10 Trik Jitu Meningkatkan Average Order Value Toko Anda

Ada beberapa cara untuk meningkatkan keuntungan bisnis Anda, salah satunya dengan meningkatkan Average Order Value. Ini adalah 10 trik jitu meningkatkan Average Order Value atau nilai rata-rata pemesanan dari setiap konsumen.

Pertanyaan pertama akan dimulai dengan apa itu Average Order Value atau Nilai Pesanan Rata-Rata?

Nilai pesanan rata-rata didefinisikan sebagai jumlah rata-rata uang yang dihabiskan pelanggan rata-rata Anda untuk satu pesanan.

Ini dihitung dengan membagi pendapatan dengan jumlah pesanan selama periode waktu tertentu.

Berikut cara menghitung nilai pesanan rata-rata:

Katakanlah Anda memperoleh Rp 2.000.000 pada bulan Februari dengan menjual kepada 40 pelanggan dengan total 50 pesanan. Artinya ada beberapa pelanggan yang memesan lebih dari satu kali.

Anda akan mencapai AOV dengan membagi Rp 2.000.000 dengan 50 = Rp40.000.

Artinya nilai rata-rata setiap satu kali pemesanan adalah Rp 40.000. Anda harus perhatikan, bahwa rumus nilai pesanan rata-rata tidak mempertimbangkan jumlah pembeli yang dimiliki, hanya mempertimbangkan jumlah pesanan.

Sekarang setelah kita memahami perhitungan nilai pesanan rata-rata, mari kita bicara tentang cara meningkatkan nilai pesanan rata-rata agar usaha Anda semakin bertambah cuannya!

Meningkatkan Average Order Value Bagi Pengusaha

 Baik itu pengusaha konvensional maupun pengusaha online tentu menginginkan akumulasi pembelian yang selalu meningkat.

Ada beberapa trik meningkatkan Average Order Value yang biasa digunakan oleh pengusaha konvensional bisa juga ditiru oleh pengusaha online.

Misalnya dalam hal pemberian diskon, tentu pengusaha manapun pernah melakukan hal ini. Diskon juga bisa dilakukan dengan syarat minimal pembelian atau diberikan ketika pembelian kedua, seperti yang dilakukan oleh salah satu toko ritel ternama.

Ada juga trik untuk membuat paket bundling, tentu Anda sudah sering mendengar trik pemasaran seperti ini.

Misalnya kalau jaman dulu ada pembelian ponsel paket bundling dengan kartu operator tertentu, juga masih ditambah bonus pulsa. Ini sangat menggiurkan bagi pembeli.

Karena pada hakikatnya karakter dasar pembeli tidak berbeda antara pembeli di toko konvensional dan toko online, maka kita juga pernah menemui model penjualan seperti ini pada toko online.

Misalnya paket buku kedokteran atau paket buku ajar SD, yang tentu harganya akan lebih murah apabila membeli dalam paket bundling daripada harus membelinya satu persatu.

Namun juga ada trik yang memang hanya bisa digunakan oleh sebuah toko online, mengingat ini menggunakan pengaturan algoritma. Meski sebenarnya ini juga terilhami dari toko konvensional.

Contohnya adalah memunculkan rekomendasi barang yang berkaitan dengan barang lain yang akan dibeli. Anda tentu sering menemui rekomendasi semacam ini pada platform Ecommerce.

Jika dalam toko konvensional penerapannya adalah meletakkan beberapa barang yang berhubungan dalam satu area yang berdekatan.

Misalnya tempat display kaos biasanya berdekatan dengan display celana jeans atau celana kargo. Kemudian di sebelahnya juga ada display topi atau sepatu kets.

Agar calon pembeli bisa dengan mudah melihat produk yang berhubungan dan melakukan padu padan dalam pembelian.

Jadi dalam 10 trik meningkatkan Average Order Value yang akan kita bahas ini, mungkin beberapa nomor ada yang sangat spesifik untuk para pebisnis online yang berjualan menggunakan landing page.

Namun ada juga trik umum yang bisa digunakan oleh siapa saja, pebisnis apa saja. Asalkan mau mencobanya dan jangan lupa melakukan evaluasi apakah sebuah trik berjalan dengan lancar.

Jika tidak, maka bisa dihentikan atau ditambahkan dengan trik lain. Namun jangan gunakan semua trik dalam satu waktu, karena Anda akan kesulitan dalam melakukan evaluasi.

Cara Meningkatkan Average Order Value dari Ecommerce

Sangat sedikit bisnis yang memperhatikan peningkatan nilai pelanggan rata-rata.

Mereka biasanya sibuk mendapatkan pelanggan baru dan menghasilkan lebih banyak penjualan dari mereka alih-alih berfokus pada retensi pelanggan dan menjual lebih banyak produk kepada pelanggan yang sudah ada.

Akan lebih menguntungkan dan menguntungkan untuk menargetkan pelanggan yang Anda miliki saat ini.

Karena ternyata biaya untuk menarik pelanggan baru 5x lipat lebih besar daripada mempertahankan pembeli yang sudah ada.

Kita tahu bahwa pertumbuhan lalu lintas biasanya menghasilkan lebih banyak uang dalam bentuk lebih banyak pelanggan atau pesanan.

Inilah sebabnya mengapa bisnis dengan senang hati berinvestasi dalam SEO dan teknik pemasaran lainnya

 Namun, hanya mendapatkan pengunjung tidak akan pernah cukup. Anda harus berusaha memastikan mereka ‘membeli’ sebanyak mungkin.

SEO saja mungkin tidak cukup untuk meningkatkan AOV Anda. Berikut adalah 10 trik yang andal dan hemat biaya untuk meningkatkan AOV situs web Anda. Mari kita Simak!

1. Tawarkan Pengiriman Gratis dan Batas Penggunaan

Pada artikel sebelumnya, kami berbicara tentang pentingnya pengiriman gratis dan bagaimana hal itu dapat digunakan untuk menghasilkan lebih banyak penjualan dan mempertahankan pelanggan.

Pelanggan sangat memperhatikan layanan pengiriman gratis dan sebagian besar bersedia membelanjakan lebih banyak jika Anda memberikan layanan gratis ongkir.

Namun, kita harus sangat berhati-hati saat membuat strategi ini karena dapat menjadi bumerang jika tidak digunakan dengan benar.

Dapat dimengerti mengapa bisnis tidak menawarkan pengiriman gratis. Transportasi membutuhkan biaya dan keuntungan yang Anda peroleh mungkin tidak selalu cukup untuk mengimbangi biaya.

Inilah sebabnya mengapa kami menyarankan Anda menempatkan ambang batas sehingga Anda dapat menutupi biaya pengiriman tanpa membebani bisnis Anda.

Anda harus memilih ambang batas yang tidak mengganggu margin keuntungan Anda. Pikirkan tentang pengguna yang membuka situs Anda untuk membeli kaos seharga 40 ribu rupiah.

Kemudian dengan biaya pengiriman antar kota sebesar 15 ribu, berarti dia harus menghabiskan total 55 ribu rupiah untuk mendapatkan kaos tersebut.

Kemudian bagaimana seandainya calon pembeli menemukan toko lain yang memberikan layanan gratis ongkir dengan syarat minimal belanja 50 ribu rupiah.

Mungkin saja calon pembeli akan memutuskan untuk membeli dua kaos seharga 80 ribu rupiah sebagai syarat mendapatkan gratis ongkir.

Mari kita lihat dari sudut pandang pembeli. Banyak orang akan memilih mengeluarkan 80 ribu untuk dua kaos daripada mengeluarkan 55ribu untuk satu kaos.

Ada selisih harga yang kecil dari 55ribu dan 80ribu, maka tentu akan lebih efisien untuk memilih opsi harga 80ribu. Apalagi sudah gratis ongkos kirim, siapa coba yang tidak mau?

Tentu Anda perlu menghitung margin keuntungan dan biaya pengiriman karena sekarang Anda harus menanggung biaya pengiriman dan uang akan dipotong dari keuntungan Anda.

Jika Anda menghasilkan lebih banyak keuntungan daripada biaya pengiriman saja, maka strategi ini akan sangat membantu.

Jika Anda merasa bahwa ambang batas harus lebih tinggi maka lakukanlah. Misalnya belanja minimal 100ribu rupaih atau lebih.

Tetapi pastikan untuk memahami berapa banyak yang dapat atau bersedia dibayar oleh pelanggan Anda.

Ambang batas yang terlalu tinggi juga akan membuat calon pembeli enggan untuk menghabiskan uang terlalu banyak.

Juga penting untuk mengiklankan penawaran pengiriman gratis Anda sebanyak mungkin sehingga pembeli benar-benar menyadarinya.

2. Tawarkan Diskon Khusus untuk Pesanan Massal

Diskon untuk pesanan massal bukanlah konsep ECommerce yang sangat populer, justru ini lebih kepada konsep toko konvensional atau pusat grosir.

Tetapi banyak bisnis sekarang menggunakannya untuk menghasilkan lebih banyak penjualan dan meningkatkan Average Order Value.

Tidak ada yang lebih berhasil daripada diskon, pelanggan akan selalu tertarik pada ‘harga rendah’ ​​dan banyak yang akhirnya menghabiskan lebih dari yang mereka rencanakan semula.

Gunakan kata-kata seperti ‘murah’, ‘penawaran’, ‘diskon’, ‘gratis’ dan ‘ekonomis’ untuk menarik pelanggan.

Tidak peduli berapa banyak diskon yang Anda tawarkan, entah itu hanya 2 persen atau sampai 20 persen. Kata-kata seperti ini selalu menarik pembeli dan dapat membantu meningkatkan AOV Anda.

Penawaran ini membuat pembeli merasa mereka mendapatkan banyak hal. Anda juga dapat menggunakan trik lain seperti timer untuk membuat kondisi urgensi atau kelangkaan.

Misalkan diskon 20% selama 2 hari saja. Hal ini akan membuat pembeli merasa harus melakukan pemesanan hari ini jika ingin membeli produk dengan harga diskon.

 Sejumlah besar Ecommerce menggunakan trik ini untuk menyingkirkan stok lama. Tetapi jika digunakan dengan cerdik, ini juga dapat membantu meningkatkan nilai pesanan rata-rata Anda.

Beri tahu pembeli bahwa mereka bisa mendapatkan diskon jika mereka membelanjakan 100 ribu rupiah atau mereka bisa mendapatkan 1 item gratis jika mereka membeli 3 item sekaligus.

 Sekali lagi, jadilah pebisnis yang cerdas dan hitung biaya dan margin keuntungan Anda agar tidak mengalami kerugian.

Baca juga : 17 Tips Situs Toko Online Mengkonversi Kunjungan Menjadi Pembelian

3. Pertimbangkan Cross-selling dan Upselling

Kedua konsep ini berbeda namun sangat mirip. Mereka memiliki satu tujuan yaitu untuk meningkatkan pesanan nilai rata-rata Anda dengan memotivasi pembeli agar membeli lebih banyak.

Banyak pengusaha meyakini bahwa upselling dapat mendorong antara 10 dan 30 persen pendapatan. Istilah ini dapat didefinisikan sebagai “menawarkan versi produk yang lebih baik yang banyak diminati pelanggan”.

Pada sisi lain, cross-selling dapat didefinisikan sebagai “menawarkan produk tambahan gratis yang melengkapi pesanan pertama”.

Katakanlah Anda menjual ponsel. Seorang pembeli menunjukkan minat pada perangkat yang berharga 4juta dan mempunyai memori penyimpanan internal sebesar 256 GB.

Inilah cara Anda untuk melakukan upselling:

Anda dapat menawarkan versi 500 GB dari perangkat dengan merk yang sama dan memberi penekanan pada manfaat yang lebih banyak, yaitu bagaimana lebih banyak ruang dapat bermanfaat bagi pengguna.

Jika promosi Anda berhasil, pembeli akan membeli versi “yang ditingkatkan” dari perangkat yang sama dan Anda akan menghasilkan lebih banyak uang.

Kemudian yang kedua, inilah cara Anda dapat melakukan cross-sell:

Anda dapat memberikan kolom rekomendasi di bawah ponsel yang dia beli dengan baris “Mereka yang membeli perangkat ini juga membeli …”.

Sorotan ini penting untuk menarik minat pembeli agar melengkapi sebuah ponsel baru dengan pelindung atau mungkin seperangkat Bluetooth earphone.

Baik upselling dan cross-selling sama-sama menguntungkan. Selain itu, Anda dapat menggunakan kedua teknik secara bersamaan. Namun, cross-selling bisa sedikit rumit.

Anda harus berhati-hati saat memilih produk untuk ditampilkan. Mereka harus terkait dengan produk yang telah dibeli pembeli.

Misalnya, Anda tidak dapat menyarankan keyboard komputer kepada pengguna yang membeli ponsel, tetapi Anda dapat menyarankan pengisi daya nirkabel.

Satu hal lagi,  pastikan strategi Anda didefinisikan dengan sangat jelas. Jangan tunjukkan produk yang telah dibeli orang tersebut atau produk dengan harga lebih murah yang dapat dianggap sebagai pengganti.

4. Tawarkan Kode Promosi Bersyarat

Ini adalah cara yang sangat efektif untuk meningkatkan Average Order Value Anda sekaligus meningkatkan loyalitas.

Kode promosi bekerja seperti metode ‘menawarkan diskon’ tetapi untuk menargetkan pengunjung yang belum pernah sama sekali membeli pada toko online Anda. Anda dapat menawarkan kode diskon khusus melalui email.

Anda bisa melihat layanan ini pada beberapa platform toko Online seperti Shopee atau Lazada, memberikan diskon khusus bagi pelanggan baru dengan batas waktu tertentu.

Meskipun Anda dapat memiliki beberapa syarat misalnya jumlah minimum pembelian atau durasi waktu yang singkat.

Namun harus tetap ingat bahwa tujuan kode promosi bersyarat adalah untuk meningkatkan nilai. Anda harus berpegang pada satu syarat, membuat calon pembeli membeli banyak barang untuk pertama kalinya.

Anda dapat menawarkan beberapa hal sebagai balasannya. Selain pengiriman gratis dan tarif diskon yang disebutkan diatas, Anda dapat menawarkan dukungan pelanggan premium atau poin akumulasi.

Karena teknik ini digunakan untuk menargetkan calon pembeli baru, penting untuk menggunakan personalisasi dan menawarkan kepada orang-orang baru tentang apa yang mereka minati.

Pelajari audiens Anda, ketahui masalah mereka, dan apa yang dapat memotivasi mereka untuk membelanjakan lebih banyak. Taktik ini bisa sangat berguna bagi industri jasa atau penjual barang digital.

Baca juga: Pahami Unique Selling Proposition Untuk Menentukan Nilai Produk Anda! 

5. Berikan Rekomendasi yang Sesuai

Sebagai bagian dari cross-selling, teknik ini hampir efektif untuk segala jenis bidang usaha. Baik itu menjual produk, jasa, atau layanan video on demand seperti platform langganan kalian.

Salah satunya adalah Netflix, perusahaan dengan menggunakan algoritma yang mengesankan untuk memberikan saran mengenai konten yang ‘cocok’ kepada pengguna berdasarkan riwayat tontonan mereka dan hal-hal yang mereka minati.

Ini adalah salah satu alasan utama mengapa Netflix mampu menangkap pasar yang begitu besar.

Mesin rekomendasinya adalah salah satu yang paling mengesankan di luar sana tetapi itu bukan satu-satunya situs yang menggunakan teknik ini.

Anda tentu lebih akrab dengan Youtube yang juga menggunakan algoritma semacam ini, menyodorkan video yang sesuai dengan preferensi dan kecenderungan Anda.

Anda mungkin berpikir bahwa contoh Netflix atau Youtube tidak sepenuhnya cocok dengan toko online Anda karena tidak secara langsung menjual sesuatu dengan merekomendasikan konten.

Tetapi jika Anda melihat model bisnisnya, Anda akan menyadari cara kerja perusahaan yang bisa ditiru dan mungkin juga pernah Anda lihat pada platform Ecommerce besar.

Ini mengikuti model unik yang mendorong orang untuk menonton lebih banyak acara, yang memastikan mereka tetap berlangganan.

Begitu juga mendorong orang untuk membeli lebih banyak produk, agar mereka penjadi pelanggan setia toko Anda dan meningkatkan Average Order Value.

6. Buat Paket Pembelian (Bundling)

Pelanggan akan senang membeli paket karena membuat belanja lebih mudah. Dengan satu kali klik, mereka akan mendapatkan beberapa barang sekaligus.

Sekali lagi, konsep Bundling adalah menyediakan kebutuhan yang terintegrasi untuk sebuah produk seperti buku, kosmetik, atau gadget.

Namun, itu saja mungkin bukan alasan yang cukup untuk membeli paket, itulah sebabnya kami menyarankan Anda menawarkan paket ini dengan harga lebih rendah daripada yang akan dibayar pelanggan jika dia membeli item satu per satu.

Mari kita pikirkan sebuah toko online. Anda menawarkan berbagai barang seperti kaos seharga 50ribu rupiah, celana jeans 100ribu rupiah, dan sepatu 150ribu rupiah.

