnya dengan membuat teh dan menikmati udara di sore hari, jalan-jalan ke taman sekitar rumah, mulai merawat tanaman dll.

3. Segera Melunasi Hutang yang Tidak Terlalu Penting

Cara yang kedua adalah dengan melunasi hutang-hutang yang sifatnya tidak terlalu penting. Misalnya cicilan paylater untuk membeli sneakers, gadget dan lain-lain.

Jika cicilan yang bersifat konsumtif bisa di kurangi secepatnya, maka budget untuk melunasi hutang akan segera bisa dialihkan untuk investasi bukan?

Baca juga, 10 Tips Cara Cepat Bebas Hutang Agar Hidup Tenang

Sekarang, coba cek apa saja hutang konsumtif yang sedang Anda tanggung. Hitung kapan hutang itu realistis untuk di lunasi.

Setelah lunas, tentu saja jangan membuat hutang konsumtif yang baru ya! Dana yang biasanya digunakan untuk membayar cicilan bisa dijadikan tambahan untuk berinvestasi bulanan.

Dalam buku Psychology of Money disebutkan : “Savings can be created by spending less. You can spend less if you desire less. And you will desire less if you care less about what others think of you”.

Selain itu dalam buku tersebut juga disebutkan : “Saving is a gap between your ego and your income”

Hal tersebut menunjukan bahwa kita bisa menabung lebih banyak jika kita memiliki lebih sedikit keinginan. Sebaliknya, jika keinginan kita semakin banyak namun income kita tidak bertambah maka bugdet untuk berinvestasi bisa berkurang bahkan kita akan kesulitan berinvestasi tiap bulannya.

Supaya pengeluaran Anda tetap terkendali, saran mendasardari para financial planner adalah membuat anggaran dan catatan keuangan. Saat ini sudah banyak kok aplikasi keuangan yang bisa Anda gunakan supaya aktifitas tersebut bisa lebih mudah dilakukan.

4. Menambah Pemasukan (Income)

Seandainya kita sudah berkeluarga, menghemat pengeluaran bisa jadi tidak cocok menjadi pilihan solusi untuk kita. Lalu apa yang harus di lakukan untuk menambah budget investasi?

Jawabannya adalah dengan menambah pemasukan bulanan. Anda bisa memanfaatkan sistem bonus yang ada di kantor dengan meningkatkan performa kerja. Jadi setiap mendapatkan bonus, Anda langsung mentransfernya ke rekening investasi.

Kedua, fokuslah pada active income atau side hustle (pekerjaan sampingan). Anda bisa mulai belajar berjualan online, membuat kursus online atau mengambil job freelance sesuai keahlian yang Anda tekuni.

Ada banyak cara yang bisa di lakukan untuk menambah pemasukan bulanan kita. Tapi satu hal yang perlu di ingat, jangan sampai pekerjaan sampingan kita mengganggu waktu pekerjaan utama kita ya.

Baca juga, 26 Contoh Usaha Sampingan Masa Kini

5. Investasikan Kembali Return Dari Investasi Sebelumnya

Menambah Budget Investasi Bulanan Investasikan Kembali Return Investasi
Gambar : pixabay.com/ nattanan23

Budget Investasi Bulanan. Cara lainnya untuk menambah budget investasi adalah dengan menginvestasikan kembali keuntungan dari investasi sebelumnya. Teknik ini biasanya di sebut dengan compound interest.

Sebenarnya, sangat penting untuk memahami bagaimana konsep compound interest bekerja dalam hidup kita.

Misalnya saja orang yang tidak mengerti konsep ini menggunakan kartu kredit merasa untung karena hanya perlu membaya Rp 500 ribu perbulan dari tagihan yang Rp 10 juta. Padahal bunga yang harus di bayarkan akan terus membesar dan tidak jarang malah semakin melilit.

Sebaliknya jika kita memahami bagaimana cara compound interest bekerja kita bisa memanfaatkan konsep bunga-berbunga ini. Salah satunya dengan menggunakan instrumen investasi.

Memahami konsep compound interest

Budget Investasi Bulanan. Contoh, Anda di hadapkan dengan 2 pilihan. Pilihan pertama Anda akan mendapatkan uang sebesar Rp 10 milyar saat ini. Lalu pilihan keduanya, Anda mendapatkan uang Rp 100 tiap hari selama 30 hari yang nilainya akan bertumbuh 2 kali lipat setiap harinya. Pilihan mana yang akan Anda ambil?

