5 Komitmen Penting G20 Untuk Ekonomi Global

Pertemuan para pemimpin global di Indonesia hasilkan 5 komitmen penting G20 untuk ekonomi global.

Ekonomi menjadi salah satu tema penting dalam konferensi tingkat tinggi G20, mengingat situasi global sedang melalui proses pemulihan pasca pandemi.

Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak bagi kesehatan, tetapi juga mempengaruhi kondisi perekonomian, pendidikan, dan kehidupan sosial masyarakat.

Berbagai upaya penanganan dan pengendalian, baik secara preventif, persuasif, maupun represif dilakukan oleh pemerintah demi menekan angka penularan Covid-19.

Dampak yang begitu besar, menuntut semangat bagi Indonesia dalam berjuang menghadapi seluruh tantangan, khususnya pada sektor perekonomian.

Forum Internasional G20 merupakan Salah satu upaya nyata yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam memulihkan perekonomian nasional.

G20 tahun 2022 mengusung tema recover together, recover stronger dengan membawa semangat pulih bersama dan memberi manfaat yang tinggi bagi dunia.

Serta mengajak seluruh dunia untuk bahu-membahu dan saling mendukung dalam memasuki babak baru, yaitu pemulihan pasca pandemi yang inklusif dan berkelanjutan.

Forum G20 merupakan forum kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU).

19 negara utama terdiri dari beragam negara dengan kelas pendapatan menengah hingga tinggi, negara berkembang hingga negara maju.

Salah satu tujuan G20 adalah untuk mewujudkan pertumbuhan global yang kuat berkelanjutan, simbang dan inklusif.

Indonesia memiliki peran istimewa dalam G20 karena merupakan satu-satunya negara ASEAN yang bergabung dalam forum.

Oleh karena itu, Indonesia tidak hanya bicara untuk negaranya sendiri namun juga mewakili negara lain di kawasan Asia Tenggara.

Ada dua isu strategis yang menjadi tema utama pembahasan Forum G20, yaitu Finance Track dan Sherpa Track.

Finance track membahas tentang isu-isu keuangan, seperti kebijakan fiskal, moneter dan riil, investasi infrastruktur, regulasi keuangan, inklusi keuangan, dan perpajakan internasional.

Sedangkan sherpa track membahas bidang-bidang yang lebih luas di luar isu keuangan.

Seperti kesehatan, pembangunan, lingkungan, pariwisata, energi berkelanjutan, perdagangan, investasi, industri, anti korupsi, ekonomi digital, lapangan kerja, pertanian, pendidikan, urusan luar negeri, budaya, dan pemberdayaan perempuan.

Seluruh agenda pertemuan yang akan dilaksanakan sesuai sektor pembahasan isu di atas akan menghasilkan konsensus bersama dari para anggota G20.

Forum menghasilkan  5 komitmen penting G20 sebagai prioritas dan strategi agar dunia dapat lekas pulih dari dampak pandemi.

5 Komitmen Penting G20

G20 menghasilkan 5 komitmen penting yang disepakati para pemimpin dunia sebagai platform bersama.

5 komitmen penting G20 yaitu:

  • Arsitektur keuangan internasional
  • Reformasi sektor keuangan
  • Keuangan berkelanjutan
  • Infrastruktur
  • Perpajakan internasional

Selanjutnya akan kita rinci beberapa poin yang menjadi turunan dari 5 komitmen penting G20 tersebut.

1. Arsitektur keuangan internasional

Negara Maju harus melakukan normalisasi kebijakan yang dikalibrasikan, direncanakan, dan dikomunikasikan dengan negara anggota lainnya.

Hal ini akan diimbangi dengan Negara Emerging dan Berkembang yang menerapkan kebijakan makro ekonomi dan sistem keuangan yang sehat.

5 Komitmen Penting G20 Untuk Ekonomi Global

Ini dilakukan untuk mengantisipasi normalisasi kebijakan negara maju, termasuk perlunya kebijakan arus lalu lintas modal dan diversifikasi mata uang.

2. Reformasi sektor keuangan

Komitmen dalam sektor keuangan mempunyai beberapa poin turunan, yaitu:

a. Perkuat sektor keuangan global

b. Pengelolaan risiko dan digitalisasi sektor keuangan

c. Perlunya kerangka pengawasan terhadap aset kripto

d. Pelaksanaan implementasi G20 Roadmap for Enhancing Cross-border Payments

e. Realisasi sistem pembayaran yang cepat, mudah, dan murah untuk inklusi keuangan

3. Keuangan berkelanjutan

Keuangan berkelanjutan terkait dengan pembiayaan dalam mengantisipasi perubahan iklim yang mencakup antara lain:

a. Realisasi Net Zero Emission

b. Penyusunan komitmen dan kerja sama antara negara-negara G20 serta lembaga keuangan terkait pembiayaan perubahan iklim

c. Merangkul peran swasta dan internasional untuk ikut serta membiayai perubahan iklim dengan kebijakan publik

4. Infrastruktur

a. Implementasi Roadmap G20 secara menyeluruh

b. Optimalisasi peran sektor swasta dan publik dalam pembangunan infrastruktur

c. Mendorong prinsip quality infrastructure investment untuk menolong banyak negara dalam memilih pendanaan infrastuktur yang berkualitas

Baca juga: Inflasi Amerika Serikat Turun, Kabar Baik Bagi Pasar Finansial

5. Perpajakan International

Ada dua pilar perpajakan internasional yang menjadi kesepakatan dalam G20 tahun 2022, yaitu:

  • Prinsip perpajakan untuk sektor digital
  • Global Anti Base Erosion untuk menghentikan upaya penghindaran pajak

Kedua pilar perpajakan internasional mulai dilaksanakan pada 2023, diawali dengan dukungan peningkatan kapasitas bagi negara-negara berkembang untuk implementasi dua pilar tersebut.

Yuk Bagikan

Tinggalkan komentar