Jika seorang pelanggan membeli semua barang ini satu per satu, dia harus membayar 300ribu rupiah.

Namun, masalahnya adalah bahwa satu pelanggan mungkin tidak membeli semua item ini karena berbagai alasan, yang dapat menyebabkan pesanan rata-rata Anda tetap rendah.

Seseorang yang tertarik dengan celana jeans mungkin tidak menelusuri situs untuk mencari sepatu atau kaos, meskipun mereka tahu mereka harus membelinya nanti.

Dengan menunjukkan bundel, Anda dapat mendorong orang untuk mempertimbangkan lebih banyak item sekaligus menghemat uang.

Anda dapat menawarkan tiga tiga item seharga 250ribu rupiah dan memberikan penekanan dengan kata-kata promosi seperti “Paket Trendy Kekinian” atau “Outfit Gaul Murah”.

Ingatlah bahwa agar trik ini berhasil, Anda harus memberi penekanan pada manfaat bagi pelanggan Anda. Manfaatnya bisa berupa kemudahan dan penghematan.

Selain itu, pertimbangkan untuk mempersonalisasi keinginan pelangga, yaitu mengizinkan mereka membuat bundling sendiri dengan menambahkan produk yang mereka sukai.

Anda tidak selalu dapat memastikan apa yang harus dimasukkan ke dalam kotak belanja, jadi biarkan pembeli Anda memilih apa yang mereka inginkan.

7. Hadirkan Program Khusus Pelanggan Loyal

Anda tidak dapat memiliki bisnis yang sukses tanpa pelanggan setia. Mereka dapat membantu menyebarkan berita tentang bisnis Anda, dan dengan demikian membawa lebih banyak penjualan dan meningkatkan pendapatan Anda.

Pelanggan setia biasanya tidak membutuhkan diskon atau penawaran khusus untuk tetap setia. Mereka akan tetap menjadi raja selama Anda terus menawarkan apa yang mereka inginkan, yaitu produk atau layanan yang bagus.

Pikirkan tentang Apple, perusahaan tetap memiliki basis penggemar yang sangat kuat meskipun harganya tinggi. Namun tidak ada orang menyangkal bahwa itu adalah salah satu brand paling kuat saat ini.

Pelanggan setia akan berdiri di sisi Anda bahkan ketika Anda sedang mengalami masa sulit (misalnya krisis akibat pandemi). Tentu mereka perlu diberi imbalan atas kesetiaan ini.

Program loyalitas dapat sangat membantu tidak hanya untuk menjaga pelanggan tetap setia tetapi juga meningkatkan nilai pesanan rata-rata.

Anda dapat menawarkan diskon khusus 5 persen atau 10 persen kepada pelanggan yang menyarankan toko Anda kepada teman atau keluarga. Sediakan link referral khusus yang dikirim secara personal melalui email.

Pilihan bagus lainnya adalah menawarkan diskon untuk pesanan berikutnya saat pelanggan membelanjakan dalam nominal tertentu dalam sebulan.

Ini tidak hanya mendorong lebih banyak pengeluaran tetapi juga memberi pembeli alasan untuk kembali ke toko Anda.

Cara ini tidak hanya bisa digunakan dalam toko online, namun toko konvensional dan kedai kopi juga cocok untuk menggunakan model program loyalitas.

Ini akan melipatgandakan kedatangan pelanggan agar lebih sering berkunjung ke tokomu.

8. Gunakan Popup Exit-Intent

Pop-up adalah pesan yang muncul kepada pelanggan setelah dia memutuskan untuk meninggalkan situs Anda.

Ini mungkin mengejutkan bagi sebagian orang, tetapi iklan ini dapat digunakan untuk meningkatkan ukuran pesanan rata-rata Anda bergantung pada cara Anda menampilkannya.

Pelanggan mungkin memutuskan untuk meninggalkan situs Anda karena tidak menawarkan pengiriman gratis atau karena harganya terlalu tinggi.

Dengan memberikan kesempatan kepada pengguna untuk mendapatkan diskon atau menikmati pengiriman gratis.

Anda dapat mendorong mereka untuk tetap berada di situs Anda dan melakukan pembelian, yang pada akhirnya membelanjakan lebih banyak dari yang semula ingin mereka belanjakan.

Jadi tujuan Pop-up ini untuk menarik kembali pengunjung yang hendak pergi meninggalkan toko kita dengan beberapa layanan gratis ongkir agar dia kembali memilih barang dan melakukan pembelian,

9. Opsi Pembayaran Khusus Untuk Pelanggan

Penting bagi toko online untuk menawarkan beberapa opsi pembayaran dari dompet online seperti Dana, GoPay, kartu kredit hingga uang tunai. Jika memungkinkan, Anda bisa menjalin kerjasama dengan Kredivo untuk memberikan layanan kredit dengan bunga rendah.

Mungkin sangat sulit bagi bisnis untuk menawarkan dan mengelola semua metode pembayaran.

Beberapa pelanggan memiliki tuntutan yang sangat unik dalam hal pemrosesan pembayaran. Beberapa ingin menggunakan koin kripto, beberapa lebih suka transfer bank, dan sebagian lainnya ingin pembayaran di tempat atau COD.

Anda dapat menarik lebih banyak pembeli dengan menawarkan semua metode pembayaran ini. Namun, kami tahu itu mungkin tidak selalu mungkin.

Gunakan ini untuk meningkatkan ukuran pesanan rata-rata Anda dengan menempatkan ‘prasyarat’ untuk pembeli.

Misalnya, opsi pembayaran kredit bisa diberikan untuk pembeli dengan pembelian minimal 2 juta. Atau fitur Pay Later yang cara kerjanya sama dengan kredit konvensional berbasis platform fintech.

Trik ini bisa sangat berguna dalam menarik dan mempertahankan pembeli sambil mendorong mereka untuk membayar lebih.

Pikirkan dari sudut pandang pembeli. Beberapa lebih suka kartu kredit karena mudah digunakan dan dilengkapi dengan keamanan tinggi, tetapi beberapa lebih tertarik pada transfer bank karena tidak suka terbebani kredit.

Mari kita ambil contoh seorang pembeli yang ingin membeli laptop seharga 10juta tetapi dia tidak yakin dengan perusahaannya dan lebih suka membayar secara tunai alias COD setelah mendapatkan produknya.

Karena transaksi tunai bisa jadi rumit untuk bisnis, sangat sedikit yang menawarkan metode pembayaran ini.

Kesalahan ini bisa sangat mahal karena dengan tidak menawarkan metode pembayaran ini, Anda mungkin kehilangan pelanggan yang baik.

Orang tersebut mungkin memilih toko lain yang menawarkan laptop yang sama dengan opsi untuk memilih pembayaran Cash On Delivery.

Untuk menyelamatkan situasi dan mendapatkan keuntungan dari skenario, Anda dapat membatasi “transaksi tunai dengan pembelanjaan minimum 10juta”.

Pada saat yang sama, Anda dapat menampilkan bundel atau rekomendasi untuk memudahkan pembeli membeli lebih banyak produk dan mencapai ambang 10juta.

Ini tidak hanya akan meningkatkan ukuran pesanan rata-rata tetapi juga memastikan Anda tidak kehilangan pembeli potensial.

10. Jadikan Toko Anda Lebih Terpercaya

Pembeli pertama kali biasanya berhati-hati dan mungkin tidak menghabiskan banyak uang. Anda perlu membangun kepercayaan dan meminta mereka untuk datang kembali sehingga mereka termotivasi untuk meningkatkan jumlah pesanan.

Ada beberapa cara untuk mengubah pembeli pertama kali menjadi pelanggan tetap. Pertimbangkan personalisasi, kampanye pemasaran email, dan penargetan ulang.

Anda juga bisa meniru pola dari Ecommerce yang sudah besar. Mereka menambahkan testimonial pelanggan langsung ke halaman produk mereka, yang membantu membangun kepercayaan dan kredibilitas secara instan untuk pembeli pertama kali.

Kesimpulan

Nilai Average Order Value adalah indikator kinerja utama yang akan Anda gunakan dalam mengevaluasi 10 trik ini.

Pastikan bahwa setidaknya lakukan evaluasi setiap bulan, apakah sebuah trik bisa meningkatkan AOV toko Anda. Jika belum, coba cek kekurangannya dimana, hal mana yang membuat sebuah trik kurang efektif.

Dengan AOV juga memungkinkan bisnis untuk melacak perilaku pelanggan, mengidentifikasi segmen yang berbeda sesuai dengan pengeluaran, dan menemukan saluran yang paling menguntungkan.

Tinggalkan komentar