Biasanya kebanyakan orang memilih pilihan pertama yang jelas-jelas nilainya jauh lebih besar di banding uang yang hanya Rp 100 saja.

Tapi ternyata justru pilihan kedualah yang jauh menguntungkan. Karena pada hari ke 30, uang Rp 10 miliar akan tetap nilainya yakni Rp 10 milyar. Sedangkan uang Rp 100 yang nilainya bertumbuh 2 kali lipat nilainya menjadi Rp 107 milyar di hari ke 10.

Nah itu gambaran umum mengenai compound interest. Lalu bagaimana jika di terapkan dalam investasi?

Sebab tidak mungkin rasanya uang kita bertumbuh 2 kali lipat setiap hari secara konstan speerti ilustrasi diatas. Tentu saja kita perlu mempertimbangkan nilai profit pertahun yang bisa kita terima dari instrumen investasi yang kita pilih

Misalnya kita mendapatkan untung di saham ABCD sebesar Rp 2,5 juta dari modal Rp 25 juta. Untuk memaksimalkan kekuatan compound interest ini, sebaiknya keuntungan tersebut tidak di ambil.

Sebaliknya, keuntungan tersebut bisa di gunakan untuk menambah modal investasi Anda dengan modal Rp 22,5 juta. Dan terus begitu selanjutnya.

6. Menjual Barang-barang yang Sudah Tidak Dibutuhkan

Budget Investasi Bulanan. Cara selanjutnya untuk menambah budget investasi adalah dengan menjual barang-barang yang sudah tidak di butuhkan lagi.

Anda bisa mencoba menerapkan konsep gaya hidup minimalis yang sangat berguna bagi kehidupan sekaligus bisa membantu Anda mengurangi jumlah barang dan membuatnya menjadi dana tambahan berinvestasi.

Sekarang coba buka lemari Anda, area dapur atau ruangan lainnya. Ada berapa baju branded yang Anda miliki tapi tidak terpakai?

Apakah ada gadget dan barang elektronik lainnya yang menganggur karena Anda sudah keburu membeli yang baru? Ada berapa banyak barang-barang lainnya yang menumpuk, berdebbu di sudut ruangan namun masih layak dipakai?

Jika Anda, buatlah list dan segera kalkulasikan berapa harga jualnya. Anda bisa memanfaatkan situs-situs jual beli online yang bisa menjadi media thrifting Anda. Nah, uang dari hasil menjual barang-barang tersebut bisa digunakan untuk menambah bugdet investasi Anda.

Baca juga, Strategi Mengatur Keuangan Dengan Gaya Hidup Minimalis dan Sederhana

7. Bekerjasama Dengan Keuntungan di Bagi Rata

Ada banyak orang yang awam dalam berinvestasi dan tidak memiliki waktu untuk mempelajarinya. Disisi lain mereka memiliki modal yang banyak namun bingung bagaimana cara menginvestasikannya.

Jika Anda sudah cukup mahir dan paham tentang investasi dan mereka meminta Anda untuk mengelola investasinya, Anda bisa bekerjasama dengan rekan Anda dengan asumsi return yang di dapatkan dibagi 2.

Dengan begitu, dari return tersebut Anda bisa mendapatkan tambahan modal untuk berinvestasi. Namun hal penting yang perlu di garis bawahi adalah, jangan lupa untuk menjelaskan resiko investasi dan juga potensi return yang akan di dapatkan dengan sederhana supaya mereka mudah mengerti.

Pastikan pula Anda membuat surat perjanjian walaupun Anda dan rekan sudah sama-sama saling percaya.

Penutup

Setiap orang pasti memiliki financial hack nya masing-masing. Bagaimana dengan Anda? Tentunya beberapa tips yang sudah di bahas diatas tidak bisa mewakili keunikan financial hack Anda semua. Anda bisa berkreatifitas untuk menemukan jalan yang pas agar bisa menambah Budget Investasi Bulanan.

Namun jika Anda belum punya ide atau tips di atas berbeda dengan yang sering Anda lakukan, tidak ada salahnya untuk mencobanya terlebih dulu. Jangan lupa untuk meminta support dari orang-orang terdekat seperti istri atau keluarga agar Anda semakin semangat menambah budget investasi.

Kira-kira, dari beberapa tips diatas, mana cara yang paling bisa Anda praktikan? Yuk terus berinvestasi, untuk masa depan yang lebih baik!

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar